
Revan dan Vanya pun segera pamit dengan alasan mereka ada urusan kalau diladenin pertanyaan ibu ibu nya gak kelar kelar kayak kita lagi di interogasi sama pak polisi pertanyaannya banyak banget . mereka pun masuk dalam mubil Revan Revan pun segera menjalankan mobilnya menuju kontrakanya Vanya .
Vanya :" Revan Lo gila "
Revan :" gue gila gak salah Lo "
__ADS_1
Vanya :" enggak elo sih main bilang ke ibuk ibuk depan kalau gue istri Lo nanti kalau Lo pulang pada tanya gue dimana elo mau jawab apa "
Revan :" soriy gue takut warga mikir kita macem macem "
mobil Revan pun berjalan menuju kontrakanya sesampainya dikontrakkan Vanya langsung keluar dari mobil Revan dan langsung mengusirnya Evan yang mendapat pengusiran secara langsung awalnya ingin protes tapi malah mendapat lemparan sendal dan tatapan tajam dari Vanya untung gadis yang Revan temui saat mabuk Vanya ia tidak bisa membayangkan jika yang bersamanya salsa si ratu gatel atau Manda dan Agnes si ratu buly pasti sudah minta tangung jawab terus bagemana nasib Vanya gadis itu bukanya minta tanggung jawab malah menyuruhnya melupakan dan menjauhinya untuk menjauhinya Mungin Revan bisa melakukanya tapi hanya di sekolah untuk melupakannya bahkan Revan hanya mengingat samar samar . tak mau lama lama melamun Revan langsung pergi menuju rumahnya entah apa yang akan terjadi setelah ini . Vanya yang sedari tadi mengintip dari jendela merasa lega karena Revan sudah meningalkan kontrakan nya jujur saja dia tidak mau berurusan dengan Revan dia tak mau menambah masalah di dirinya karena masalahnya sudah banyak . setelah melihat mobil Revan pergi Vanya segera memutuskan untuk mandi. dan saat melepas semua pakaian nya betapa terkejutnya dia banyak stempel melekat didirinys
__ADS_1
Vanya :" sialan bener si Revan badan gue udah kayak macan tutul "
tak mau ambil pusing Vanya langsung mandi sepuluh menit kemudian Vanya telah selesai dengan kegiatannya sebenarnya Vanya berencana untuk tidur mengingat badanya sakit semua tapi perutnya sudah lapar apalagi ini sudah hampir makan siang Vanya pun berjalan kedapur dia langsung mengoreng telur setelah matang dia meletakan nya di piring tak lupa sesendok nasi ditambah kecap manis . menu yang sederhana tapi begitu enak untuk Vanya karena dia merasa lapar dia memakainya cukup cepat karena perutnya benar benar lapar selesai makan dia langsung mencuci piring bekas ia makan setelah selesai melakukan kegiatan Vanya memutuskan untuk tidur .
di sisi lain Revan telah sampai di rumahnya rumah mewah tapi tak mempunyai kebahagian bagaimana tidak setia Revan berada di rumah ini papahnya selalu membandingkan ya dengan sang kakak dalam setiap hal mulai dari pelajaran hingga kelakuan karena sudah tak tahan dengan sivat papahnya Revan memutuskan untuk tinggal di kontrakanya dia kembali karena sang bunda yang selalu memintanya pulang dengan alasan merindukannya . dan dia tak bisa menolaknya senakal nakalnya Revan seberandal apapun dia sebegitu bejatnya dia tapi tetap saja dia akan patuh pada ibunya . Revan adalah anak ke dua kakanya sekarang berkuliah di salah satu universitas dan juga sudah membantu papahnya bekerja di kantor sementara dirinya memilih sibuk dengan geng motornya karena disana dia bisa bahagia , dan saling menyayangi geng motornya bernama elang geng motor yang akan baik jika kamu baik padanya dan akan membalas jika kamu mengusiknya geng motornya pun memiliki musuh black cobra geng motor yang selalu buat keributan di jalan dan merupakan rival abadi nya
__ADS_1