
Revan ;" oke pah Revan akan keluar dari rumah sesuai dengan keinginan papah , untuk barang barang yang Revan punya besok Revan ambil saat vanya udah keluar dari rumah sakit "
setelah mendengar itu papah Revan keluar dari ruangan dimana vanya di rawat . mama Laras pun segera menghampiri anak mantunya .
Laras :" Revan mama minta maaf karena gak bisa cegah keputusan papah buat usir kamu dari rumah , vanya Tante juga minta maaf atas apa yang revan perbuat sama kamu . mama harap kalian kuat dan ini ada sedikit uang mungkin bisa untuk biaya rumah sakit atau yang lainya "
setelah memberikan sedikit uang untuk Revan dan vanya mama laras pun pamit untuk pulang meningalkan vanya dan revan yang sekarang sudah berstatus suami istri .
keduanya hanya diam karena apa yang mereka alami hari ini . dan jangan lupakan suasana yang mendadak hening dan cangung . lalu tiba tiba perhatian mereka teralihkan pada telpon revan yang berdering . Revan pun segera mengangkat nya .
Revan :" halo satria ada apa telpon gue mau tagih utang tadi di kantin besok gue bayar hari ini gue sibuk "
__ADS_1
satria :" bukan ini gue mau tanya motor Lo kok ada di pinggir jalan begitu aja .mana tuh kunci masih nancep untuk aja gak hilang kalau mau ambil ada di kave .
Revan :" makasih satria infonya besok gue ambil "
Vanya :" makasih ya van udah tolongin gue sampai rela tingalin motor Lo di pinggir jalan gue gak tahu gimana nasib gue kalau Lo gak ada "
Revan :" sama sama Lo kayak gitu juga karena gue dan gue juga mau minta maaf gue di usir dari rumah , fasilat gue semua di cabut Lo mau kan mulai semuanya dari awal "
ngomong ngomong soal kerja bagemana nasip pekerjanya sebagai pelayan di kave , pasti dia di pecat karena tidak masuk kerja . lalu jika dia tidak bekerja mau makan apa dia .lamunanya tersadar saat ada suara motor ternyata itu adalah revan .
dia segera menaiki motor Revan . dan melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah Revan 20 menit kemudian mereka telah sampai . yang pertama Vanya lihat adalah rumah yang begitu mewah , halaman yang begitu luas , belum lagi tanaman yang indah dan subur .
__ADS_1
melihat itu membuat Vanya sedikit gugup , apalagi dia kemarin juga melihat bagemana seramnya papah Revan saat marah .
Revan yang melihat Vanya hanya diam langsung menenangkan dan mengajaknya masuk . keduanya masuk ke dalam rumah .
yang pertama mereka lihat adalah papah dan mama Revan beserta saudara saudaranya mereka semua tampak acuh melihat kedatangan Revan dan Vanya . kecuali mama Laras yang langsung menyapa mereka .
Laras :" Vanya , Revan kalian sudah datang kalian mau makan atau di buatkan minum dulu "
Revan :" engak usah mah kita mau langsung beres beres baju sama barang barang Revan sekalian mau pamit sama mama .
setelah mengatakan itu Revan langsung mengajaknya ke kamar revan . mereka langsung memasukan baju dan buku buku milik revan . dua jam kemudian mereka telah selesai membereskan baju Revan . keduanya langsung pamit kepada mama laras . setelah itu mereka keluar dari rumah itu . mereka berencana akan tinggal di kontrakan milik revan saksi bisu kejadian malam itu .
__ADS_1