
Vanya :" kelas 12 IPS 1 "
Revan :" murit baru apa murit pindahan "
Vanya :" murit lama lah gue sekolah dari awal 3 tahun yang lalu emang kenapa sih "
Revan membulatkan matanya bagemana tidak Vanya bersekolah selama 3 tahun dan tidak mengenal dirinya sampai muncul pertanyaan sebenarnya Revan kurang terkenal atau Vanya yang memang ketinggalan berita .
Revan :" elo gak kenal gue disekolah "
Vanya :" emang Lo sekolah di SMA Garuda "
Revan :" iya "
Vanya ;" gak penting mending Lo Revan buruan mandi abis itu anterin gue pulang "
dan tanpa membantah Revan melakukan apa yang Vanya katakan sungguh kejadian yang langka karena Revan paling tidak suka diperintah lima belas menit kemudian Revan selesai dengan kegiatannya dia keluar dari kamar dan menghampiri vanya .
Revan :" yuk gue anter pulang "
Vanya :" gue juga tau kali kalau mau pulang masak mau sekolah "
saat mengucapkan kata sekolah vanya dan Revan langsung membulatkan matanya bagemana mereka lupa kalau hari ini mereka masuk sekolah .
__ADS_1
" sial ini semua gara gara Lo " ucap mereka berdua
Vanya :" hey gak salah denger Lo nyalahin gue yang bawa ketempat ini elo "
Revan :" semalem itu kita berdua sama sama mabuk dan Lo tiba tiba tepar di pelukan gue terus gue gak inget bangun bangun udah ada Lo di samping gue "
Vanya :" Rev gue minta sama Lo buat ngelupain kejadian semalem dan angep kita gak saling dan gak terjadi apa apa diantara kita "
Revan yang mendengar itu seharusnya merasa senang karena Vanya tidak minta tanggung jawab tapi dia merasa aneh saat semua cewek ingin dekat denganya berbeda dengan Vanya dia malah ingin menjauh saat semua orang mengenalnya Vanya tidak saat semua orang terpesona dengan nya Vanya tidak .
Vanya :" Revan Revan woy buruan anterin gue pulang udah siang keburu dilihatin warga sekampung "
Revan :" iya bawel "
mereka pun keluar dari kontrakan namun saat mereka berjalan sepanjang perjalan banyak warga yang melihat mereka Vanya yang menjadi pusat perhatian hanya menunduk sementara Revan dia malah menyapa setiap warga karena di sekitar kontrakan Revan memang dikenal baik dan ramah namun jangan tertipu dengan sikap baiknya karena dia tak segan segan memukul atau menyiksa orang yang mencari masalah denganya .
Bu Ratih :" pagi nak Revan "
Eneng ;" bang Revan makin ganteng aja mau deh jadi pacarnya "
Bu Sri :" kamu tuh prawan tua gak cocok sama mas Revan mending juga sama anak saya Desi udah cantik baik lagi "
mbak Mayang :" eh ibuk ibuk gak usah ribut gak lihat disebelahnya ada bidadari.cantik siapanya mas Revan "
__ADS_1
Revan yang bingung dari pada menimbulkan fitnah mending bohong dikit soal dosa mah Revan udah banyak nambah dikit kayaknya gak masalah
Revan :" kenalin ibuk ibuk ini namanya Vanya dia istri saya "
ibu ibu yang mendengar ucapan Revan pun terkejut begitu juga vanya .
Eneng :" potek hati Eneng bang "
Bu Sri :" gagal deh jadi mantu saya "
Bu Ratih :" maaf mas saya mau tanya kok saya baru lihat emang kapan nikahnya "
Vanya :" 3 bulan lalu kemarin kemarin bang revan tinggal di kontrakan saya oiya perkenalkan saya Vanya istrinya bang Revan "
" pinter juga nih ektingnya Vanya tau maksud kode yang gue kasih " batin revan
mbak Mayang :" maaf bukan maksud saya ikut campur urusan kalian alasan kalian nikah muda "
" dosa gue tambah banyak gara gara Lo Van " batin Vanya
Revan :" orang tuanya teh udah meningal semua terus orang tuanya titip Vanya ke saya buat suruh jagain dia "
Bu Ratih ;" oh gitu maaf saya tadi pikir karena hal lain tau sendiri kelakuan anak jaman sekarang kayak gimana "
__ADS_1
Vanya :" iya buk gak papa "
mbak Mayang :" kalau mbak Vanya yang jadi istrinya mas Revan mah cocok yang satu cantik yang satu ganteng enggak kaya Eneng perawan tua atau anaknya Bu Sri udah tau anaknya pacarnya banyak masih ngareb buat jadian sama mas Revan "