
Vanya yang awalnya menunduk karena akan ditampar oleh agnes pun mendongakkan kepala dan betapa terkejutnya Wanya melihat orang yang menahan tangannya Agnes .
Vanya :" pak bos eh maksutnya kak satriya "
satria :" Agnes pergi dari sini sebelum gue laporin ke guru "
Agnes dan Manda pun pergi meninggalkan kantin dan ini juga membuat terkejut seluruh warga sekolah bagemana tidak satria yang terkenal dingin dan cuek yang tidak. suka ikut urusan orang lain membela gadis beasiswa seperti Vanya .
Vanya :" makasih pak eh kak udah tolong vanya'
bukanya mencawab ucapan vanya satria malah melepas jas nya dan memakaikan nya pada Vanya sambil berkata :" bersihkan bajumu jangan menolak pakailah ini dan kembalikan besok ucap satria sambil pergi ke meja teman temanya yang masih tenganga dengan apa yang dilakukanya .
angga :" ini bukan mimpi kan "
leo :" sat Lo sakitnya "
Revan :" kemarin Lo nabrak pintu sat wah kita harus cepet bawa ke rumah sakit "
__ADS_1
ranga :" siapa dia "
satria :" dia itu salah satu pegawai di kave "
Angga :" pelanggaran Lo sat Rangga tanya cuma dua kata langsung jawab lah kita yang nrocos mulu dari tadi kagak dijawab "
sementara di sisi lain
Ratna :" demi apa seorang satria mau bela orang"
Vanya :" kan kak satria baik "
Vanya :" tanpa Lo kasih tau gue juga gak mau ikut campur urusan mereka dan gak mau tau kebetulan aja gue kerja di kave gue juga baru tau kalau pak bos sekolah di sini "
Ratna :" iyalah elu kalau istirahat di kelas tidur mulu kalau enggak ketaman bolos mending sekarang kita ke kelas udah mau bel "
mereka pun berjalan menuju kelas tanpa mereka ketahui ada orang yang memperhatikan mereka sejak tadi kalian pasti sudah bisa menebak ya revan dia sedang memastikan bahwa yang tadi dilihat oleh nya adalah Vanya gadis unik yang tidak kenal dengannya setelah memastikan itu dia segera kembali kekelasnya dia tidak mau teman temanya curiga .
__ADS_1
ranga :" Revan kemarin Lo gak masuk kenapa "
Revan ;" kemarin gue kecapekan Darii pesta jadi bangun kesiangan "
leo :" satria gue mau tanya cewek tadi yang Lo tolongin itu cantik juga Lo punya nomernya gak gak mungkin lo gak punya secara dia karyawan Lo "
Revan :" dari pada Lo sibuk cari nomer nya si vanya mending Lo urusin pacar Lo yang beribu ribu itu "
Rendra :" kenapa kok Lo ngarang "
Revan yang mendapat pertanyaan itu menjadi bingung sendiri iya juga ya kenapa dia mengurusi hidup vanya namun dia hanya membantu Vanya untuk tidak terlibat urusan dengan buaya darat satu ini .
Revan :" em gue kasian aja sama vanya hidup dia tuh udah susah dengan berurusan dengan 2 Mak lampir tadi jangan kau pula tambah beban nya dengan berurusan dengan buaya darat satu ini "
Angga :" tunggu Lo kenal nama cewek tadi gue kok curiga jangan jangan Lo punya hubungan lagi sama pegawainya satria "
Revan :" enggak lah gue cumak denger dua mak lampir tadi sebut namanya mana mungkin gue punya pacar "
__ADS_1
teman teman revan hanya mengangguk walapun salah satu diantara mereka tau sesuatu yang tidak beres antara Revan dan Vanya .