
Rendy berjalan pergi ke dapur sementara Miao-Miao membuka matanya sedikit dan tersenyum sebelum dia kembali beristirahat.
Mengambil cobek dan ulekan, Rendy segera membuka kantong dan mengambil batu yang paling kecil. Dia juga memasukkan sedikit bongkahan batu yang sudah pecah menjadi serbuk kecil.
Tanpa menunggu lagi, Rendy dengan cepat menumbuk dan menumbuk kristal meteor. Setelah dua puluh menit, Rendy tampaknya berhasil menghancurkannya hingga menjadi tumpukan debu meteor merah.
Mengingat Miao-Miao dapat berevolusi dengan cara memakan batu meteor. Rendy mau tak mau percaya dan mengabaikan realitas jika batu meteor sangat keras.
Dia mulai menuangkan semua serbuk dan secara ajaib, serbuk itu langsung terserap melalui lidahnya.
Rendy tidak terkejut karena dia sudah mempersiapkan mentalnya.
Dalam beberapa detik, Rendy telah merasakan jika meteor yang terserap mulai mengalir melewati pembuluh darahnya.
Serbuk meteor itu mengalir ke seluruh tubuhnya, bahkan beberapa sudah memasuki jantungnya.
Rendy seketika dapat merasakan jantungnya berdetak kencang. Nafas yang teratur dan terus menerus menyerap oksigen di sekitarnya.
Dia dengan cepat duduk dengan posisi senyaman mungkin. Mencoba memfokuskan diri, Rendy merasakan serbuk meteor di pembuluh darahnya mulai mengalir memasuki tulangnya.
Setelah beberapa menit, Rendy melihat sebuah makhluk kecil yang bentuknya seperti virus. Itu adalah virus zombie !
Rendy juga merasakan tubuhnya merasa aneh. Seluruh tulangnya mulai bergejolak tidak beraturan seperti kertas yang dipelintir dengan tangan.
Perasaan tidak nyaman ini menyebar perlahan ke seluruh tubuhnya dan hampir membuatnya pingsan.
Dia merasa apa yang dikatakan oleh Miao-Miao adalah kebenaran. Perasaan sakit ini benar-benar hampir membuatnya gila.
" Ahhhhhh !"
Rasa sakit ini adalah sesuatu yang baru baginya. Dia dapat dengan jelas merasakan tulangnya retak dan hancur menjadi debu.
Namun dalam waktu sekejab, tulangnya seperti ditarik sesuatu dan kembali menjadi semula. Sepertinya tulangnya menjadi lebih kokoh daripada sebelumnya setelah perbaikan aneh ini.
Virus mulai menginfeksi tubuhnya dan seluruh kulit Rendy mulai mengeluarkan urat otot yang hampir keluar. Dia seolah-olah bisa meledak kapan saja, namun itu tidak terjadi.
Dia bahkan merasakan kesulitan berbicara dan hanya mengerang dan tidak bisa menahan rasa sakit ini.
Jantungnya berdetak jauh lebih cepat dan memompa darah dengan tekanan yang kuat membuat dia merasakan seperti terkena penyakit jantung.
Rendy merasakan sumsum tulangnya semakin kokoh dan semakin menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Ini karena serbuk meteor itu menutrisi tulangnya dan memperkuatnya.
Rendy bahkan merasa jika kecepatan pemulihannya mungkin meningkat drastis karena ini.
Matanya berubah menjadi oranye dan kembali normal. Hal itu berulang kali terjadi seperti siklus tak berujung.
Sembari hal itu terjadi, rasa panas membara menusuk seluruh tubuhnya, membuatnya seperti dipanggang di tungku api yang panas.
Setelah beberapa waktu, rasa sakit mulai mereda dan Rendy bisa merasa lega. Namun seluruh tubuhnya tampak lemas, namun Rendy menghela nafas ringan dan berbaring.
" Apa aku sudah berevolusi ? Rasa sakit ini gak manusiawi."
Meskipun Rendy tidak merasakan banyak perubahan, namun dia sudah mengetahui beberapa perubahan.
Salah satunya adalah tulangnya kini menjadi lebih kuat daripada sebelumnya, dia bahkan merasa kekuatan pemulihannya lima kali lebih cepat dari biasanya.
Dia merasa kalau dia ada di peringkat satu tahap awal. Di tahap akhir mungkin kekuatan yang dia miliki akan lebih berkembang lebih kuat.
Rendy melihat bahwa kekuatan ini dibagi menjadi lima tahap dan masing-masing level dibagi dua tahap, awal dan akhir.
__ADS_1
Dia bisa mengetahui hal ini karena setelah mengkonsumsi meteor, dia seperti mendapatkan ingatan mengenai cara berevolusi.
Hal ini memang tidak bisa dipahami. Tapi bayangkanlah hal itu seperti bernafas.
Apakah manusia yang baru lahir harus diajarkan cara bernafas agar bisa bernafas ?
Dia bisa memahami prinsip kecil ini sema halnya seperti bernafas.
Ini semua berkat ramuan ajaib meteor yang dia tumbuk beberapa saat lalu.
Rendy ingin mencoba lagi, tapi dia memilih untuk beristirahat. Sesuatu yang berlebihan tidak akan baik bagi tubuhnya.
Rendy yakin jika sistem imunnya semakin kuat dan bahkan dia bisa merasakan jika sel imunitasnya melawan dan memakan semua virus yang mati di sekitar tubuhnya.
Hal ini memang seharusnya umum dilakukan oleh sel imun. Namun ini sangat tidak normal jika sel itu dapat keluar dari tubuhnya sendiri.
Biasanya hal tersebut dilakukan di dalam tubuh, namun kini berbeda. Rendy tidak terkejut, namun dia juga menemukan fakta bahwa virus bisa menggandakan diri di udara tanpa membutuhkan inang.
Penggandaan ini lebih cepat daripada virus normal. Tidak heran hampir semua manusia di planet Derimo terinfeksi.
Sistem imunnya tidak cukup kuat melawan virus sebanyak ini dan akhirnya terinfeksi.
Apa itulah sebabnya banyak manusia terserang virus ini dan berubah menjadi zombie ?
Jika memang begitu, yang bertahan mungkin akan segera berevolusi cepat atau lambat, bahkan tanpa menggunakan batu meteor.
Sel imun mereka akan bertarung dengan virus di dalam tubuh mereka terus menerus dan sel yang mati serta virus akan dimakan dan dicerna sistem imun.
Begitu sistem imun memakan virus zombie itu, materi genetik rahasia yang ada di dalam virus akan dicerna dan digunakan untuk memperkuat sistem imunnya.
Sistem imunitas tubuh tampaknya tidak rakus. Begitu mereka sudah tidak kuat menampung materi genetik ini, mereka akan membagikannya ke sel otot.
Sistem imun serta sel tubuh juga dapat bermutasi dan memperoleh kemampuan tertentu.
Seperti Miao-Miao, dia bisa menjadi manusia setengah hewan dan memiliki kekuatan mengendalikan es. Batu meteor tampaknya mampu mengubah struktur makhluk hidup dan mengabaikan tatanan alam.
Rendy mungkin akan membangkitkan kekuatan khusus. Namun dia tidak yakin apa kekuatannya nanti. Dia akan bersabar dan menunggu sampai hal itu terjadi.
Karena waktu telah malam, Rendy memilih untuk beristirahat. Rendy beranjak ke kasur dan tidur di sebelah Miao-Miao.
Matahari menyala dan membakar suasana malam hingga akhirnya menghilang. Rendy membuka matanya dan menatap Miao-Miao masih tertidur.
Rendy mulai berdiri dan kemudian memeriksa kondisi Miao-Miao. Rendy mengangkat rambut putih Miao-Miao yang menutupi dahinya.
Memegang dahinya, Rendy terkejut kalau ternyata Miao-Miao tampaknya sedingin itu. Tangannya bahkan terasa hampir membeku.
Apa ini yang dirasakan Miao-Miao saat ini ?
Rendy menggertakkan gigi. Diam di dalam hati dia sedikit menyalahkan dirinya. Jika saja dia lebih kuat, Miao-Miao tidak perlu menyakiti dirinya sendiri hanya untuk melindunginya.
Karena, saat ini Miao-Miao dalam masa pemulihan. Rendy akan mencari bahan makanan di kamar apartemen lain.
Bahan makanan di tempat ini sudah habis, Rendy tidka mungkin hanya duduk diam dan membiarkan mereka berdua kelaparan. Dia harus keluar !
Membuka pintunya, Rendy menatap sekitarnya dan tidak ada zombie berjalan sama sekali.
Namun dia menemukan mayat yang tergeletak dengan bekas cakaran di tubuhnya. Sudah jelas zombie ini mati dihajar oleh Miao-Miao.
Mata merahnya menyala menatap kamar di sebelahnya.
__ADS_1
Suara gemuruh zombie terdengar menggema dari kejauhan membuat Rendy menelan ludah.
" Sekarang aku adalah Evolusioner. Pintu ini akan jadi kelinci percobaanku."
Dengan cepat, Rendy meninju pintu putih di depannya. Suara gebrakan terdengar menyeruak, mengguncang.
Di kejauhan, beberapa zombie mulai mendengarkan gebrakannya dan mulai berjalan sempoyongan ke sumber.
Rendy memasuki kamar dan seketika bulu kuduknya berdiri.
Perasaan ini ?
Menatap sebelahnya, dia dengan cepat bergerak mundur keluar kamar saat zombie mulai menerkam ke posisinya sebelumnya.
" Sialan, " ucapnya.
Memanfaatkan momentum ini, dia dengan cepat meninju zombie dan dalam sekejab zombie itu terpukul mundur dan kepalanya mengeluarkan darah.
Rendy terkejut saat melihat darah di tangannya. Itu mengandung virus, namun dengan cepat sistem imunnya bergerak dan melahapnya.
Dia merasa jika zombie menggigitnya pun, dia tidak akan berubah menjadi seperti mereka. Rendy sudah memiliki antibodi yang kebal dengan virus zombie biasa seperti di depannya.
" Belum mati lagi ? Sepertinya fisikku masih belum terlatih. Hahhaa, aku akan berolahraga nantinya !"
Meskipun memiliki kekuatan tulang yang jauh lebih kuat dari orang biasa. Otot milikinya sama sekali tidak terasah dengan baik, bahkan performa serangannya tidak maksimal sama sekali.
Padahal tulang digerakkan oleh otot, namun beban tulang jauh lebih berat dari sebelumnya. Ototnya masih menyesuaikan dan belum cukup kuat untuk bisa melemparkan pukulan kuat dan cepat.
Rendy dengan cepat berlari ke depan dan meninju kepala zombie itu dua kali dan kepala zombie itu menjadi pecah seketika.
Menghela nafas, dia mulai menggeledah setiap sudut ruangan. Disana, dia menemukan beberapa makanan ringan, air mineral, dan mie instan.
Rendy berjalan keluar pintu dan wajahnya terkejut saat suara zombie mulai berjalan mendekatinya.
Menaruh makanan di lantai, Rendy dengan cepat berlari dan melempar tinju. Satu persatu zombie di tinju olehnya, namun zombie terus bertambah membuat Rendy kelelahan.
Secara alami, hanya tulangnya saja yang diperkuat. Rendy tidak yakin jika ia mampu melawan lebih dari tiga puluh zombie bersamaan.
Dia tidak punya stamina sedahsyat itu !
Zombie ini pasti datang karena dia menggebrak pintu. Seharusnya dia membobolnya dengan cara aman, Rendy agak menyesal saat ini.
Nasi sudah menjadi bubur, tidak perlu dipikirkan lagi.
Buakk.... Buakk....
Rendy meninju dan memukul satu persatu zombie.
Dengan kekuatan penuhnya, dia mampu meledakkan kepala zombie secara langsung.
Sudah dua belas zombie telah dia bunuh, namun tidak terlihat tanda adanya penyusutan.
Rendy melihat di belakangnya ada zombie melompat ke arahnya. Dengan cepat ia menendang zombie itu, lalu dia meninju zombie itu.
Satu persatu zombie telah ditumbangkan dan hanya tersisa sembilan zombie saja.
Rendy menatap sisa zombie dan terkejut.
Apaan ini zombie ? Mereka benar-benar pengganggu !
__ADS_1