Suami yang diinginkan

Suami yang diinginkan
EPS 15


__ADS_3

Yang terjadi esok harinya

__ADS_1


"Raina sayang.... ayo bangun nak.. ini udah jam berapa.... tumben anak gadis ibu kok belum bangun...!!" kata Shanti dari luar kamar dua menit tidak ada jawaban dari putri nya langsung mengambil kunci cadangan dari saku baju dan masuk ke kamarnya "aduh.... anak ibu tumben belum bangun kenapa coba...... hei.... nak ayo bangun ini udah jam sepuluh tau" kata Ibu membuka selimut yang menutupi Raina "ya... ampun nak muka kamu pucat banget Rain... kamu sakit Rain...!!! ya tuhan kamu panas bangettt... Rain...!!" kata Ibu sambil memegang jidat Raina "ayah..... Yanti... David....!! cepat bawa air hangat sama kain kesini...!!!!" kata Shanti panik sekali "kenapa bu.... ada apa...!!!" kata Abraham "mana air hangat sama kain nya yah...." kata Ibu "iya....iya... lagi di ambil sama Yanti bu..." kata mas David "ini bu air sama kain nya ada apa toh bu...." kata Yanti "Raina dia badan nya panas bangettt kaya lagi di bakar" kata Ibu sambil memeras kain lalu menaruhnya di jidat Raina "iya loh bu panas bangettt kaya lagi tidur di api" kata Yanti yang masih memegang tangan Raina "Yan coba kamu telpon Gusti kasih tau dia kalo Raina badan nya panas" kata ayah "ga usah lah yah nanti malah jadi beban buat Gusti, Raina kan putri kita" kata Ibu yang masih sibuk dengan kompresan "ga apa lah bu... kita kasih tau Gusti aja siapa tau aja panas ya Raina bisa langsung turun... biasa sih sakit anak muda gitu bu" kata Yanti "kamu ini Yan... orang lagi panik kamu masih aja bercanda.... ya udah sana telpon buruan panas nya gak turun turun nih...." kata Ibu, Yanti pun langsung mengambil handphone nya untuk menelpon Gusti tapi tidak ada jawaban dari nya tiga kali dia menelpon Gusti tetap saja tidak ada jawaban "gimana Yanti... apa kata Gusti...!!!" tanya ibu "gak diangkat bu..." kata Yanti cemas "loh... kok ga di angkat sih gak biasanya" kata Ibu "iya kok tumben giliran masalah penting gini kita telpon gak di angkat sama dia" sambung ayah "coba telpon lagi aja mom.." kata mas David menimpali Yanti pun mencoba lagi untuk menelpon Gusti tapi tidak ada jawaban dari kekasih adik nya itu "ibu...." Raina terbangun dari tidur nya "kamu udah bangun Rain.... kamu ga apa apa sayang.." kata Ibu "ga apa ko bu..." ucap Raina menahan rasa pusing "sayang.... kamu lagi berantem sama pacar kamu ya....?" kata ayah "engga kok..yah emang kenapa...?" Raina balik bertanya penasaran dengan apa yang terjadi "iya... de serius kamu lagi ga ada masalah sama Gusti soal nya dari tadi kakak telpon nin sampe sepuluh kali ga diangkat angkat....!!" kata kak Yanti "lagi sibuk kali dia, jadi ga bisa angkat telpon coba nanti aku telpon lagi !!!!" kata Raina curiga "ya udah kamu mau makan apa masih mau istirahat sayang..." kata Ibu "Aku mau istirahat aja deh bu belum nafsu makan !!" kata Raina "yaudah kamu istirahat dulu aja jangan di kunci pintu nya ya" sambung ayah mengelus kepala putri nya "iya ayahhh !!!" kata Raina, setelah semuanya pergi meninggalkan kamarnya Raina mencoba untuk menelpon Gusti sampai sepuluh kali tapi tidak diangkat sehingga Raina cemas apa yang terjadi dengan kekasih nya itu.

__ADS_1


{ babang Gusti kemana ya kok ditelpon gak diangkat.... ada yang tau gak dia kemana...?}

__ADS_1


__ADS_2