Suami yang diinginkan

Suami yang diinginkan
EPS 25


__ADS_3

Di kediaman Beckham


"daddy beberapa hari lagi kan ulang tahun kak Raina....... bagaimana kalo kita membuat suprise.........!!!" kata Andi bicara kepada mas David "oh iya...... daddy hampir saja lupa untung kamu ingat....... kalo tidak aku bisa di anggap kakak ipar yang tidak baik kepada adik ipar nya...." kata mas David "tapi kita mau membuat kejutaan apa ya....... daddy tidak tau...." kata mas David bingung "kalian mau membuat kejutaan untuk siapa............??" kata Tania yang tiba-tiba muncul di belakang mereka bersama suami nya "grandma nih....... bikin kaget saja.....!!!!!! ini loh grandma kita mau buat kejutaan di hari ulang tahun kak Raina tapi masih bingung............!!" kata Andi, Tania dan Lincoln akhirnya berencana untuk bekerja sama dengan perusahaan Liu untuk membuat kejutaan di hari ulang tahun Raina "udah kamu tenang saja....... grandma and grandpa sudah punya rencana untuk hari ulang tahun Raina !!!!! jadi tidak usah di pikirkan kan" kata Lincoln tersenyum pada cucu nya "benarkah........ kalian sudah punya rencana untuk itu........ apa kejutaan nya grandpa..........!!!" kata Andi dengan muka sumringah Tania dan Lincoln saling bertatapan dan tersenyum "RAHASIAAAAAA..............!!!!!!" kata mereka bersamaan Andi pun merubah muka nya menjadi kesal "sudah kamu tinggal bantu grandma dan grandpa sedikit saja...... sisa nya biar kami yang urus........ jadi Raina tidak mengetahui nya" kata Tania mengacak acak rambut Andi "grandma....... kebiasaan deh selalu acak acak rambut aku.......!! aku kan sudah bukan anak kecil lagi" kata Andi dengan cemberut "iya maaf....... maaf....... grandma sengaja........ sekarang waktu nya kita siapin makan malam yuk....... kita makan di balkon saja.... lagian sebentar lagi kakak tersayang kamu pulang kan.......!!" kata Tania.


Andi, Tania dan mbok Lim menyiapkan makan malam di balkon sedangkan David dan Lincoln menghias balkon semenarik mungkin, mereka berencana untuk makan malam di balkon supaya lebih puas memandang keindahan malam itu. Di perjalanan pulang Raina terus memikirkan kejadian di kantor bahkan dia membawa mobil hampir saja lupa jalan pulang "aduh kenapa sih manusia aneh itu tiba-tiba ketemu lagi......... bahkan sekarang dia ada di perusahaan Liu apa yang dia lakukan disana........" gerutu Raina "jangan jangan selama ini dia mencari informasi tentang diri ku....... dan ingin mengganggu ku lagi...." kata Raina geram TINNNN..... TINNNN....... tiba-tiba saja suara motor mengagetkan Raina "maaf, nyonya apa anda tidak bisa bawa mobil kenapa lambat sekali.......!!! saya sedang buru buru...... untung saja saya tidak menabrak mobil anda.......!!!!!!" kata pria yang mengendarai motor Raina langsung membuka kaca mobil nya sedikit "maaf..... maaf....... tuan" kata Raina langsung menutup kaca nya lagi "aneh ini orang......." kata pria itu langsung pergi, Raina yang dari tadi sedang sibuk dengan pikiran nya tiba-tiba sadar bahwa suara pria tadi sangat mirip dengan Gusti, Raina pun langsung melaju kan mobil nya dengan kecepatan tinggi tapi malah tidak ketemu akhirnya Raina berbelok ke arah kediaman Beckham. sesampai di rumah "hai cantik....... kamu lama sekali sih....... kita semua sudah nungguin kamu buat makan malam loh......!!!!!" kata Tania memeluk Raina "loh....... kenapa harus nungguin aku tante......?" tanya Raina bingung "kita nungguin kamu karena kita ingin makan di balkon supaya bisa melihat pemandangan malam.........!!!!" kata Lincoln "oh....... begitu" kata Raina "tapi om, tante barusan Raina sudah makan di luar sama atasan Raina jadi masih kenyang..... lebih baik kalian makan duluan aja deh ya......!!" kata Raina berbohong padahal dia belum makan apa pun dari sore tadi karena dia terus sibuk dengan pikiran nya "ya ampun..... sayang sekali padahal kita sudah menghias balkon loh.....!!" kata Tania murung "iya udah tante..... kapan kapan aja ya..... lagi pula aku sudah sangat lelah....." kata Raina lalu masuk ke kamar nya.

__ADS_1


Di kediaman Mahardika


sesampai di rumah Gusti juga berpikir bahwa wanita yang dia hampir tabrak tadi suara nya sangat mirip dengan kekasih nya tapi dia tidak yakin dalam hati nya berkata tidak mungkin kekasih nya ada di negara ini "Gus....... kamu sudah pulang nak.....!!" kata William "iya ayah...... ayah sudah minum obat nya belum.....??" kata Gusti "sudah dong nak.... ayah tidak mungkin lupa lagi untuk minum obat..." kata William "oh.... iya nak barusan Pak Robert telpon dengan ayah Pak Robert bilang dia mendapat undangan dari perusahaan Liu, enam hari lagi adalah hari ulang tahun salah satu sekertaris nya jadi Pak Robert juga ingin mengundang kita ke acara itu....!!" sambung William lagi "oh.... begitu yah.... ya sudah nanti Gusti lihat dulu jadwal pekerjaan ya ayah.... nanti jika bisa aku akan pergi ke sana...!! tapi sekarang aku sangat lelah... aku masuk kamar lebih dulu ya.....!!" kata Gusti lalu dia pergi ke kamar nya "baiklah nak selamat beristirahat ya.......!!" kata William. Di dalam kamar Gusti berpikir kenapa hari ini terasa aneh dia bertemu wanita yang suara nya sangat mirip dengan kekasih nya dan enam hari lagi adalah ulang tahun salah satu sekertaris tuan Jack yang sama dengan Raina dia berpikir semua ini hanya kebetulan atau bahkan kekasih nya benar benar ada di negara ini pikiran nya itu terus berkecamuk dalam otak nya "Raina sayang..... ulang tahun kamu sudah semakin dekat.... tapi aku tidak ada samping mu sekarang.... aku sangat berharap jika aku ada di samping mu aku ingin memberikan sesuatu yang sangat indah ke pada mu sweetyyyyy....!!! kamu pasti makin cantik kan sekarang sweety... pasti banyak pria yang jatuh hati karena kecantikan mu itu kan... aku hanya bisa melihat mu dari kejauhan saja..... semoga kamu baik baik saja ya di sana sayang....." kata Gusti melihat foto Raina yang tanpa dia sadari air mata nya jatuh, dalam benak nya dia tidak pernah menangis untuk seorang wanita yang dia tinggal kan dan mungkin karena kelelahan akhirnya dia tertidur memeluk bingkai foto kekasih nya yang sedang tersenyum cantik, di tempat lain Raina juga merasakan ada seseorang yang sangat merindukan nya dari kejauhan entah siapa itu, dia berpikir sudah lama dia tidak memberi kabar kepada keluarga nya di Indonesia, dia berniat untuk menelpon kakak nya Yanti tapi dia melihat waktu di Paris sudah jam dua belas malam dia tidak ingat bahwa di Indonesia adalah waktu siang akhirnya dia tidur mungkin karena sudah lelah juga.


# read

__ADS_1


# like


# komen


MAACIH guys...

__ADS_1


__ADS_2