Suami yang diinginkan

Suami yang diinginkan
EPS 23


__ADS_3

Di perusahaan Robert


"hai Gus.... ini ada dokumen yang diberikan Pak Robert" kata Lisa genit duduk di meja Gusti "iya terima kasih Lisa.....!!!" kata Gusti dia tidak menanggapi Lisa yang begitu genit karena bagi dia hanya Raina yang bisa memiliki hati nya "maaf Lisa saya masih punya banyak kerjaan jika kamu tidak ada perlu lagi silahkan kamu keluar.....!!" kata Gusti dengan sedikit kesal, Lisa tidak menanggapi perkataan Gusti barusan dia terus saja menempel ke Gusti untuk menarik perhatian nya, karena Gusti benar benar sangat risih dengan kelakuan Lisa akhirnya dia membentak Lisa "Lisaaaaaa...... apa kamu tidak dengar perkataan saya barusan....... saya masih punya banyak kerjaan silahkan keluar dari ruangan saya...........!!!!!" teriak Gusti sangat kesal sehingga terdengar sampai keluar ruangan, dengan marah Lisa keluar dari ruangan Gusti dan membanting pintu nya "sial..... kenapa dia tidak bisa jatuh cinta pada ku jelas jelas aku wanita paling cantik di sini......!!!" gerutu Lisa sangat sangat kesal.


Di dalam ruangan Gusti melihat foto kekasih nya melalui layar handphone "sweety aku sangat merindukan kamu, sangat... sangat.... rindu pada mu sweety merindukan semua dari diri mu termasuk tangisan mu....!!! sedang apa kamu di sana sayang......???? empat puluh enam hari lagi adalah hari ulang tahun mu maaf aku tidak bisa hadir di samping mu sweety aku hanya berdoa semoga kamu selalu bahagia dan bisa mencapai semua keinginan mu.........!!!!" kata Gusti merasa sedih lalu mencium foto kekasih nya itu, jam makan siang telah tiba Gusti berniat untuk makan siang di luar sendiri tapi Lisa datang lagi menghampiri Gusti "Gus...... mau makan siang ya......??" kata Lisa merayu Gusti "iya memang ada masalah....." kata Gusti sedikit sabar mengahadapi wanita itu "tidak ada sih..... tapi bagaimana jika kita makan siang bersama.... kebetulan Pak Robert makan siang dengan klien nya kan..... jadi kita bisa makan berdua.....!!!" kata Lisa merangkul tangan Gusti dengan manja "maaf Lisa tapi saya ingin makan sendiri, saya tidak mau di gosip kan oleh orang lain karena sifat mu itu......." kata Gusti dengan nada sedikit kesal Lisa makin marah karena penolakan Gusti akhirnya dia berpura pura menangis "Gusti aku berniat minta maaf atas perbuatan ku..... tapi kenapa kamu menolak niat baik ku untuk minta maaf..... aku hanya ingin mengajak mu untuk makan siang bersama......" kata Lisa dengan akting yang benar benar bagus sehingga banyak karyawan yang memperhatikan mereka dan Gusti merasa sangat jengah akhirnya mau tidak mau dia mengikuti permainan gadis itu "baiklah kamu boleh makan siang dengan ku..... tapi kamu harus tau batasan mu........." kata Gusti sedikit kesal, Lisa yang mendengar itu kembali merangkul tangan Gusti dengan manja sehingga orang lain salah paham menilai mereka bahkan ada yang bilang bahwa Gusti pria yang sangat sombong sehingga tidak mempedulikan Lisa, dari kejauhan ada seorang karyawati yang tidak suka melihat Lisa bersikap seperti itu kepada Gusti dan dia sangat berniat menjauhkan Gusti dari perempuan racun itu.

__ADS_1


Dua hari kemudian di perusahaan Liu


"sekertaris Rain, bagaimana...... apa kamu suka dengan pekerjaan mu di sini.....??" kata Kartika tersenyum "aku suka sekali sekertaris Lopez sangat suka dengan pekerjaan ku......!!!!" kata Raina semangat "bagus kalo begitu......!!! oh..... ya dua bulan lagi kita akan mengajukan proyek kepada perusahaan Kim.... apa kamu bisa membuat desain dalam dua bulan ini......???" kata Kartika "akan saya lakukan senior.....!!! saya akan berusaha keras untuk memberi kan hasil yang baik.....!!!!" kata Raina sangat tegas, Kartika yang melihat reaksi junior nya seperti itu langsung tertawa "hahahaha......... biasa saja kali ekspresi mu itu..... seperti sedang mengahadapi komandan perang saja.....!!!!" kata Kartika "hehehehe..... maaf sekertaris Lopez saya terlalu bersemangat......!!!!" kata Raina tersenyum "ya sudah tidak apa.....!!! kamu punya semangat yang bagus....!!" kata Kartika menepuk pundak junior nya "oh ya..... besok putra Pak Jack Liu akan datang ke sini, jika besok saya sedang sibuk tolong kamu hidang kan dua cangkir kopi untuk mereka ya......!!" kata Kartika kembali mengetik pekerjaan nya


"ok...... senior, untuk hari ini ada yang bisa aku bantu.....??" kata Raina "seperti nya tidak ada karena sudah hampir selesai semua......" kata nya "oh...... ya aku hampir saja lupa !!!! ini kartu ATM mu di dalam nya sudah ada uang satu miliar kamu bisa gunakan sesuka hati mu.....!!! ini kunci mobil dan laptop yang diberikan Pak Jack kepada mu, kamu boleh menggunakan nya di mana pun bahkan jika kamu ingin merusak nya juga tidak apa apa.....!!!" kata Kartika sambil memberikan fasilitas kantor kepada Raina "Dan kalimat terakhir kamu tidak bisa menolak....!!" Kartika memperingatkan junior nya akhirnya Raina terpaksa menerima nya "oh.... ya sekertaris Rain waktu itu aku pernah melihat di layar handphone ada seorang pria tampan bersama diri mu siapa dia.....??" sambung Kartika lagi penasaran "oh...... dia itu orang yang sangat penting dalam hidupku....... memang kapan sekertaris Lopez melihat handphone ku......??" tanya Raina penasaran kenapa Kartika bisa melihat handphone nya padahal selama dia di kantor jarang menggunakan handphone "maaf Rain....... waktu itu aku tidak sengaja mengangkat telpon untuk mu yang aku kira itu adalah telpon ku sendiri padahal jelas jelas itu ada di atas meja mu tapi aku tetap mengangkat telpon mu itu.......!!! maaf... maaf..... banget sekertaris Rain atas kelancangan senior mu ini..... !!!" kata Kartika menyesal "oh...... ya sudah tidak apa lagian itu bukan di sengaja kan......!!!!" kata Raina tersenyum lalu melanjutkan pekerjaan nya.

__ADS_1


"Andi..... grandma lihat kamu sangat sibuk akhir akhir ini apa yang sedang kamu lakukan.....!!" kata Tania penasaran "biasa grandma tugas kuliah........!!!!" kata Andi "masa sih tugas kuliah sejak kapan kamu jadi rajin begini....... perasaan dulu kamu itu sering bolos kuliah loh..... apa lagi menyentuh laptop saja tidak pernah.....!!!" kata Tania semakin penasaran "ya ampun...... grandma ini serba salah deh, aku rajin salah....... aku tidak rajin salah.......!!!!" kata Andi memanyunkan bibir nya "iya...... bukan gitu sayang......... abis grandma penasaran aja teryata cucu ku tersayang bisa rajin juga.......!!!" kata Tania mengacak acak rambut Andi "aduh grandma kebiasaan selalu acak acak rambut Andi..... emang aku masih anak kecil apa......!!" kata Andi merapikan rambut nya lagi "iya kamu sudah dewasa...... tapi ngomong ngomong Raina itu sangat cantik loh.....!!!" kata Tania "terus....... masalahnya apa sama Andi........??" kata Andi bingung "emang kamu gak penasaran Raina sudah punya pacar atau belum.......!!!!" kata Tania "grandma...... aku sudah tau semua kehidupan kak Raina bahkan mantan pacar dan pacar nya sekarang aku tau.....!!" kata Andi fokus pada laptop nya "ya ampun...... sayang sekali teryata !!! baru grandma mau mendekatkan kamu sama si cantik........" kata Tania "grandma aku sama kak Raina sudah sangat dekat sebagai saudara...... memang harus sedekat apa lagi.....!!!!" kata Andi semakin bingung dengan pertanyaan grandma nya itu "maksud grandma lebih dekat lagi melebihi batas seorang saudara.......!!" kata Tania, Andi yang dari tadi sibuk dengan kegiatan nya tiba tiba terhenti mendengar perkataan grandma nya yang tidak masuk akal "maksud grandma barusan... supaya aku dan kak Raina menjadi sepasang kekasih.........!!!!" kata Andi dengan wajah sedikit kesal "iyaa.... betul emang ada yang salah...!! selama ini kamu selalu perhatian kan sama dia....... selalu menghawatirkan dia, saat dia belum pulang larut malam...... bahkan perhatian kamu sudah seperti pasangan kekasih......!!" kata Tania lagi "grandma sadar tidak sih apa yang barusan di omongin....... kak Raina itu keponakan ku...... dia sudah seperti kakak ku..... apa salah aku memberi perhatian kepada nya......!!!! lagi pula grandma, kak Raina sudah punya calon suami yang diinginkan dan orang itu selalu ada di hati kak Raina tidak ada seorang pun yang bisa menggantikan nya.......!!" ucap Andi kesal bercampur sedih. tok....... tok....... tok.....


tiba tiba saja pintu kamar Andi di ketuk oleh seseorang "maaf, Andi aku boleh mengganggu waktu mu sebentar tidak.......?" kata Raina dari luar kamar "grandma aku harap grand tidak usah membicarakan ini lagi....." kata Andi kepada Tania "baiklah..... grandma mengerti...... tapi hanya kamu yang tau perasaan mu.....!!!!" kata Tania menepuk pundak cucu nya dan keluar kamar "eh..... ada tante rupanya di kamar Andi....... kalo tante masih mau ngomong sama Andi ga apa tante.... aku ketemu Andi nanti aja....." kata Raina dan berniat pergi "ehhh...... kamu mau kemana...... tante udah selesai kok ngomong nya kamu masuk aja......" kata Tania mengusap kepala Raina dan pergi.


Raina langsung masuk ke kamarnya Andi dan minta diajar kan bahasa Prancis Andi menyetujui nya dengan syarat dia harus bisa berbahasa Prancis dalam satu minggu, akhirnya dia menyetujui persyaratan Andi dari pada dia tidak bisa sama sekali kan, di luar kamar Tania mengawasi mereka dari jendela "andai saja Andi dan Raina bukan saudara apakah mereka saling mencintai" batin Tania.

__ADS_1


{aduh grandma jangan....... neneng Raina hanya milik babang Gusti, Andi sama neneng Raina cukup jadi keponakan Aja........ betul gak guyss.....}


__ADS_2