
"Sepertinya kita harus bicara, Ma!" Mario berkata dengan nada dingin. Sorot matanya tersirat amarah mendalam membuat sang ibu bergidik ngeri.
Setelah mengatakan itu, Mario menggenggam tangan kanan Kamelia, lalu mengajak sang istri segera pulang. Sedangkan tangan kirinya menggendong Noah.
David yang berada tak jauh darinya, tersenyum tipis. Sepertinya pria itu mendapatkan hal menarik dari keluarga Mario. Entah apa yah dia pikirkan.
"Noah … my son," gumam David ean.
*
*
Semua keluarga besar Mario sekarang berada di rumahnya. Mereka semua memasang wajah tegang, sudah pasti pucat pasi, karena teringat bagaimana perlakuan mereka pada Kamelia dan Noah.
"Ca, tolong bawa Noah tidur di kamarnya!" titah Mario pada sang pengasuh. Gadis muda itu segera mengambil alih bocah tampan yang sedang terlelap itu.
Caca segera beranjak dari sana, meninggalkan semuanya. Terdengar helaan nafas berat dari Mario. Pria itu berusaha untuk menahan rasa kesalnya.
"Aku akan menghentikan uang bulanan kalian semua." Mario mengeluarkan suaranya membunuh keheningan.
Wajah tak terima mereka pasang. Terlebih utama orang tua Mario, karena selain gaji dari wali kota. Uang bulanan yang diberikan Mario selama menjadi bandar narkoba sangatlah banyak.
"Tidak bisa begitu, dong."
"Tidak bisa bagaimana? Selama ini aku memberikan uang banyak untuk menopang kehidupan kalian. Aku selalu membantu kalian kalau punya masalah. Tapi, saat istriku butuh bantuan, tidak ada tangan yang mengulur memberi bantuan?! Anakku demam tinggi, nyawanya sedang terancam. Kalian malah ketawa dan menyumpahi anakku mati?! Otak kalian ada di mana, huh?!" murka Mario dengan nada tinggi.
__ADS_1
Amarahnya berkobar-kobar dalam dada. Dia tidak bisa menahan lagi gemuruh dalam dadanya.
Kamelia menggenggam tangan sang suami, berusaha untuk menenangkan amarah Mario. Nyatanya Mario tak bisa tenang. Dia sangat menyayangi dan mencintai putra juga istrinya.
Tega sekali mereka membiarkan Noah sakit keras, tanpa mau membantu.
Sejahat-jahatnya Mario di masa lalu. Tetap mau membantu mereka saat susah. Sedangkan, sebaik-baik mereka saat ini tak mau membantu istri dan anaknya saat susah.
Sungguh, manusia kejam dan lupa berterima kasih jatuh pada keluarga Mario.
Semua orang terdiam mendengar bentakan Mario. Mereka sadar kalau salah, namun tak ingin uang bulanan mereka diberhentikan.
"Mario, waktu itu mama …" sang ibu ingin memberi alasan. Akan tetapi, pria itu segera menyela nya dengan tegas.
Sejujurnya Kamelia merasa bahagia, karena sang suami telah kembali dan melindungi mereka. Walau terbesit rasa iba pada seluruh keluarga, karena tahu betul kalau ancaman sang suami bukanlah bualan semata.
Mario bila mengatakan A maka tetap A.
"Rasakan kalian! Sekarang saja baru panik, kemarin-kemarin waktu Noah sakit. Kalian tidak panik tuh, malah mendoakan agar Noah cepat mati," batin Kamelia kesal.
Wajah sang ibu yang telah melahirkan Mario merah padam. Dia langsung menatap nyalang sang putra.
"Kamu marah begini sampai-sampai menghentikan uang bulanan kami, hanya gara-gara kamu enggan menolong anak haram wanita miskin ini?! Sungguh bodoh kamu, Mario?!"
Sang ibu berdiri seraya menunjuk ke arah Kamelia. Hati wanita itu terasa sakit bak di hujam belati tajam.
__ADS_1
"Tutup mulut, Mama?! Noah anakku dan Kamelia. Dia bukan anak haram. Dia lahir di tengah-tengah pernikahan kami, bukan di luar pernikahan! Kamelia wanita terhormat, dia masih suci saat pertama kali aku menyentuhnya!" tunjuk Mario ke arah sang ibu. Matanya memerah dan berkaca-kaca, menandakan amarah dalam dada berkobar.
"Dia anak haram?! Apa mata kamu buta atau kamu sudah dipelet oleh wanita iblis ini?! Buka matamu, Mario. Wajah kamu tidak mirip dengan anak haram itu!"
"Anak ku bukan anak haram!" tegas seseorang yang baru saja datang membuat mereka semua menoleh ke asal suara.
Sedangkan Kamelia termangu. Tubuhnya terguncang setelah mendengar suara pria yang tak asing baginya.
Mario mengernyitkan dahinya dikala melihat wajah pria yang baru saja menyela omongannya.
"Kau–"
"Perkenalkan saya David Anderson, ayah kandung dari Noah!" seru nya dengan nada tegas dan diplomatis membuat semua orang terkejut bukan main.
Degg.
*
*
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰😘
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️
__ADS_1