
Yumi tidak menyangka penampilan perempuan ini sangat-
Kulit coklat yang agak dekil, tinggi dengan perut menonjol yang setara dengan ibu-ibu yang habis melahirkan. Alisnya tebal, mata tajam, garis rahang nampak seperti laki-laki, rambut hitam sebahu, bibir agak tebal dengan gigi kuning dan hitam. hidung masih normal, hanya panyudara besar menggantung, apa itu? lengan dan kaki tebal namun keras.
Uh..
Yumi meringis, mungkin perempuan ini adalah salah satu ibu-ibu disuku? tapi wajahnya terlihat seperti perempuan muda 25 tahun yang membuatnya sedikit ragu.
Yumi melihat Rigis tanpa ekspresi lalu melihat ke perempuan yang mengangkat dagu terlihat sombong. kebalikan dari penampilan jelek perempuan, para pria dikedua sisi dan belakang perempuan itu sangatlah tampan! mereka berdiri seakan sedang memamerkan otot dada dan pinggang menggoda.
mata Yumi melotot dan hampir keluar, mulutnya terbuka hampir meneteskan air liur. tiba-tiba penglihatannya menjadi gelap.
"jangan lihat." ucap Rigis dingin.
Yumi menyingkirkan tangan besar yang menutupi matanya. dia melihat muka gelap Rigis dengan cengiran.
"biruanku tidak akan aku berikan." jawab Rigis acuh tak acuh.
__ADS_1
seketika wajah sombong Ella berubah."kenapa?!" dia adalah perempuan tercantik dengan kesuburan tinggi, termasuk kebanggaan suku. semua anggota suku akan memuja dan memberikan apapun keinginannya, tentu saja kecuali jantan yang telah memiliki pasangan dan dia tidak akan meminta.
Rigis adalah jantan tanpa pasangan yang telah lama dia sukai, Rigis kuat dan juga garis keturunan murni.
"buruanku milik pasanganku." jawab Rigis dengan tidak sabar.
"apa?!!" Ella berteriak. "tidak mungkin!" bentaknya tidak terima. Rigis hanya miliknya! tidak ada yang bisa menjadi pasangan Rigis selain dirinya.
Yumi meringis mendengar suara kasar perempuan itu. selain tidak cantik dia juga kasar dan tidak terkendali. oh, sangat sombong dan menyebalkan.
Yumi tidak ingin menyela bahkan tidak berencana untuk mengeluarkan suara. dia hanya diam dan mengamati.
"jangan marah.. ingat bayi kita dalam perutmu.. aku akan berburu mangsa yang lebih baik.." selain keduanya jantan lain juga berusaha membujuk dengan sabar. dibawah bujukan para jantan akhirnya, setelah sekian lama dia sedikit tenang.
Namun Rigis tidak peduli sama sekali.
pria itu berdiri, karena sejak tadi duduk dan bersandar pada pohon. setelah Rigis berdiri, dia kemudian mengulurkan tangan untuk membantu Yumi. keduanya mengabaikan perempuan yang saat ini terlihat tenang dibawah bujukan pasangannya.
__ADS_1
ketika keduanya akan pergi dengan mangsa buruan dan tas kulit binatang penuh buah-buahan ditangan Rigis.
saat itulah Ella sadar akan kehadiran perempuan disebelah Rigis yang sejak tadi dia abaikan.
"tungggu! siapa dia Rigis?" Ella bertanya tergesa-gesa. matanya melekat pada tubuh Yumi dengan pandangan tajam.
perempuan disamping Rigis terlihat kurus tapi entah bagaimana rasanya sangat cocok saat berada disamping Rigis yang tinggi. Perempuan itu berkulit putih dan bersih, wajahnya cantik. rambutnya hitam terlihat licin, bibirnya kecil dan merah.
seketika api cemburu menyembur didalam hatinya. bagaimana perempuan itu terlihat bagus?! dia tidak terima! hanya dia yang boleh menjadi yang tercantik!
hampir seketika tangannya yang kotor ingin mencengkram tubuh kecil Yumi untuk menyakitinya. namun dengan perlindungan Rigis yang selalu waspada dan cepat, berhasil mencegahnya menyakiti Yumi.
"apa yang kau lakukan!!" bentak Rigis bringas untuk pertama kalinya dihadapan orang lain.
wajahnya yang selalu pendiam kini terlihat buas dengan tekanan bahaya yang dilepaskan, membuat para jantan yang menjadi pasangan Ella juga berubah seketika.
Ella ketakutan sekaligus, tubuhnya gemetaran, "ak- aku.. hanya- hanya.." dia tergagap. mencoba menjelaskan namun tak bisa.
__ADS_1
"jangan berani menyakitinya! " suaranya dingin dan penuh tekanan. matanya berkilat tajam menyapu semua pasangan Ella yang terlihat waspada. "jaga dia, " Peringatnya penuh ancaman dengan suara geraman buas.
setelah itu dia langsung pergi tanpa berbalik. menyeret Yumi yang terlihat shock.