Suamiku Homo

Suamiku Homo
Eps 9


__ADS_3

Setelah merasa yakin dengan pilihannya gisel langsung pulang dan mandi lalu bersiap siap akan menjemput naya dirumah oma. Gisel mampir ke toko kue kesukaannya untuk membeli buah tangan untuk oma.


Sesampainya dirumah oma, satpam langsung membukakakan gerbang karna sudah hafal dengan gisel.


"mamaaaaa" naya yang melihat gisel datang langsung berlari mendekati gisel dan memeluknya


"naya engga nakal kan sayang?" sambil membelai wajah naya


"engga kok ma, kan naya anak pintar" gisel hanya ketawa dan memeluk anaknya kembali


"udah mah, naya mau mainan lagi" naya melepaskan pelukan gisel lalu pergi bermain. gisel yang melihat kelakuan anaknya hanya geleng geleng kepala


"Omaa. naya gak nyusahin oma kan?"


"engga kok, naya nurut banget sayang"


"oh iya oma ini aku bawain kue" gisel memberikan kue kepada oma


"repot repot, makasih sayang" oma memanggil art dan memberikan kue itu, menyuruhnya untuk menata di piring


"gimana tadi? udah dapat gaunnya?" tanya oma


"sudah oma, gisel juga udah pilih gaun untuk naya"


"syukurlah. gisel besok pulang kerja kalian foto prewed di studio X ya. biar dijemput derren"


"ya omaa" oma yang merasa sangat senang karna gisel selalu menurut pada oma.


"gisell, kamu berhenti kerja aja. biar derren yang memenuhi kebutuhanmu dan naya"


"tapi oma, aku belum mau berhenti kerja"


"ya gakpapa gisel, oma enggak memaksa. tapi nanti kalau derren melarang kamu kerja lebih baik kamu nurut ya gisel, karna dia suamimu" oma memberi wejangan kepada gisel


"iya oma" ucap gisel sambil tersenyum.


"Biarkan naya tidur disini sampai kalian menikah gisel. kamu pasti akan sibuk"


"tapi omaa"

__ADS_1


"gisel, ini yang terbaik untuk kalian. naya juga senang disini. kalau kamu mau tidur disini juga gakpapa gisel"


"Tapi dari sini ke tempat kerja gisel jauh oma. besok biar gisel antar baju baju naya"


"gausah sayang. tadi oma sama naya sudah beli beberapa baju dan kebutuhan naya lainnya."


"terimakasih oma. sudah hadir dalam kehidupan gisel dan naya, sudah sangat sayang sama kita. oma mengingatkan gisel sama almarhumah mama" ucap gisel sambil memeluk oma dan mata berkaca kaca


"Oma juga sangat beruntung mengenal kalian sayang. anggaplah oma sebagai ibumu sendiri" oma membelai kepala gisel


SKIP


"Naya sayang, mama pulang dulu ya. ingat naya jangan nakal, nurut sama oma"


"iyaa mama naya pasti nurut"


"besok mama gabisa datang kesini ya sayang" naya hanya mengangguk memeluk gisel lalu mendekati oma


"Oma gisel pulang ya" pamit gisel


"ya sayang hati hati dijalan, jangan lupa besok di studio X"


gisel pun melajukan mobilnya. sesampainya dirumah ia langsung membersihkan diri dan ganti baju. lalu gisel tidur.


SKIP


Dikantor semua berjalan seperti biasa, pekerjaan menumpuk, riko masih perhatian, makan siang bersama. Setelah selesai kerja gisel langsung pulang.


Sesampainya dirumah ia langsung mandi dan bersiap. Sambil menunggu derren menjemputnya ia memilih makan. belum habis makannya tapi derren sudah sampai, derren tidak turun ia hanya mengklakson di depan pagar.


gisel yang mendengar langsung minum dan lari keluar. karena ia tau pasti derren akan marah bila harus menunggu lama.


"malam mas" sapa gisel


"yaa" balas derren dingin


Selama perjalanan mereka hanya diam saja. Sesampainya di studio pun mereka langsung berpencar karna gisel akan gabti baju dan makeup.


Semuanya benar benar diatur sempurna oleh oma, tema prewed pun oma yang menentukan, yaitu romantis.

__ADS_1


Selesai di makeup ia langsung menuju tempat pemotretan dan ternyata derren sudah siap dengan jas nya.


"ganteng banget" ucap gisel dalam hati. sebenarnya gisel adalah menikmat laki laki wajah tampan hihi


Derren yang melihat sisi lain gisel pun tertegun melihat kecantikan gisel.


"Cantik" gumam derren, namun ia hanya mengagumi wajah gisel. hatinya masih tak tergerak untuk wanita


Semua bersiap untuk prewed. setelah beberapa take akhirnya mereka selesai.




Ini kurang lebih contoh hasil prewed mereka. Semua pose fotografer yang mengarahkan, yang tentu saja dari ide oma.


Selama pemotretan gisel selalu dag dig dug, merasa canggung, malu. Namun berbeda dengan derren dia terlihat biasa saja, dia melakukan berbagai pose dengan mudah.


Setelah pemotretan selesai mereka langsung berganti baju lagi, dan langsung pulang. Namun saat dijalan derren berhenti di sebuah restoran.


"makan dulu. aku laper" ucap derren saat parkir mobil


"ya mas" ucap gisel nurut


"Aku pesen paket A 1 sama es cappucino" ucap derren ke pelayan


"kamu mau apa?"


"aku udah makan mas tadi" padahal dia juga lapar, tapi gengsi


"ya pesen apa gitu, ya kali kamu cuma liatin aku makan" paksa derren


"yaa spagheti aja mas, sama lemon tea"


Sambil menunggu pesanan datang gisel mengajak bicara derren.


"mas sebenernya kenapa kamu menerima perjodohan ini?"


...TBC...

__ADS_1


__ADS_2