
Saat derren mengantri tiket tiba tiba ada yang memanggil gisel sambil menyentuh pundaknya
"Gisel, ini beneran kamu" tanya orang itu
Gisel langsung mematung saat mendengar suara orang itu.
------
Gisel langsung membalikan badan dan memeluk orang itu dengan mata berkaca kaca.
pria yang selama ini gisel tunggu kepulangannya, dan selalu gisel tunggu kabarnya, namun tak pernah sekalipun pria itu memberikan kabar. akhirnya setelah selama 10 tahun mereka bertemu lagi.
Pria itu adalah hiro, tetangga gisel dulu, waktu dia masih tinggal di rumah almh mama nya. pria itu meratau mengadu nasib ke kota H.
Dalam ingatan gisel, pria itu adalah cinta pertamanya. pria manis berkulit sawo matang yang selalu melindunginya, pria yang selalu bisa diandalkan. setiap ada masalah gisel selalu mengadu kepada hiro, dan hiro pun selalu menjadi pendengar setia setiap keluh kesahnya, dan selalu memberi masukan yang ringan untuknya. mereka berpisah saat gisel berumur 13 tahun dan hiro berumur 20 tahun.
dulu gisel selalu bermimpi agar dia bisa menikah dengan hiro. namun itu hanya mimpi. Hiro tak pulang pulang dan tak ada kabar, akhirnya dia menikah dengan mantan suaminya.
"mass ini beneran kamu? yaampun aku fikir gabakalan ketemu kamu lagi" tiba tiba gisel menangis
"hey hey hey, jangan nangis. akhirnya mas bisa menemukanmu dek" ucap lelaki itu sambil membersihkan air mata gisel dengan ibu jarinya.
"mas kemana aja? katanya cuma pergi sebentar dan bakalan selalu menghubungiku" ucap gisel sendu sambil menarik tangan lelaki itu untuk duduk
"maaf ya dek, panjang ceritanya. kamu tau sendiri mas merantau agar bisa menjadi orang suskes, dan akhirnya mas bisa mencapainya. tapi untuk sampai sini jalannya tidak mudah. beberapa minggu setelah mas pergi ke kota H mas menjual hpnya mas agar bisa makan, ternyata cari kerja susah banget disana. Yang penting sekarang kita bisa ketemu lagi. Gimana kabarmu dek?"
Mereka pun melanjutkan bercakapan mereka, gisel bercerita kisah hidupnya sampai saat ini. Saat asik mengobrol tiba tiba Derren datang.
__ADS_1
"Sell" Derren mengerutkan keningnya, penasaran siapa lelaki disamping gisel. Gisel yang paham pun langsung memperkenalkan Hiro
"Mas kenalin ini Hiro, Teman gisel dari kecil dan sekarang udah gisel anggep kaya kakak sendiri. Dan ini Mas Derren suami ku mas" Gisel memperkenalkan mereka.
Setelah berkenalan Derren langsung mengajak gisel untuk masuk ke teater bioskop. Derren tidak suka dengan tatapan hiro ke gisel. Dan Hiro pun melanjutkan kegiatannya setelah bertukar nomor dengan gisel.
"Mas kok dari tadi diem aja sih" tanya gisel
Pasalnya selama menonton, perjalanan pulang sampai dirumah pun derren tetep diam. bila gisel mengajak berbicara derren hanya menjawab seadanya.
"Gakpapa"
"Apasih mas, kalo gakpapa kenapa diam aja?"
Bukannya menjawab Derren malah merebahkan badannya dikasur, membelakangi Gisel.
Hiro
tes
dek, udah tidur?
Gisel
Belum mas. ada apa?
Hiro
__ADS_1
Kapan ada waktu? mas belum puas ketemh kamu tadi. 😁
Gise**l**
Besok pulang kerja gimana mas?
Hiro
Oke, besok kabar kabar ya dek.
Saat gisel akan mengetik balasan tiba tiba hpnya di ambil oleh Derren. Gisel kaget hanya memandangi Derren yang membaca chatingannya dengan Hiro. Terlihat derren menahan amarah
"Ingat kamu udah punya suami gisel" Ucap derren marah
"Astagfirullah mas, jangan jangan dari tadi kamu diem karna mas Hiro? Kamu cemburu?" tanya gisel sambil senyum, bila suaminya ini cemburu bukankan berarti dia sudah memiliki rasa untuknya
Derren melempar hp gisel ke kasur. lalu berbalik membelakangi gisel dan tidur. senyum gisel semakin lebar.
Gisel ikut merebahkan diri dan memeluk derren dari belakang.
"apa yang harus kamu cemburui mas? Sekarang aku istri kamu. aku akan jujur, dulu memang aku pernah suka pada mas hiro, dia cinta pertamaku, tapi sekarang sudah tidak, sekarang sudah ada kamu mas, dan hanya kamu. Mas Hiro sudah kuanggap sebagai kakak ku sendiri mas, dia yang selalu menjaga aku dulu" Gisel menjelaskan dengan lembut
Gisel menarik derren agar menghadapnya. dia menangkup wajah derren lalu mengecup bibirnya sekilas.
"Jangan ragukan aku mas, Aku milikmu seutuhnya. yahhh walaupun belum benar benar seutuhnya milikmu, apa kamu tidak ingin memiliki aku seluruhnya mas? "
...TBC...
__ADS_1