Suamiku Homo

Suamiku Homo
Eps 13


__ADS_3

Maaf author terlalu lama update..


Baru merasa baikan keadaannya beberapa hari ini


Terimakasih yang sudah sabar menunggu cerita ini 💕


*****


Setelah mereka melihat film biru, seperti senjata makan tuan malah gisel yang terpancing sedangkan derren biasa saja. Akhirnya pun mereka tidur.


Setelah malam itu gisel tidak pernah merasa putus asa. Dia selalu menggoda derren setiap malam, entah yang memakai lingerine atau menggoda dengan perilakunya. Namun semua nihil!


Kadang gisel merasa sangat kesal karna dia sudah setengah tahun menikah dan berusaha menggoda derren tapi tidak pernah berhasil. Dia juga seorang wanita normal ia ingin disentuh, ingin di manja, apalagi setiap malam mereka tidur bersama, kadang gisel merasa ingin menerkam derren, tapi apa daya derren selalu bilang kalau miliknya tidak bisa 'berdiri' -_-


Berbagai dokter didatangi tapi tidak berhasil, ke dukun juga tidak berhasil, obat tradisional juga tidak berhasil. Entah harus mencoba apa lagi.


*****


Suatu hari saat pulang kerja gisel melihat iklan 'obat kuat' dia penasaran apakah cara ini akan berhasil, dan akhirnya dia mencoba memesan obat tersebut.


Malamnya saat mereka di kamar


"mas tadi aku beli obat kuat" kata gisel sambil mendekati derren, sudah tidak ada lagi rasa malu dalam dirinya, gisel hanya ingin suaminya kembali NORMAL


"Emang bisa ngaruh?" tanya derren sambil meletakkan laptopnya


"Ya gatau mas, kita coba aja dulu"


"Okee siap"


"Udah selesai mas pekerjaannya?"


"Udah. ayok tidur" mereka pun menuju kekasur


"Malam mas" ucap gisel


"Malam" balas derren sambil mencium puncak kepala gisel


Lalu mereka berdua tidur.


*****


Hari ini adalah hari sabtu, dan paket 'obat kuat' pesanan gisle sudah sampai.


"mas.. mas.. mas.." panggil gisel sambil masuk kekamar dengan tergeaa gesa


"ada apa?" tanya derren


"Obatnya sudah datang mas. mau dicoba sekarang?" tanya gisel antusias


"Sekarang? Pagi pagi gini?" tanya derren heran


"hihihi siapa tau mas mau sekarang" gisel cengengesan


"Kamu paling yang mau sekarang"


"Ya iyalah mas lebih cepat lebih baik, udah kangen disentuh aku tu" gumam gisell

__ADS_1


"hihiii" gisel menggaruk kepalanya yang tak gatal


"Masih pagi gini, pas libur juga. mending kita jalan jalan" ajak derren


"Ide bagus mas, mau kemana kita"


"ke pantai yuk, nginep sekalian disana sampai besok"


"mau banget mass" gisel kegirangan


"kamu siap siap gih, sekalian siapin baju buat disana"


"Siap mass"


Gisel langsung menyiapkan perlengkapan dan bersiap siap berangkat.


Derren melenpon oma untuk memberikan kabar bahwa mereka akan menginap di pantai. Derren mengajak oma dan naya untuk bergabung namun oma menolak karna oma dan naya sudah punya jadwal sendiri.


Membutuhkan waktu selama 4 jam untuk sampai pantai. selama perjalanan gisel selalu mengajak derren ngobrol. Sebenarnya gisel ngantuk namun tidak tega meninggalkan derren menyetir sendiri.


Saat sampai pantai waktu sudah menunjukan pukul 15.00. derren langung menyewa resort.


Setelah menaruh barang merekapun rebahan dikasur, merasa kelelahan karna terlalu lama duduk dimobil.


"Mau kepantai sekarang?" tanya derren


"nanti aja mas, kasian kamunya kecapekan habis nyetir jauh"


"Oke. makasih ya perhatiannya" kata derren


"ya telpon aja biar nanti diantar"


"Mas mau makan apa?"


"terserah kamu aja, apa aja mau. aku tidur bentar ya. uangnya ambil di dompet. nanti kalau makanannya udah sampai bangunin aku" derren langsung memejamkan mata


"oke mas"


gisel memesan nasi, udang goreng tepung, cumi asam manis, ikan bakar, dan oseng kangkung dan es jeruk 2


Setelah setengah jam pun pesanan mereka datang.


"Pesannnya kak" ucap seorang pelayan


"Terimakasih ya mas. ini uangnya. kembaliannya ambil aja" menyerahkan uang 400rb


"terimakasih kak, selamtat menikmati."


"yaa" pelayan itupun meninggalkan gisel.


Setelah menata makanan di meja makan. gisel langsung membangunkan derren.


"mas.. mas.. makannya udah sampai" derren masih diam


"mass.." gisel menggoyang goyangkan badan derren


"vinaa jangan pergi" tanpa sadar derren menyebut nama vina

__ADS_1


"vina. siapa vina" gisel bergumam. hatinya sakit mendengarkan suaminya menyebut nama wanita lain saat tidur


Gisel yang emosi pun langsung membentak derren


"MAS BANGUN!" derren yang kaget langsung membuka mata


"kenapa teriak teriak sih sel. pelan pelan aja banguninnya"


"Kamu sadar gak mas kamu tu manggil nama vina tadi. siapa vina?" gisel yang merasa cemburu pun langsung marah


Degg.. derren kaget apa benar tadi dia memanggil nama vina. nama Wanita yang sangat dia cintai, wanita yang meninggalkannya demi lelaki lain. wanita yang belum bisa dia lupakan sampai saat ini.


Melihat derren yang diam saja membuat gisel tambah marah.


"Apa dia wanita yang kamu ceritakan itu mas? Apa kamu masih cinta sama dia?" Suara gisel serak


Derren masih diam saja.


"Udah setengah tahun kita menikah dan kamu masih memikirkan wanita lain mas? apa kamu pernah sedikitpun mencintai ku? Apa kamu tidak bisa menerimaku sebagai istrimu?"


"Apa selama ini kamu tidak pernah menyentuhku karna wanita itu. kamu hanya ingin melakukannya dengan wanita itu? kamu mencari alasan bahwa kamu tidak normal. Percuma selama ini aku berjuang mas. ternyata aku berjuang sendiri. Selama ini aku sudah sabar mas, aku menerima semua kekuranganmu, aku selalu beruaaha menjadi istri yang sempurna. Tapi aku tidak bisa menerima ternyata suamiku mencintai wanita lain. aku tidak mau berbagi suamiku dengan wanita lain"


Gisel tau derren memiliki mas lalu yang menyakitkan tapi dia tidak tau bila derren masih mencintai wanita itu, gisel malah berpikir bahwa derren membenci wanita itu.


"Maafkan aku gisel" Derren merasa bersalah. namun memang tidak bisa dipungkiri bahwa dia masih mencintai vina. dia berusaha menvintai gisel namun sangat sulit. Terlalu dalam cinta derren untuk vina, dia belum bisa mengiklaskan bahwa vina pergi dengan lelaki lain.


"Antar aku pulang mas. sekarang" Gisel berkemas kembali


"Tapi kita baru sampai"


"kalau kamu gamau anter aku. aku bakal pulang sendiri"


"iya iyaa aku antar. tapi kita makan dulu, aku laper baget. takutnya nanti dijalan gabisa konsen nyetir."


Karna gisel juga sudah sangat lapar akhirnya dia mengalah. Merka makan dalam diam. Sesekali derren melirik gisel namun gisel acuh tak acuh.


Selama perjalanan mereka juga diam. Derren merasa bersalah namun bingung harus berbuat apa.


"antar aku kerumah oma"


"enggak. kita pulang kerumah"


"aku gamau serumah sama suami yang mencintai wanita lain. apa lagi tidur di ranjang yang sama. Emang kamu pikir aku apa? pelacur?" gisel menatap tajam derren


mendengar perkataan gisel, derren langsung menghentikan mobilnya.


"Bukan gitu gisel. Aku minta maaf, aku bener bener minta maaf. Aku akan mengakuinya. aku memang masih mencintai vina, aku sudah berusaha melupakannya dan mencoba mencintaimu tapi aku belum berhasil. Kumohon jangan seperti ini. kita selesaikan masalah ini berdua dengan kepala dingin. Aku benar benar tidak suka mempermainkan sebuah pernikahan, dan aku akan mempertagankan pernikahan ini apapun yang terjadi" ucap derren serius menghadap gisel


"Apa kamu bisa menjamin mas. kalau suatu saat wanita itu kembali lagi ke kehidupanmu dan dia juga masih menginginkanmu. apakah kamu bisa meninggalkan dia demi aku? ga ada yang bisa menjamin mas"


Akhirnya mereka pulang kerumah mereka. Derren tidak mau membiarkan gisel tidur dirumah oma. ini masalah mereka jangan sampai oma tau.


Setelah sampai gisel langsung mandi dan tidur. Dia benar benar mengacuhkan derren. Derren yang tidak biasa diperlakukan seperti ini pun merasa sangat bersalah.


Paginya saat pagi buta gisel langsung mandi, menyiapkan makanan lalu pergi kerumah oma sebelum derren bangun. dia terlalu lelah menghadapi derren.


...TBC...

__ADS_1


__ADS_2