
Sesampinya dirumah mereka langsung mandi. Naya yang kecapekan pun langsung tertidur di kamarnya dan gisel bersih bersih rumah.
Ponsel gisel pun berbunyi,
"halo" jawab gisel
"halo gisel sayang, ini oma. kalian udah pulang?" tanya oma
"halo oma, sudah oma. Naya barusan tidur. Ada apa oma?" tanya gisel
"minggu depan kamu ada waktu tidak? oma mau mengundang kalian main kerumah oma. Oma udah kangen sama kalian ." tanya oma dengan antusias
"Mmm, ada oma" jawab gisel dengan ragu ragu
"baiklah, kirimkan alamat rumah kalian biar besok kalian dijemput sopir oma"
"tidak usah oma, kami kesana sendiri saja"
"jangan, biar supir yang jemput kalian. kirim saja alamatmu sayang" paksa oma
"ya oma. nanti gisel kirim alamat gisel" gisel menurut
"oke oma tunggu, makasih ya sayang sudah meluangkan waktu buat oma. sampai bertemu minggu depan"
"oke oma, byee"
Gisel pun menutup telponnya.
__ADS_1
"Padahal aru kenal tadi, tapi entah kenapa perasaan bilang kalo oma orang yang baik" ucap gisel dalam hati
Setelah itu dia memesan makanan lewat gojak, karena sudah terlalu lelah untuk masak. Sambil menunggu pesanan makanannya, ia menonton tv sinetron kesukaannya.
"maaa, aya lapar ma" suara khas bangun tidur naya
"anak mama sudah bangun. mama sudah pesan nasi goreng kesukaan aya" jawab gisel sambil menggendong naya di pangkuannya
Naya tidak menjawab karna belum sepenuhnya sadar.
Pesanan gisel pun sudah sampai dan mereka segera makan. setelah selesai makan naya bermain boneka dikamar, dan gisel menyiapkan baju untuk kerja besok.
SKIP.
Jam 21.30
"yuk ma, aja ngantuk" balas memeluk gisel
Gisel pun menggendong naya dan meletakkannya di tempat tidur lalu membelai rambut naya sampai tertidur. taak berselang lama gisel ikut tidur.
Jam 05.00 gisel bangun seperti biasa untuk memasak dan memasak air untuk naya mandi. setelah semua siap gisel segera membangunkan naya.
"sayang bangun yuk, udah pagi" menciumi wajah naya agar segera bangun.
"Hmmm ya ma" naya mengerjapkan mata
Gisel menunggu naya bangun sepenuhnya lalu mengajaknya mandi. Setelah mandi dan siap siap mereka langsung sarapan dan berangkat. Naya dititipkan tempat Desi.
__ADS_1
"Des, nitip yaa. sorry ngerepotin. kalo nakal marahin aja." ucap gisel pada Desi
"alahh tenang aja, biasanya gimana"
"hehehe, oke. aku berangkat yaa.. byeee" setelah berpamitan gisel pun langsung berangkat kerja.
Ditempat kerja
"haii, morning rik" sapa gisel pada riko, teman baik maya.
"hai sel" jawab riko sambil senyum menatap gisel lekat lekat.
"apasih liatnya gitu banget" ucap gisel malu malu
"kamu cantik" dengan senyum menggoda
"ih apa sih, udah ah aku mau ke meja aja" dengan wajah merona, gisel jalan menuju meja kerjanya.
Riko memang sering menggodanya, agar gisel menjadi suka padanya. Karna dari awal riko memang menyukai gisel, namun gisel tak pernah menanggapi riko dengan serius. pernah sekali riko menyatakan perasaanya, tapi lagi lagi gisel tak menggubrisnya.
SKIP
Saatnya pulang kerja dan menjemput naya. Saat diperjalanan Naya melihat sebuah mobil terparkir di pinggir jalan yang agak sepi. Penasaran Gisel pun menoleh kedalam mobil, dan ternyata ada 2 orang pria yang sedang berciuman sangat mesra. Gisel langsung menancap gas karena takut mereka sadar kalau gisel melihat mereka.
"Apa apaan tadi, apa dunia akan segera kiamat" ucap gisel sambil bergidik ngeri
...TBC...
__ADS_1