Suamiku Homo

Suamiku Homo
Eps 8


__ADS_3

"duduk, ada yang mau aku omongin sama kamu" dengab ragu ggisel pun duduk kembali


"ada apa mas?" gisel berusaha tenang


"jangan bilang sama oma yang kamu lihat kemarin, itu cuma salah paham" ucap derren tegas


"salah paham? maaf mas, tapi aku udah 2 kali lihat kamu sama laki laki itu. yang pertama aku lihat kalian sedang ciuman" gisel ragu ragu


Deg. wajah derren langsung merah padam.


"terus kenapa kamu terima perjodohan ini"


"banyak yang aku pertimbangkan mas, dan siapa tau suatu saat aku bisa merubahmu mas" balas gisel dengan penuh keyakinan


"coba saja kalau bisa" gisel hanya menganggat bahunya saat mendengar perkataan derren


Tiba tiba oma kembali dan memberitahukan tanggal pernikahan mereka.


"besok kalian pergilah fitting baju, minggu depan kalian menikah"


"kenapa cepat sekali ma?" ucap derren, dan gisel ikut mengangguk


"hari bahagia kenapa harus di tunda tunda? lebih cepat lebih baik bukan"


"hahhhh, terserah mama saja" ucap derren pasrah


"besok kalian pergilah ke butik Wedding Dress jam 3, mama sudah telpon tadi.


"tapi besom gisel kerja oma"


"minta lah pulang lebih awal sayang"


"baik oma, gisel usahakan" gisel mengalah. entak kenapa dirinya tak bisa membantah perkataan oma


Setelah selesai merencanakan pernikahan. mereka langsung makan malam, dan setelah itu gisel pamit pulang. tapi naya merengek tidak mau pulang dan ingin tidur bersama oma.

__ADS_1


"naya masih mau disini ma, naya mau bobok sama omaa" naya merengek dengan mata berkaca kaca


"tapi besok mama kerja sayang, besok lain kali kita main kesini lagi ya" rayu gisel


"kamu pulang lah gisel, biar naya tidur bersama oma" ucap oma


"tapi oma, gimana kalau nanti naya nangis, gimana kalau naya nakal"


"naya ga akan nangis, naya ga akan nakal ma. naya janji"


"tu dengar sendiri anakmu, dia anak pintar gisel, oma janji akan menjaganya"


"baiklah oma" gisel pasrah karna naya langsubg menempel dengan oma


"naya jadi anak baik ya, mama pulang dulu" ucap gisel sambil memeluk naya


"iya ma atiati, naya sayang mama"


"oma gisel pulang ya, makasih untuk hari ini oma" gisel juga memeluk oma


"makasih juga sayang. derren antarkan gisel pulang" perintah oma


"iya mama ni, lagian ada sopir kenapa aku yang antar pulang"


"derren antarkan gisel pulang" ucap oma dengan penuh penenekanan


"yaaaaa maaa" balas derren lemas


Setelah berpamitan derren langsung masuk mobil dan gisel mengikuti. selama perjalanan mereka hanya diam, hanya bertanya alamat lalu diam lagi, gisel yang merasa lelah pun ketiduran dimobil.


Sesampainya dirumah gisel derren langsung membangunkan gisel.


"sel.. sel.. bangun" menggoyang goyangkan badan gisel


gisel mengolet dan langsung kaget karna ternyata dia masih di mobil

__ADS_1


"astaga, maaf aku ketiduran mas. makasih udah anterin aku pulang. hati hati dijalan. selamat malam" derren hanya mengangguk lalu pergi meninggalkan gisel.


SKIP


Gisel memasuki ruangan kantor dengan wajah lesu. riko yang melihat langsung menghampiri.


"kenapa sel. belum sarapan?" tanya riko kawatir


"udah. gatau ni kaya males banget hari ini" gisel langsung duduk di kursinya


"semangat lahh, pagi pagi lesu. Sampe malem bakalan lesu juga lho" ucap riko sambil meninggalkan gisel karna atadan mereka sudah datang


Makan siang gisel memilih menyelesaikan pekerjaannya karna jam 3 gisel akan ijin pulang awal. atasannya menyuruh gisel menyelesaikan pekerjaannya sebelum pulang.


SKIP


jam 3 lebih 30 menit di Butik Wedding Dress derren menunggu gisel dengan marah. baru kali ini dia menunggu seseorang. derren hampir meninggalkan butik namun baru akan beranjak gisel berlari memasuki butik.


"kamu gapunya jam apa? udah jam berapa ini" ucap derren ketus


"maaf mas, aku harus menyelesaikan pekerjaanku dulu"


"sana langsung pilih bajunya" derren masih ketus


Tak perlu waktu lama gisel sudah mendapatkan gaun yang ia inginkan.



Ini gaun yang gisel pilih. ia langsung mencobanya dan ternyata baju ini langsung pas di badan montoknya. Gisel terlihat sangan cantik menggunakan gaun ini. namun derren yang melihatnya hanya mengaggukann kepala lalu berdiri.


"Bagus. Karna sudah dapat bajunya aku pulang duluan. oh iya, jangan lupa pilihkan gaun untuk naya" derren lalu meinggalkan gisel sendirian


Gisel merasa sedih diperlakukan seperti ini


"apakah aku akan kuat hidup dengannya" gumam gisel

__ADS_1


Gisel yang melamun kaget saat namanya dipanggil oleh spg disana. Ia pun segera berganti baju lagi dan memilihkan gaun untuk naya dengan warna senada sengan gaunnya.


...TBC...


__ADS_2