Suamiku Malaikat Cinta

Suamiku Malaikat Cinta
Berharap tak ada musuh lagi


__ADS_3

" Sayang...kita keluarkan bareng ya ! " Ucap Anael dengan nafas ya terengah-engah.


Dan akhirnya erangan panjang keluar dari bibir mereka.


" Makasih sayang..." Anael mengecup kening Aluna lembut.


Setelah selesai, mereka langsung memakai pakaiannya kembali...


Dan mereka kini sedang duduk bersandar di sofa....


" Sayang...aku senang sekali akhirnya kamu kembali lagi ke dunia ? Aku sempat hampir frustasi, memikirkan dirimu yang tak kembali. Dan akhirnya aku mencoba berdamai dengan keadaan, hingga akhirnya aku bisa melewati hari-hari ku tanpa dirimu. " Aluna memeluk erat tubuh suaminya dan dirinya menyandarkan kepala nya di dada bidang milik suami ya.


" Cinta yang membawa ku kembali di sini. " Anael mengecup mesra kening istrinya.


" Aku berharap tak ada musuh lagi yang mengganggu hubungan kita. " Ucap Aluna.


" Semoga...aku ingin menikmati hidupku selama di sini dengan bahagia ! " Sahut Anael.

__ADS_1


Mereka saling berpelukan, melepaskan rasa rindu yang terpisah bertahun-tahun. Anael tak mengira jika kepergiannya yang cukup singkat, ternyata dirinya pergi bertahun-tahun.


" Aku kira hidupku selama dua tahun bisa terus bahagia menjalani bersama mu, tapi nyatanya aku tetap menjalankan tugas ku sebagai malaikat cinta yang melindungi umat manusia di dunia. Hingga akhirnya aku terpaksa meninggalkan mu. Tapi paling tidak waktu dua tahun akhirnya bertambah lagi. " Ungkap Anael.


" Sayang...pulang yuk kita lanjut lagi di rumah ! " Bisik Anael membuat wajah Aluna merah merona kala mengingat pertempuran yang sempat di lakukan bersama suaminya tadi.


Dan akhirnya Aluna menyetujui nya dan mengikuti keinginan suaminya.


" Wi...saya pulang dulu ya ! Jika ada masalah hubungi saya !" Ucap Aluna. Aluna dan Anael berjalan ke luar restoran menuju mobil Aluna.


Mobil yang membawa Aluna dan Anael telah sampai di rumahnya. Semua karyawan nya terkejut melihatnya, tiba-tiba saja Tuannya pergi, dan kini tiba-tiba juga datang kembali. Mereka semua di buat bingung oleh Tuannya yang pergi cukup lama tak ada kabar berita.


Aluna dan Anael memilih langsung menaiki anak tangga menuju kamar mereka.


" Sayang...aku mandi dulu ya ! " Ucap Aluna.


" Ayo kita mandi bareng ! " Anael mengikuti langkah istrinya menuju kamar mandi. Anael melepas pakaiannya begitu saja, hingga kini sudah dalam keadaan polos.

__ADS_1


" Katanya mau mandi, ko baju nya belum di buka ? Apa aku yang bukain ? " Anael menggoda sang istri.


" Udah kamu mandi duluan aja ! " Aluna mencoba menahannya.


" Kita mandi bareng . " Anael mengangkat tubuh istrinya dan meletakkan dalam bathtub.


Dan benar saja bukan hanya mandi saja, namun Anael meminta sang istri melakukan nya kembali.


" Udah yang...aku lelah ! " Aluna meminta suaminya untuk menghentikan nya.


Aluna membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Merilekskan otot-otot yang terasa tegang akibat perbuatan suaminya.


Anael menggenggam tangan istri nya dengan kuat. Dirinya merasa takut jika harus berpisah dengan istri nya.


" Sayang...Jagalah diri mu baik-baik ! jika suatu saat aku pergi lebih awal meninggalkan mu ! " Ucap Anael membuat Aluna terisak tangis. Ini adalah momen yang sangat menyakitkan, jika nantinya dirinya harus terpisah dengan suami tercintanya untuk selamanya.


" Aku ga mau dengar. Mendengar saja begitu menyakitkan, apalagi menjalankan nya ! Takdir begitu kejam padaku....Aaaaahhh. " Aluna terlihat histeris.

__ADS_1


__ADS_2