Suamiku Malaikat Cinta

Suamiku Malaikat Cinta
Hanya menjalankan tugas


__ADS_3

Hari terus berlalu. Aluna dan Anael menjalankan kehidupan normal kembali layaknya pasangan suami istri. Menikmati kebersamaan mereka.


" Sayang...aku berangkat dulu ya ! Jika kamu bosan, kamu datang saja ke restoran. " Anael berpamitan pergi kepada sang istri.


" Ya.... hati-hati di jalan ! "


Mobil Anael sudah mulai pergi meninggalkan rumah. Namun dirinya terpaksa harus menghentikan lajunya dan menepikan mobil miliknya ke tempat pemberhentian.


Anael menuruni mobil nya dan menghampiri seorang wanita yang menangis di sebuah halte tempat dirinya lalui.


Entah mengapa hati nya tiba-tiba saja terketuk untuk menenangkan seorang wanita akibat perbuatan kekasihnya.


" Mba, sabar ya ! Lebih baik mba mengetahuinya semuanya sebelum menikah. " Anael memukul pundak wanita itu mencoba menenangkan.


" Maksud kamu apa ? Siapa kamu sebenarnya ? Mengapa kamu bisa mengetahui permasalahan ku ? " Rentetan pertanyaan terbit dari bibir wanita itu.

__ADS_1


" Bagaimana aku menjelaskan pada wanita ini, kalau aku ini seorang Malaikat cinta, jadi aku hanya menjalankan tugas. " Gerutu Anael dalam hati.


" Kekasih mu itu tak baik untuk mu, lebih baik kau tinggalkan. Bahkan kini dirinya sudah menipu mu dan mengkhianati cinta mu dengan berselingkuh. " Wanita itu hanya diam dan melongo menatap ke arah Anael.


" Siapa pria ini ? Tampan sekali wajahnya, wajah dan mata nya membuat keteduhan. " Ucap Sarah wanita yang di tolong oleh Anael.


Mereka saling bertatap sekilas....


" Maaf aku hanya menjalankan tugasku..." Kata yang terucap dari bibir Anael membuat wanita itu bertambah bingung.


" Memang...aku baru saja memergoki dirinya berselingkuh, dan mungkin benar apa yang di katakan oleh mu jika dia benar telah menipu ku. Tapi aku masih bingung....kamu itu siapa ? Tiba-tiba saja memberi hal itu padaku ? " Sahut Sarah.


" Aneh...tadi bicara panjang lebar, giliran aku tanya lebih jelas dia malah pergi begitu saja. Tampan dan keren sih, tapi aneh ! " Gerutu Sarah setelah kepergian Anael.


Sedangkan di dalam mobil Anael terus menggerutu sendiri selama dalam perjalanan di restoran....

__ADS_1


" Ya Tuhan bodohnya aku, lantas aku harus gimana membantu orang-orang yang merasa tersakiti oleh cinta. Pasti mereka akan selalu menanyakan padaku, siapa aku ? Ternyata menjadi seorang malaikat berwujud manusia itu sangatlah sulit, meskipun hanya menjalankan tugas. Lantas aku harus gimana ? "


\=\=\=\=\=\=


Hari terus berlalu Anael merasa tersiksa menjalani dua peran sekaligus menjadi manusia dan malaikat cinta. Bahkan hampir saja dirinya di anggap seperti orang gila. Bagaimana tidak, dirinya tiba-tiba saja selalu menghampiri seorang pria atau pun wanita yang tersakiti. Ya tentunya mereka tak akan semudah itu percaya apa yang di katakan Anael karna mereka tak mengenal sosok Anael di kehidupan nya.


" Sayang...hari ini aku ikut ya ke restoran ? Rasanya jenuh sekali jika harus hanya berdiam diri di rumah menunggu mu pulang. " Ucap Aluna yang baru saja selesai mandi.


" Apa aku saja yang di rumah saja, menemani dirimu. Rasanya aku tak rela jika harus pergi meninggalkan dirimu. " Ucap Anael menggoda sang istri.


" Aish...mesum sekali dirimu. Baru aku lihat hanya memakai bathrobe saja sudah seperti kebakaran jenggot, apalagi jika aku telanjang. Pasti kamu langsung menerkam ku. " Aluna terkekeh.


" Tapi suka kan ? " Anael tertawa terbahak-bahak sambil menaik turunkan alisnya membuat Aluna geli melihat sikapnya dan akhirnya ikut tertawa.


" Justru aku ini jenuh jika di rumah terus, aku ingin menghirup udara luar rumah. Dan aku kangen masakan restoran. " Ucap Aluna tersenyum manja.

__ADS_1


Akhirnya Anael dan Aluna pergi meninggalkan rumah menuju restoran nya. Anael memarkirkan mobil nya di halaman parkiran restoran dan mereka memasuki restoran berjalan beriringan.


" Hai...pria Hero..." Teriak sang wanita membuat langkah Anael dan Aluna terhenti dan menoleh ke arah orang yang memanggil.


__ADS_2