
Dengan wajah cool Anael menatap sekilas siapa yang memanggil dirinya. Berbeda dengan Aluna sang istri yang menatap tak suka ke arah Sarah. Ya wanita itu Sarah, wanita yang sempat bertemu dengan Anael saat dirinya menangis di sebuah halte.
" Terima kasih Hero...." Panggilan Sarah pada Anael.
" Terima kasih, silahkan anda menikmati makanan yang anda pesan ! Dan terimakasih atas kunjungan anda ke restoran kami ! " Anael mengulas senyum membuat Aluna merasa cemburu.
Aluna menarik tangan Anael, agar pergi meninggalkan Sarah.
" Siapa wanita itu ? Apa kekasih nya ? " Sarah mencoba menerka nya setelah Anael dan Aluna pergi berlalu meninggalkan dirinya.
" Siapa Sar ? ganteng banget. Sayang kayanya itu cewek nya deh. " Ucap Nina teman Sarah yang ada bersamanya.
" Entahlah....mungkin saja. Aku akan mencari tau tentang pria tampan itu. Kamu tunggu di sini dulu ! " Ucap Sarah membuat Nina menggelengkan kepalanya. Dia sangat tahu sifat temannya itu. Jika sudah penasaran dengan pria pasti begitu, meskipun nantinya akan tersakiti.
__ADS_1
Sarah menghampiri seorang wanita yang seperti nya supervisor dari restoran itu..
" Selamat siang mba...boleh saya menanyakan sesuatu ? " Ucap Sarah ramah.
" Ya mba...ada yang bisa saya bantu ? Saya Dewi supervisor di restoran ini. " Ucap Dewi tak kalah ramah.
" Maaf mba bisa kita ngobrol berdua, ada yang saya mau tanyakan masalah pribadi. " Ucap Sarah membuat Dewi mengerutkan keningnya merasa bingung. Namun demi sebuah pelayanan akhirnya Dewi mengajak Sarah duduk di sebuah bangku yang kosong.
" Makasih Loch mba Dewi mau memberi kesempatan pada saya untuk bisa mengobrol dengan mba. Mohon maaf saya mau nanya wanita yang tadi bersama pria pemilik restoran siapa ya ? Dan saya boleh tau ga nama pemilik restoran ini yang tadi sempat saya panggil. " Ucap Sarah to the point tanpa malu.
" Maaf ya mba memang nya ada apa bertanya tentang mereka ? Apa ada kepentingan lain mba ? Soalnya saya sedang bekerja, tidak bisa bicara panjang lebar jika bukan urusan pelayanan restoran. " Ucap Dewi tegas, dia tak mungkin membongkar urusan pria bos nya dengan orang yang tak di kenal.
" Baiklah...Terima kasih mba Dewi atas informasinya ! "
__ADS_1
Sarah pergi kembali menghampiri ke meja temannya....
" Ternyata itu istrinya bukan kekasihnya..." Sarah langsung mengungkapkan pada Nina membuat terbahak-bahak.
" Kasihan amat sih nasib Lo. Kemarin si Andi ternyata hanya pengen duit Lo doank, dan dia di belakang lo masih menjalin hubungan sama pacar nya. Sekarang lebih parah lagi, Lo suka sama suami orang. " Nina terkekeh dengan temannya yang baginya cinta sangat tragis di banding dirinya tetap menyandang status jomblo.
" Siala* Lo ketawain gw ! Teman susah senang banget. " Ucap Sarah, dirinya merasa kesal karna teman nya justru mengejeknya di saat hatinya merasa panas ternyata pria yang dia idamkan sudah menikah.
" Ya udah lupain aja ! Orang dia da punya istri gitu ! " Nina mencoba memberi saran.
" Lihat aja nanti ! " Ucap Sarah tersenyum penuh arti. Hingga membuat Nina hanya bisa menarik nafas panjang.
" Dasar keras kepala ! Nanti kalau kecewa jangan nangis ! " Nina mengingatkan, membuat Sarah merasa kesal karna temannya tak mendukung keinginan nya.
__ADS_1
Sedang di ruang kantor nya Anael sedang mencoba menenangkan sang istri, memberi pengertian tentang apa yang terjadi. Namun tetap saja Aluna terus merajuk, bahkan dirinya tak mau di cium oleh suaminya....