
Bersahabat dengan Malaikat Cinta
Anael membopong tubuh Aluna ke dalam mobil. Untungnya para sahabat nya sudah menjaga Aluna dari setan jahat. Anael melirik ke arah Aluna yang mata nya masih terpejam. Sungguh miris melihat wajah Aluna saat ini. Mata nya terlihat merah membengkak seperti habis menangis. Ada perasaan kasian yang di rasakan Anael saat menatap wajah Aluna yang terlihat frustasi.
Anael membaringkan tubuh Aluna di ranjang kamarnya. Lalu ke dapur untuk membuatkan teh manis hangat.
Aluna perlahan membuka mata nya melihat sekeliling kamar.
" Kamar siapa ini ? Aku di mana ? " Hatinya penuh tanda tanya.
" Kau sudah sadar ? Mau ke mana kamu ? Kamu masih lemah, minum lah dulu teh manis hangat ini ! " Suara Barito Anael terdengar membuat Aluna menengok melihat sosok orang nya.
" Kau ? Apa yang terjadi dengan ku ? Mengapa aku ada di sini ? " Ucap Aluna yang hati nya penuh pertanyaan.
" Tenang saja...Aku tak akan berbuat jahat padamu. Mari duduk dulu biar kamu tenang ! " Sahut Anael sambil meletakkan teh ke meja di ikuti Aluna yang kini sudah duduk.
" Aku minta penjelasan dari mu ! " Ucap Aluna tanpa basa basi.
Anael tertawa keras membuat Aluna mengerutkan keningnya.
" Mengapa kau tertawa ? Memangnya ada yang lucu ? " Ujar Aluna.
" Kamu. " Ucapan Anael yang membuat Aluna menunjukkan jari ke arah dirinya.
" Ya. Kamu yang lucu. " Ujar Anael sambil tersenyum.
" Terserah kamu saja lah. Tolong cepat katakan, aku ingin segera pulang ! Apa yang terjadi padaku ? Mengapa aku ada di sini ? " Ucap Aluna ketus.
" Baiklah aku akan ceritakan semuanya. Kamu aku temuin di halte di jalan xxx dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kebetulan aku sedang melintas di daerah sana. Tanpa pikir panjang aku turun dan membopong mu ke mobil ku. Aku berniat menolong mu. Aku juga baru sadar kalau wanita itu adalah kamu orang yang pernah aku kenal. Bahkan sahabat ku malaikat cinta telah membantu menolong mu menjaga diri mu dari setan jahat. " Jelas Anael, tapi dia masih menutupi identitasnya, sehingga harus berbohong dengan yang sebenarnya.
" Malaikat cinta ? Setan jahat ? " Ucap Aluna penuh tanya.
__ADS_1
" Malaikat cinta adalah sahabat ku, dia akan menolong wanita yang merasa sakit hati dari pengkhianatan kekasihnya. Dan dia juga akan melindungi. Benar kan kamu pernah berpikir untuk mengakhiri hidup mu ? Nah itu adalah setan jahat yang membuat kamu berpikir melakukan hal bodoh. " Ungkap Anael
" Lalu mengapa tadi menertawakan aku ? " tanya Aluna.
" Karna kau itu lucu ? Kau bisa ketus ke malaikat cinta seperti ku yang datang menolong mu . Namun ke kekasih mu yang berkali - kali menyakiti mu, kau tidak bisa berbuat tegas. " Sahut Anael.
Aluna terbawa suasana. Hingga dirinya langsung memeluk Anael erat. Menumpahkan kesedihannya. Anael pun mengusap rambut indah milik Aluna. Sungguh hatinya merasa sakit saat orang yang dia sayang menangisi laki - laki lain.
" Sudahlah tak pantas kau tangisi laki - laki seperti itu ! Kau pantas untuk bahagia. Sekarang kamu punya aku, kita bersahabat ya. " Ucap Anael.
Tanpa aba - aba Aluna mendekati wajah Anael, memandang sangat dalam laki - laki di hadapannya. Tanpa sadar bibir mereka semakin mendekat dan Aluna lah yang memulainya.
Entah mengapa ciuman pertamanya justru dia berikan kepada Anael yang baru dekat dengannya.
Aluna memperdalam ciumannya dan memberikan sentuhan lembut di wajah dan tubuh Anael. Membuat Anael seperti terkena aliran listrik. Inilah hal pertama kalinya dirinya merasakan hal itu.
Aluna berubah menjadi sangat aktif. Berusaha agar Anael mengikuti permainannya. Aluna sadar ini adalah hal pertama juga bagi Anael. Dia ingin bermain - main dengan malaikat cinta sahabat nya.
" Aaaaahhh.." Saat Anael melakukan hal itu.
" Buka saja kancing baju ku , biar lebih nikmat ! " Bisik Aluna nakal ke telinga Anael.
Anael membuka satu - satu kancing milik Aluna hingga terpampang jelas dua gundukan indah milik Aluna. Aluna mengajarkan Anael untuk mere*** nya. Sungguh membuat Aluna terbang melayang. Tangan Aluna turun ke bawah untuk memegang milik Anael dan tanpa sadar ingin membuka nya.
Namun Anael menarik tangan Aluna. Membuat Aluna mengerucutkan bibirnya.
" Jangan sayang...ini tak baik. Kita belum menikah. Mengapa kamu bisa liar seperti ini sayang. " Ucap Anael membuat wajah Aluna memerah.
Aluna membetulkan kancing baju nya. Ini hal pertama kali yang di lakukan Aluna, sungguh sangat memalukan. Bisa - bisanya dia berbuat liar dengan laki - laki yang baru dia kenal. Padahal dengan kekasihnya dulu, dia selalu menolaknya.
Anael menghampiri Aluna dan memeluknya dari belakang.
__ADS_1
" Maaf bukan aku tak mau...Tapi aku ingin menikahi dirimu terlebih dulu, baru kamu bebas melakukannya. Aku suka permainan liar mu. " Ucap Anael sambil menggigit telinga Aluna dengan lembut.
Aluna menangis kembali, bahkan air mata nya mengalir deras.
" Apa yang kamu tangisi sayang ? Ceritakan padaku ! " Ujar Anael.
Aluna memandangi wajah tampan Anael. Entah mengapa perasaan nya begitu teduh dan wajah nya membuat jantungnya berdegup jantung. Apa mungkin ini yang di katakan cinta pada pandangan pertama.
" Apa kau mencintaiku ? " Ucap Anael sambil menggoyangkan alisnya.
" Dasar kepedean..." Sahut Aluna sambil memikul dada bidang milik Anael.
Anael meraih tangan Aluna, dan kedua mata mereka kini saling menatap.
" Jangan pernah takut lagi menjalani kehidupan ! Ada aku di sini. Kembalikan apartemen miliknya dan kamu keluar dari tempat kerjanya. Aku akan memberikanmu Apartemen untuk mu dan juga mobil untuk kamu. Dan mulai hari ini kamu akan menjadi kekasih ku. Aku akan memberikan uang untuk kebutuhan mu. " Ucap Anael yang langsung mengecup bibir mungil Aluna.
" Benar kah apa yang dengan kamu ucapkan ? " Tanya Aluna yang masih memandang Anael
" Tentu saja...tapi mungkin tidak untuk selamanya. Karna hidup ku di dunia hanya sementara. " Ungkap Anael dengan mata yang terlihat mendung.
" Memang nya kenapa ? " Tanya Aluna.
" A..aku malaikat cinta yang sedang di berikan kesempatan untuk turun ke bumi menjalani kehidupan layaknya seorang manusia dan aku di perbolehkan untuk merasakan jatuh cinta. Namun semua itu hanya untuk 2 tahun di dunia. " Jelas Anael lirih.
" Maaf aku ga mau kalau seperti itu. Aku lelah harus merasakan sedih kehilangan orang yang aku sayang nantinya. " Ungkap Aluna datar menutupi rasa sedihnya.
" Aku mohon temani hari - hari ku ! Aku mencintaimu. Aku juga inginnya selamanya hidup bersama mu. Semoga suatu saat nanti aku bisa benar - benar menjadi manusia seutuhnya selamanya. " Ucap Anael memohon.
" Aku tidak pernah menyangka ucapan ku bisa menjadi kenyataan. Saat kecewa ku pada Adipta, aku pernah berucap malas untuk jatuh cinta lagi pada manusia. Dan berharap akan ada malaikat cinta yang hadir di hidupku. Tapi aku ga mau jika hanya sementara. Hiks...Hiks .." Ujar Aluna merasa sedih.
Tetap dukung karya ku ya, meskipun cerita ini hanya kehaluan saja..🙏😘😍😄😃
__ADS_1