Suamiku Malaikat Cinta

Suamiku Malaikat Cinta
Menjelang kelahiran


__ADS_3

Setelah makan, Aluna memutuskan untuk duduk santai di taman belakang. Karna kini jam masih menunjukkan pukul 09.00 pagi, hingga akhirnya mereka memilih istirahat duduk santai sambil berjemur.


" Cape ya ? " Tanya Anael saat melihat sang istri menyenderkan tubuhnya di bangku taman. Sesuai permintaan Aluna, Anael membuatkan sebuah taman yang berisi berbagai macam bunga di halaman belakang dan sebuah saung yang harus melalui jembatan yang di bawahnya terdapat kolam ikan.


" Ga terasa ya waktu perpisahan kita semakin dekat ? Huhft rasanya aku ingin waktu ini terhenti dan tak akan ada hari esok yang sangat menyakitkan. " Ujar Aluna yang terlihat lesu.


" Sayang...kamu harus tetap semangat demi buah hati kita ! Semoga takdir bisa merubah semuanya. Dan kita bisa tetap bersama dalam kurun waktu lama. " Dan seperti biasa Anael menenangkan hati sang istri yang terasa rapuh. Perpisahan memang sangat menyakitkan, terlebih saat kita kehilangan orang yang kita cinta untuk selamanya.


Tak terasa waktu menunjukkan pukul 10.00, saat Aluna menoleh jam di ponselnya. Aluna dan Anael bergegas untuk bersiap-siap ke sebuah mall di daerah Jakarta. Sesuai rencana mereka, siang ini mereka akan mempersiapkan semua keperluan untuk menyambut buah hati mereka menjelang kelahiran sang istri.


Tak butuh waktu lama kini mereka telah sampai di sebuah mall yang jaraknya tak jauh dari rumah mereka.


Anael menggandeng sang istri dengan mesra, terlebih kini sang istri semakin sulit berjalan karna perutnya yang semakin membesar dan kakinya sedikit membengkak.

__ADS_1


" Sayang...pilih semua yang kamu inginkan untuk anak kita ! " Ujar Anael. Berdasarkan perkiraan hasil USG, Anael dan Aluna akan memiliki seorang putri. Sehingga hampir semua perlengkapan yang di pilih Aluna berwarna pink. Aluna juga berencana akan mendekor kamar untuk putri mereka dengan pernak pernik berwarna pink.


Tawa riang dan rona bahagia tergambar dari wajah mereka. Bahkan Anael ikut andil dalam memilihkan pakaian untuk buah hatinya.


Sudah hampir dua jam lamanya mereka memilih semua perlengkapan yang mereka butuhkan.


" Sayang...aku lelah ! " Ujar Aluna yang terus memegang pinggul nya tak kuasa menahan berat badannya sendiri.


" Aku belikan minuman dulu ! Kamu tunggu sini ya ! Kamu mau minum apa ? " Tanya Anael.


" Aku ingin orange jus. Seperti nya segar. " Sahut Aluna, yang sudah membayangkan segarnya orange jus.


Anael berjalan mencari sebuah kedai yang menjual minuman orange jus, setelah dua gelas orange jus sudah berada di tangannya dia kembali pada sang istri yang masih setia menantinya.

__ADS_1


Keromantisan mereka menjadi pusat perhatian pengunjung yang datang di mall tersebut. Dengan setianya Anael melayani sang istri.


" Ada yang ingin kamu beli lagi ga ? " Tanya Anael pada sang istri.


" Apa ya ? Stroller , box bayi , pakaian lengkap, pemanas asi , ember mandi semua nya sudah. " Aluna mengecek satu persatu catatan yang dia sudah tulis dengan barang yang sudah dia beli.


" Cukup seperti nya ! Semua sudah lengkap. " Sahut Aluna.


" Kamu mau makan apa ? Sebelum kita pulang, ayo kita makan dulu ! " Tanya Anael pada sang istri.


" Seperti nya makan steak enak. Aku mau ! " Ujar Aluna dan sesuai permintaan sang istri Anael mengajak Aluna ke sebuah restoran steak yang ada di mall tersebut. Dan mereka menikmati makan bersama.


Mampir di karya terbaru ku ya Berbagi Cinta : Madu dalam pernikahan ku 😍😘🙏

__ADS_1


__ADS_2