Suamiku Malaikat Cinta

Suamiku Malaikat Cinta
Kebahagiaan Aluna


__ADS_3

Kebahagiaan Aluna


Aluna dan Anael kini telah resmi menjadi sepasang suami istri. Meskipun tak ada pesta meriah di pernikahan mereka. Bahkan mereka tak mengundang tamu sama sekali. Hanya kedua orang tua Aluna yang menjadi saksi di acara pernikahan mereka. Untungnya kedua orang tua Aluna menerima permintaan anaknya yang dadakan.


Setelah acara selesai, Anael langsung menggendong Aluna ala bridal style memasuki kamar pengantin mereka. Anael telah mendekor kamar tersebut seindah mungkin untuk wanita pujaannya.


Anael meletakkan Aluna di atas ranjang. Lalu dirinya berbaring di samping wanita pujaannya. Aluna memejamkan matanya kala mengingat kisah asmaranya. Pertemuannya dengan Anael terasa seperti mimpi. Pertemuan singkat justru berakhir ke jenjang pernikahan.


" Aku mencintai dirimu...Terima kasih karna kamu mau menerima diriku apa adanya. " Ucap Anael sambil mengecup kening Aluna.


" Aku juga mencintaimu... Meskipun semua nya serba singkat, namun aku akan tetap menjalani kehidupan ini apa ada nya. Pertemuan yang singkat dan juga nanti nya akan adanya perpisahan yang sangat singkat. " Ucap Aluna lirih.


Perlahan Anael mendekati wajah Aluna. Kini tubuhnya sudah berada di atas tubuh Aluna, membuat Aluna tak berdaya. Sungguh hal yang memabukkan hati Anael dan juga Aluna. Terlebih ini adalah hal pertama bagi mereka.


Anael mulai me***** bibir mungil Aluna dan mulai mengeksplore lebih dalam lagi. Kedua nya memilih untuk menghentikan dulu aktifitas bercinta mereka untuk membuka pakaian yang mereka kenakan.


Anael membantu membuka pakaian yang menempel tubuh indah Aluna membuat wajah Aluna bersemu merah menahan malunya. Aluna terlihat malu - malu karna ini merupakan hal pertama baginya.


" Bagaimana kalau kita mandi bersama dulu. " Ucap Anael sambil mengedipkan mata genitnya menggoda Aluna.


Namun langsung mendapatkan gelengan kepala dari Aluna. Aluna merasa gugup, jantungnya kini berpacu sangat cepat.


" Aku ingin mandi sendiri saja. " Sahut Aluna sambil berjalan.

__ADS_1


Anael tersenyum bahagia kala melihat wajah sang istri yang sangat lucu itu. Sungguh dirinya bahagia bisa merasakan jatuh cinta.


" Bodoh...gara - gara aku tadi gugup, aku lupa membawa pakaian ganti lagi. Gimana ya ? Ga mungkin aku terus - terusan di dalam kamar mandi. " Ujar Aluna merutuki kebodohan.


Anael yang merasa bingung karna sang istri belum juga keluar kamar mandi. Dirinya takut terjadi sesuatu pada wanita yang baru saja dia nikahi.


" Sayang...apa kamu belum selesai ? Apa kau baik - baik saja ? " Ucap Anael dengan sangat lembut namun membuat rasa panik Aluna bertambah.


Tak juga mendapat jawaban dari sang istri, akhirnya Anael mengetok pintu kamar mandi sedikit keras dan juga mencoba membuka pintu secara paksa.


Akhirnya Aluna memutuskan untuk membuka pintu kamar mandi nya, dia berlindung di belakang kamar mandi dan hanya mengintip keluar untuk meminta tolong membawakan bathrobe untuk dirinya. Setelah mendapatkan, Aluna langsung keluar berganti dengan Anael.


Anael tertawa geli dalam hatinya kala melihat wajah panik sang istri tadi. Sungguh membuat dirinya tak tahan ingin menggoda istrinya.


" Apa wajah suami mu ini sangat ganteng hingga kamu tak mengedipkan mata sedikit pun. " Ucap Anael sambil menaik turunkan alisnya membuat Aluna malu tertangkap basah.


Anael mendekati Aluna dan langsung menggendong tubuh Aluna ke atas ranjang. Tanpa basa basi Anael langsung me***** bibir Aluna yang telah menjadi candu nya. Tangannya tak hanya diam, kini menelusuri leher jenjang milik istrinya dan sampailah ke kedua gundukan besar milik sang istri.


Aluna menikmati sentuhan lembut dari laki - laki yang kini telah resmi menjadi suaminya, hingga akhirnya terdengar suara indah dari bibir Aluna. Anael mempercepat permainannya, karna kini hasratnya sudah memuncak saat melihat tubuh polos sang istri.


" Apa aku boleh meminta hak ku sekarang padamu ? " Tanya Anael yang sudah di tutupi rasa yang bergelora.


Aluna menganggukan kepala nya tanda memberi izin untuk suaminya menikmati tubuhnya. Terlebih kini tubuhnya juga meminta hal lebih.

__ADS_1


" Pelan - pelan ya ! " Sahut Aluna dengan suara lembutnya.


Anael perlahan mencoba menerobos tempat kenikmatan milik istrinya. Hentakan demi hentakan dia lakukan perlahan hingga akhirnya terdengar rintihan rasa sakit dari bibir sang istri kala sang Arjuna sudah berhasil masuk.


" Sakit ? Tenang lah aku akan melakukan dengan perlahan. Kamu coba nikmati sayang...!" Anael mencoba meyakinkan Aluna.


Aluna mengikuti permainan suaminya. Rasa sakit yang dia rasakan tadi berubah menjadi rasa nikmat yang luar biasa kala sang suami memompa milik intinya. Sampai keluar lah suara indah dari milik Aluna membuat Anael tersenyum bahagia dan bertambah semangat memacu lebih cepat lagi.


Entah sudah berapa kali Aluna terjadi pele*****. Sungguh dirinya merasakan sensasi yang luar biasa. Anael mempercepat nya karna kini dirinya sudah berada di puncaknya. Dan akhirnya suara erangan keluar dari bibir Anael kala dirinya melakukan pele*****. Menumpahkan cairan hangat ke dalam rahim sang istri.


Anael ambruk di atas tubuh sang istri. Kini jantung keduanya masih berpacu cepat. Anael bangkit dari atas tubuh istrinya. Mengambilkan air minum untuk sang istri.


Aluna tersenyum mesum kala melihat sang suami berjalan masih dalam keadaan polos. Terlihat tubuh kekar sang suami dan juga sang Arjuna yang terlihat bangkit kembali.


" Apa kau menikmati permainan ku ? " Ucap Anael yang memainkan sang Arjuna hampir membuat Aluna yang sedang minum tersedak.


" Sayang...minum lah dengan hati - hati. Tak usah malu lagi, kau sudah merasakan nya. " Ungkap Anael sambil mengambil gelas di tangan Aluna.


Tanpa aba - aba Anael langsung mengukung tubuh istrinya. Sungguh kini apa yang di miliki sang istri telah menjadi candu untuknya. Hingga dirinya ingin terus melakukan nya tanpa lelah. Untungnya sang mertua mengerti apa yang sedang di lakukan kedua pengantin baru itu. Kedua orang tua Aluna merasa ikut bahagia. Meskipun awalnya mereka sempat merasa bingung karna Aluna tak menikah dengan Adipta.


Berbagai posisi telah di lakukan oleh kedua manusia yang baru saja mengucapkan ijab kabul. Anael sudah menikmati menjadi manusia seutuhnya. Merasakan jatuh cinta, di cintai dan merasakan sensasi luar biasa kala berhubungan intim dengan lawan jenis. Hal itu membuat dirinya untuk enggan kembali ke dunia nya meninggalkan istri tercinta nya.


Kini kedua pasangan sedang menetralkan degupan jantung yang berpacu cepat akibat permainan yang baru saja di lakukan. Anael menggenggam tangan Aluna. Hal ini adalah momen kebahagiaan Aluna karna bisa merasakan kasih sayang sayang dari Anael. Dirinya akan mencoba menjalani hidupnya dengan malaikat cinta nya dan berharap akan kekal abadi bukan hanya sementara.

__ADS_1


Terima kasih atas dukungan nya, Aku terus meminta dukungan dari kalian..😄😃😘😍🙏🙏


__ADS_2