
Diandra mulai membuka matanya dengan pelan-pelan, walaupun rasa nyaman di dalam pelukan Raynald membuat dia malas untuk bergerak, tapi dia sadar hari ini dia harus berangkat kuliah. Diandra menatap wajah tampan suaminya dengan penuh cinta dan mengigat kejadian semalam yang berhasil membuat dia tersenyum sendiri. secara tidak sadar Diandra memainkan alis dan bulu mata suaminya yang menurut dia itu sangat pas dan cocok berada di wajah suaminya yang tampan itu.
Raynald merasa ada yang membelai wajahnya sehingga dia bangun dan mendapati istrinya sedang memandanginya lagi tidur. "pagi sayang" sapa Raynald lalu mencium kening istrinya dengan penuh rasa cinta, namun hanya di balas senyum dan pelukan yang erat sama Diandra. "terimakasih sayang, kamu sudah mengijinkan aku menjadi suami kamu seutuhnya, setelah saat ini hanya aku yang boleh menyentuh tubuhmu seperti ini, aku tidak akan biarkan ada laki-laki lain yang memeluk dan mencium mu selain aku dan orang tua kita" kata Raynald yang mulai posesif sama istrinya
"iya kak aku janji, tapi kamu juga jangan pernah memeluk wanita lain seperti kamu memeluk ku saat ini yah kak" saut Diandra sambil masih memeluk tubuh suaminya
"iya sayang itu tidak akan pernah terjadi" ucap Raynald sambil mengecup puncak kepala istrinya
"aku mau mandi dulu yah kak, hari ini ada mata kuliah kaka kan, jadi aku tidak mau telat" ucap diandra sambil siap2 untuk mau ke kamar mandi
"aku anterin sini, kamu pasti tidak bisa jalan sendiri" saut Raynald sambil tersenyum nakalnya
"enggak ahhh, aku masih bisa jalan sendiri" sambil melangkahkan kaki sebentar dan AHHHHUUU sakit pekik Diandra yang merasa di daerah intimnya terasa sangat nyeri saat di buat jalan.
Raynald yang mendengar itu langsung bangkit dari tempat tidurnya dan menolong istrinya yang terlihat menahan sakit di antara dua kakinya tersebut.
"sayang kamu gak papa kan, sudah aku bilang kamu sihhh ngeyel kalau di kasih tau suaminya" sambil membantu memapah Diandra yang belum bisa berjalan.
__ADS_1
"kak, lain kali kalau mau lagi...tunggu hari libur yahhh.... biar aku bisa agak santai" dumel Diandra sambil memasang wajah cemberutnya
"aku tidak janji yahh sayang.... kalau aku lagi ingin, kapan pun akan aku cari kamu untuk segera aku makan" jawab Raynald sambil masuk ke kamar mandi bersama Diandra
"kakak ngapain masuk juga.... keluar sana aku mau mandi, nanti aku bisa telat ke kampus" saut Diandra yang melihat Raynald menutup pintu kamar mandi
"kita akan mandi bersama sayang... ayolahh.... apa kamu masih malu? aku sudah melihat semua itu semua" jawab Raynald sambil masuk ke dalam bathtub.
Diandra yang melihat tingkah suaminya itu mulai tidak tahu lagi harus bagaimana, dan seketika tangan Diandra di tarik oleh Raynald agar segera masuk juga ke dalam bathtub dan berendam bersama, tapi Diandra masih berusaha menahan dirinya agar tidak mau tergoda sama rayuan Raynald, dan yang di fikirkan sekarang hanyalah selesai mandi lalu pergi ke kampus. karena hanya di kampus diandra merasa aman dari godaan Raynald yang mulai nakal.
setelah selesai mandi bersama, mereka langsung sarapan dengan roti, karena Diandra tidak memiliki waktu untuk masak sedangkan pembantunya di larang Raynald masak. setelah itu mereka berangka dengan menggunakan mobil yang berbeda, Raynald memakai mobil hitam mewah dia sedangkan Diandra memakai mobil merah kesayangannya.
Diandra sampai terlebih dahulu, karena Raynald menjaga Diandra dari belakang. setelah Diandra masuk, di susul mobil Raynald yang tiba kira-kira 3 menit setelah Diandra. saat Diandra keluar dari mobilnya, ada beberapa suara yang mengejutkan dari belakang.
"woyyyy...." teriak rara, karina,dan raisa
"ehhhh gila yahh kalian, kaget tau GW.... ini jantung cuma satu...kalau jantung GW copot gimana? mau tanggung jawab loe semua" jawab Diandra sambil mengelus dada nya
__ADS_1
"yahhh kalau copot tinggal pasang lagi... kan beres Dra, gak usah di ambil pusing" saut karina
"eehhh geblek loe yah kar... emang loe pikir jantung GW mainan yang bisa di lepas pasang se enak jidat loe" jawab Diandra sambil memukul karina dengan tas nya.
dan tawa mereka lepas saat bersama, akhirnya mereka berjalan masuk ke kampus untuk segera masuk kelas. seperti biasa saat mereka jalan semua mata para laki-laki tertuju pada ke 4 cewek cantik tersebut yang bagaikan bidadari turun dari kayangan, karena kecantikan yang mereka pancarkan saat itu.
"pagi Diandra, Rara, Karina, Lisa" sapa setiap para laki-laki yang mereka temui di lorong kampus
tapi seperti biasa mereka akan menjawab sapa para laki-laki itu dengan bercanda "PAGIII TAMPANNN HAHAHAHAH" jawab mereka secara bersama-sama
di lain sisi ada Raynald yang berjalan dengan santai menuju ruangan kantor dengan setelan jas yang membuat ke tampanan dia makin terlihat dan terpancar, sehingga mampu membius siapa saja yang melihatnya.
"pagi pak Raynald" "pagi pak Reynald" pagi pak Raynald" sapa beberapa mahasiswi yang sudah terpaku tidak bisa bergerak melihat dosen tampan itu
Raynald hanya membalas dengan lirikan dan melihat siapa yang menyapanya tanpa membalas dengan ucapan dan langsung pergi meninggalkan para mahasiswa tersebut.
__ADS_1
samar terdengar dari beberapa mahasiswi yang berbisik bisik namun masih terdengan di telinga Raynald " haduhhh pak Raynald makin hari makin ganteng aja, pasti bangga banget yang jadi istri nya....." "iyaaa.... aku mauu tauu jadi istri pak Raynald" mendengar itu Raynald senang dan tersenyum lalu masuk ke kantor nya.