
...cafe...
Raynald benar benar harus segera pulang untuk menemui Diandra, karena perasaannya sedari tadi tidak enak memikirkan istri yang dia tinggal di rumah sendiri.
"maaf ini sudah terlalu malam, saya benar benar harus pulang sekarang terima kasih untuk semuanya" seru Raynald dan langsung melangkah pergi keluar cafe.
melihat Raynald yang sudah meninggalkan cafe lisa tidak bisa menghentikan dia lagi, padahal rencana lisa belum selesai.
~sialan baru saja aku ingin menumpang di mobil pak Raynald padahal, biar semua dosen di sini mengira aku lagi dekat dengan pak Raynald. oke pak Raynald tunggu langkah saya selanjutnya ~ suara hati lisa yang ngedumel dari tadi.
...Di Rumah...
jam menunjukan pukul 10 malam, Diandra sudah benar-benar takut sekarang, bayangan perampokan 10 tahun lalu kembali berputar di kepalanya, bahkan Diandra sudah mualai berhalusinasi seakan akan dia mendengar suara tembakan yang ber saut-sautan DORRR DORRR DORR
"ampun tolong jangan bunuh saya, jangan bunuh saya" suara histeris Diandra yang berlari keatas dan kebawah mencari tempat untuk bersembunyi.
tak lama kemudian Raynald datang, dan memasukan mobilnya ke dalam garasi. saat mau memasuki rumah, Raynald berjalan mencari keberadaan istrinya tersebut, dia masuk ke kamar tapi ternyata Diandra tidak ada di dalam kamar, di dalam kamar mandi pun sama Diandra tidak ada bahkan di ruang kerja Raynald juga sama Diandra tidak ada di mana mana. Raynald mulai berfikir dan terus mencari Diandra di dalam rumah
__ADS_1
"Diandra kamu di mana.... Din... Din... kamu dinama" suara Raynald yang tidak kunjung di sauti Diandra
~kemana sihhh anak itu, apa dia pergi. tapi gak mungkin mobil dan motornya tadi terparkir di garasi, jadi gk mungkin dia pergi apalagi ini sudah malam~ suara hati Raynald yang mulai kesal mencari Diandra tak kunjung ketemu.
setelah lama berputar di rumah akhirnya Raynald memutuskan untuk mengambil minum di kulkas yang ada di dapur,
"kok seperti ada suara perempuan nangis, dari mana yahh suaranya" kata Raynald sambil celingak celinguk mencari sumber suara tersebut.
akhirnya Raynald yakin suara tersebut berasal dari dalam lemari bawah yang ada di dapur tersebut, dan Raynald Memutuskan untuk membukanya dan betapa terkejutnya dia ternyata yang menangis itu ternyata istrinya
"ASTAGA DIANDRA KAMU KENAPA.... " suara Raynald yang panik melihat istrinya seperti itu.
"siapa yang akan bunuh kamu, ini aku Raynald suami kamu. jangan takut sini sini keluar ayo" Raynald berusaha menenangkan Diandra
"kak Raynald.... kak aku takut..... hiksss... hiksss... aku takut kak..... " saut Diandra sambil memeluk Raynald.
~kamu kenapa din, apa segini takutnya kamu saat di dalam rumah sendiri, apa yang terjadi sama kamu.... maaf kan aku sudah lalai menjaga kamu~ suara hati Raynald yang penuh tanda tanya.
__ADS_1
akhirnya Raynald membawa istrinya ke dalam kamar, dan mencoba menenangkannya sambil di peluk tubuh istrinya yang sudah bergetar dan menangis ketakutan sedari tadi
"kamu tenang yahh din... tenang... ada aku disini. tidak akan ada yang bisa menyakiti kamu disini" Raynald yang berusaha membuat Diandra tenang.
"kakak ambilakan air untuk kamu yahhh" sebelum Raynald pergi tangannya sudah di tarik Diandra.
"jangan pergi kak... aku takut sendirian...hiksss... hikss" Diandra memohon sambil menangis
"kakak gk lama sayang... tunggu sebentar yahh kakak cuma ke dapur buat ambil minum saja kok... " mendengar kata kata Raynald memanggilnya sayang, itu membuat hati Diandra jauh lebih tenang. sehingga Diandra cuma menganggukan kepalanya tanda setuju.
kembalinya Raynald dari dapur membawa minuman untuk istrinya, yang sedang duduk memeluk kakinya sendiri dan masih terlihat melamun membuat hati Raynald sangat sakit. pasalnya karena dia Diandra seperti ini, walaupun dia sendiri tidak tau kalau hasil dia meninggalkan Diandra sendiri di rumah bakalan seperti ini, kini Raynald hanya bisa menyalahkan diri sendiri.
"minum dulu din" sambil menyodorkan minuman pada Diandra
"setah ini kamu tidur yahhh, gk usah memikirkan yang enggak-enggak. kakak akan temani sampai Diandra tertidur" ucap Raynald sambil mengecup kening istrinya
__ADS_1
"kak.... malam ini tidur peluk Diandra yahh kak, jangan tinggalin Diandra lagi yahh kak, Diandra mohon" pinta Diandra yang langsung di setujui Raynald
malam ini untuk pertama kalinya, mereka tidur saling berhadapan dan daling berpelukan.