Suamiku Yang Terhebat

Suamiku Yang Terhebat
BAB 9


__ADS_3

selesai makan, Diandra membereskan semuanya dan mencuci piring hingga bersih, setelah itu Diandra memilih untuk menonton TV di ruang keluarga dan memakan cemilan keripik singkong kesukaan dia. sementara itu Raynald berada di ruang kerjanya untuk menyelesaikan beberapa berkas yang masih menumpuk.


setelah 2 jam lamanya, rasa kantuk sudah menyerang mata Diandra "udah ahhh ngantuk.... kak Raynald masih kerja atau sudah selesai yahhh?" gumam Diandra sambil meletakkan cemilannya ke dalam lemari dan mematikan TV nya lalu naik ke atas untuk memastikan Raynald ada di ruang kerjanya atau sudah di kamar


"TOK.. TOK.. TOK.. kakkkk kakak di dalam? " seru Diandra dari luar pintu ruang kerja Raynald


"masuk sayang.... tidak di kunci" jawab Raynald dari dalam


ceklekkk... pintu di buka Diandra sambil memasang wajah cemberut berjalan ke arah Raynald

__ADS_1


"kak aku ngantuk.... mau tidur, kakak gak ngantuk apa? dari tadi kerja terus " protes Diandra pada suaminya


Raynald yang melihat istrinya sudah cemberut lalu berdiri dan menghpori Diandra yang ada di depannya sambil tersenyum melihat tingkah istrinya itu


CUPPPPPPP.... Raynald mencium bibir istrinya dan berkata "kamu tidur dulu yahhh kakak masih banyak yang harus di kerjakan ini, setelah selesai nanti kakak susul ke kamar" ucap Raynald pada Diandra


"iyadehh... jangan malam malam yahh kak, ingat kondisi jangan sampai sakit" ucap Diandra yang tidak ingin mengganggu suaminya kerja, lalu di balas anggukan kepala sama Raynald


"EH EH EH ngomong apa itu tadi.... " sahut Raynald sambil mengejar Diandra

__ADS_1


Diandra yang tau suaminya denger dan mengejar dia, akhirnya Diandra lari secepat kilat masuk ke kamar untuk menyelamatkan diri dari Raynald dan menutup pintu kamar, tapi naasnya sebelum Diandra berhasil mengunci pintu Raynald sudah berhasil mendorong pintu dan menangkap tubuh istrinya itu dan di peluknya.


"ampun kak... ampun kak... Ampunnn" suara Diandra yang meronta ingin di lepaskan dari dekapan tubuh Raynald


"enak saja minta ampun... aku hatus memberi pelajaran yang tidak bisa kamu lupakan seumur hidup kamu sayang" sambil mendorong tubuh Diandra ke lemar dan menjepitnya dengan kedua tangan Raynald


Diandra yang mendengar itu langsung melototkan matanya dan hanya bisa diam di tempat sambil menerima dengan pasrah perbuatan Raynald pada nya


Raynald mulai mencium bibir istrinya dengan lembut, dan tak lama ciuman itu menjadi semakin panas lalu ciuman itu turun ke leher dan Raynald membisikan sesuatu pada telinga istrinya "aku menginginkannya, sudah lama aku menahan tapi kali ini tolong ijinkan aku menjadi suami mu seutuhnya" mendengar ucapan Raynald itu membuat Diandra makin tidak bisa apa apa lagi. akhirnya dia juga mulai membalas serangan Raynald padanya, dan akhirnya nya mereka meneruskan aksinya itu di atas ranjang mereka.

__ADS_1


tangan Raynald mulai nakal berlari ke sana sini sehingga membuat desahan pada mulut Diandra, dan dengan sekejap baju mereka berdua entah sudah di lempar kemana. lalu Raynald mulai mencoba membobol pertahanan istrinya selama ini dengan hati hati dan penuh kelembutan, sementara diandra sudah menahan rasa sakit pada daerah intimnya tersrbut dan tak lama butiran bening mulai menetes, melihat istrinya menangis Raynald lalu mencium bibir Diandra untuk menenangkannya. dan akhirnya pertahanan Diandra berhasil untuk di bobol suaminya Raynald, mereka menghabiskan malam yang indah itu dengan rasa cinta yang terus mereka ucapkan satu dengan yang lainnya, dan desahan demi desahan antar ke duanya membuat semakin bergejolak untuk menghentikan waktu saat itu juga.


__ADS_2