
setelah mata kuliah pak Bimo selesai Diandra, Rara, Karina dan Raisa memutuskan makan siang di kantin kampus. kali ini Diandra mentraktir ke tiga temannya tersebut "Dra jadikan loe traktir kita" kata Raisa untuk memastikan hal tersebut
"iya.... iya GW traktir kalian semua, mana pernah sihh GW ingkar janji" saut Diandra
sampainya di kantin, mereka semua makan bakso dan duduk di meja yang berada di tengah, jadi sudah dipastikan mereka akan menjadi pusat perhatin banyak orang. karena tidak bisa di pungkiri kecantikan diandra dan juga teman temannya memang sudah terkenal di dalam kampus tersebut.
Diandra menggunakan kaos pink sehingga membuatnya terlihat makin cantik, walaupun gayanya kali ini terkesan santai tapi tetap saja mau baju apa pun yang ia gunakan pasti akan terlihat cocok
rara terkesan cuek dengan penampilan, yang penting pas dan cocok untuk di kenakan kenapa tidak.
karina lebih memilih menggunakan kaos dan kemeja putih sehingga terlihat makin cantik tanpa make up yang berlebihan
raisa sama layaknya anak kampus lain, mementingkan penampilan dan menggunakan riasan yang natural.
setalah sekian lama Diandra dan ke tiga temannya menjadi pusat perhatian, tak lama terdengar mahasiswa perempuan yang berlari pada temannya dan bilang
"PAK RAYNALD MAU MAKAN DI KANTIN.... " mendengar suara itu seketika semua mahasiswa perempuan langsung histeris dan menunggu kedatangan Raynald di kantin.
dan benar saja semua mata para perempuan langsung tertuju di titik yang sama yaitu sosok Raynald yang berjalan menuju kantin, walaupun Raynald memasang wajah dingin dan tidak bisa ramah ke semua orang. tapi nyatanya itulah yang menjadi daya tarik buat para kaum hawa untuk mendapatkan perhatian dari dosen tampan tersebut.
__ADS_1
" hihhhhh sebel banget GW, kenapa sihh mata mereka gk bisa di jaga, sebegitunya banget lihat kak Raynald" dumel Diandra yang hanya bisa di dengar sahabatnya saja
"cieeee kamu cemburu dra" sahut raisa
"enggak siapa yang cemburu, GW hanya
gak suka aja lihat mereka memperhatikan kak Raynald sebegitunya" sahut Diandra sambil memasang tampang yang sudah tidak bisa di kondisikan lagi.
melihat Diandra seperti itu teman temannya hanya bisa tertawa, karena mereka tau ada rasa di antara pasangan suami istri ini tapi mereka enggan mengakui saja.
Raynald yang melihat Diandra cemberut membuat dia bertanya tanya dalam hatinya
~kenapa dia cemberut seperti itu, apa dia gak suka ada aku disini? atau apa sih. tapi kalau di lihat lihat istriku itu cantik sekali, ingin rasanya aku kesana lalu mencium kening dia dan juga memeluk dia saat dia cemberut seperti itu~
"Woyyyy ngapa loe bengong hahhh, mikirin apa loe.... hal hal jorok yahhhh" suara Jimmi sahabat sekaligus rekan Raynald di kampus.
walaupun jimmi sahabat Raynald, dia tidak pernah di kasih tau siapa istri Raynald sebebarnya yang dia tau Raynald sudah menikah yahhh sebatas itu saja.
"Ray loe lihat deh mahasiswi cantik di sana (sambil menunjuk meja yang tempati Diandra dan 3 sahabatnya) GW suka sama salah satunya" celetuk jimmi pada Raynald
Raynald tersadar kalau yang di tunjuk jimmi adalah istrinya, tapi Raynald tidak mau gegabah sehingga dia ingin memastikan pada jimmi siapa yang dia sukai
"loe suka yang mana? bukanya di situ ada 4 cewek, gk mungkin lahh loe suka semuanya" sambung Raynald untuk memastikan.
__ADS_1
"GW suka sama Diandra Ray" jawaban jimmi yang seketika seperti sambaran petir di siang bolong dan pas mengenai hati Raynald
"HAHHHH DIANDRA... " sepontan Raynald teriak dan berdiri dari tempat duduknya
tentu saja tingkah Raynald tersebut menjadi tontonan satu kantin, yang pasti banyak orang disana. seketika Raynald sadar kalau jadi pusat perhatian sehingga Raynald duduk kembali
"loe kenapa sekaget itu Ray, jangan jangan loe juga suka sama Diandra. ayolahh Ray loe sudah punya istri loe biarin sih Diandra sama GW jangan loe sikat semua" seru jimmi pada Raynald
"tau ahh GW balik dulu ke kantor, dah kenyang GW" sambung Raynald dan langsung meninggalkan jimmi di kantin sendiri.
sesampainya Raynald di kantor, dia kembali di sibukkan dengan laptop dan tugasnya yang sangat menumpuk. sampai sampai dia tidak menghiraukan di orang lain yang sedari tadi menatapnya di balik pintu kantornya tersebut. dan tak lama ada bunyi ketukan yang membuyarkan konsentrasi Raynald pada laptop nya.
"TOK.... TOK.... TOK" permisi ucap seorang perempuan yang langsung masuk ke kantor Raynald
Raynald yang kaget kenapa perempuan itu langsung masuk tanpa menunggu perintah dari nya terlebih dahulu langsung berdiri dari sofa dengan memasang wajah yang sangat dingin.
"iya kenapa" jawab Raynald
"maaf pak, saya lancang langsung masuk. saya ke sini mau ngasih tahu kalau nanti ada rapat dengan para dosen" jawab perempuan itu yang bernama lisa
"hemmm" jawab Raynald sambil berjalan menuju kursi kerjanya
mendengar jawaban Raynald yang seperti itu membuat lisa tidak mau menyerah untuk berlama lama berada di ruangan Raynald, "maaf pak, apa bapak sudah makan? kalau belum apa kita bisa pergi bersama untuk makan di cafe dekat kampus atau enggak di kantin kampus? " lisa yang mencoba untuk mendekati Raynald
"maaf saya sibuk sekarang, bisakah anda keluar dari ruangan saya sekarang" jawab Raynald yang sudah tidak nyaman dengan dosen perempuan tersebut
"ohhh gitu...iya pak maaf saya mengganggu waktu bapak" jawab lisa sambil pergi dan menutup pintu kantor Raynald
__ADS_1
Lisa adalah dosen yang bisa di bilang cantik, putih dan dia seorang janda. lisa ingin sekali dekat dengan Raynald, karena sudah pasti Raynald kaya raya dan sangat tampan. maka dari itu lisa ingin menjadi nyonya Raynald di masa depan untuk merubah nasib dan menjadi perempuan sosialita.