Suamiku Yang Terhebat

Suamiku Yang Terhebat
BAB 24


__ADS_3

...Di kampus...


saat Diandra sampai kampus ke tiga teman Diandra sudah menunggu di parkiran, karena di dalam kampus sangat riuh sekali. banyak sekali mahasiswi yang saling tanya, bahkan ngecek internet mencari tau siapa sosok yang beruntung menjadi suami dosen idola mereka dan membuat mereka patah hati secara bersama-sama.


"Dra... akhirnya kamu datang juga... kita fikir kamu tidak masuk hari ini" sapa karina


"kenapa aku harus tidak masuk coba... lagian kabar itu bukan gosip yang salah kan, memang istri pak Raynald adalah salah satu mahasiswi yang ada di kampus ini. jadi tidak ada yang salah kan.. " jawab Diandra dengan santai


"cieee berarti kamu tidak keganggu dong dengan gosip yang beredar sekarang" tanya rara


"yahhh enggak lag Ra... kamu mahh ada ada aja sih.. jadi istri seorang Raynald Daniyan Argadinata itu adalah sebuah kebanggaan besar tau... " saut Raisa


"yahh udah... kita masuk yuk, sudah jam berapa ini" jawab Diandra


mereka berempat langsung masuk ke areah kampus dan memecah keriuhan para mahasiswi yang sedang berkerumun di lorong kampus, sedangkan sekarang bukan hanya mahasiswi yang riuh tapi juga mahasiswa juga tak kalah riuh karena kedatangan ke 4 bidadari kampus yang sangat cantik-cantik.


"lihat dehh bidadari gw lewat tuh.. " kata mahasiswa A


"mereka itu milik gw beg*k" saut mahasiswa B


"kalau gw cukup Diandra aja" saut mahasiswa C


"ternyata kita juga masih eksis di kalamgan para cowok-cowok yah... hahahha" kata Raisa


"dasar ganjen" ejek Diandra


"enak aja ganjen... kan mereka yang godain kita, jadi yahh nikmati aja hahaha" saut Raisa lagi


setelah beberapa lama akhirnya jam mata kuliah mereka selesai juga, berhubung mata kuliah hari ini cuma 1 dan jam masih menunjukan pukul 11, akhirnya Diandra, Rara, Raisa dan Karina memutuskan untuk jalan ke mall sebentar buat cuci mata, karena memang mereka sudah lama tidak pernah jalan bareng.


"Dra lebih baik kamu ijin sama suami kamu Dra, biar dia tidak khawatir " kata Rara


"iyalah... pasti aku ijin kak Raynald dulu, kalau tidak ijin bisa mati aku di buat kak Raynald kalau enggak bisa-bisa minimal dia buat aku gak bisa jalan lagi" jawab Diandra sambil pasang wajah ngeri


"ihhh gila sadis banget Dra hahaha" saut Karina


"tapi gak papa tau sadisnya kan sayang... trus pasti hukumannya juga di buat begadang hahahaha" saut Raisa


"apaan sihh... dasar gesrek" jawab Diandra


"hahahhaha kamu baru tau Dra kalau sahabat loe yang satu ini sudah gesrek dari dulu" celetuk Rara


"sahabat Loe juga kali Ra dia" jawab Diandra yang gak mau kalah

__ADS_1


"enggak enak aja... sahabat loe mungkin kar" kata Rara


"enggak-enggak aku gak kenal siapa dia hahahaha" saut karina


"terus aku sahabatnya siapa hayo... dasaryahh kalian itu gak punya hati" jawab Raisa sambil memasang wajah sedih


"hahahaha sudah-sudah gw mau ke kantor laki gw dulu yahh, buat minta ijin" kata Diandra sambil berjalan menuju kantor Raynald


TOKK TOKKK TOKKKK


"masuk" saut dari dalam


"kak.... " sapa Diandra sambil menutup pintu kembali


"iya sayang kenapa" jawab Raynald


"kak hari ini kan aku audah tidak ada kuliah, aku sama anak-anak mau jalan ke mall yah bentar kok tidak lama" kata Diandra dengan suara manja dan memeluk tubuh Raynald dari belakang yang lagi duduk di kursi kerja dia


"sekarang banget apa perginya" jawab Raynald


"iya kak... nanti kita pulang sebelum malam deh JANJI" ucap Diandra masih dengan posisi yang sama


"nanti saja yahh biar kakak yang antar" jawab Raynald sambil khawatir sama keadaan istrinya jika keluar tanpa dia


"sayangggg kamu itu yahhh... kalau posisi kamu seperti dan kamu selalu menggoda aku kaya gini mana bisa aku nolak, tapi harus ada pengawal yang menemani kalian" ucap Raynald yang sudah luluh karena godaan istrinya


"iya gak papa itu terserah, tapi jangan terlalu mencolok yahhh" jawab Diandra


"iya oke... yah udah kakak ijinkan kamu pergi " kata Raynald lalu dia mencimu bibir Diandra dan ********** sebentar


diandra yang pipinya sudah memerah akhirnya memilih lari keluar ruangan dari pada dia tidak jadi berangkat jalan-jalan karena ulah suaminya itu


tapi tanpa mereka sadari dari tadi ada sepasang mata dan telinga yang mendengar obrolan mereka dari luar ruangan, iya dia lisa yang selalu mengawasi gerak-gerik Diandra dan lisa selalu mendapat info tentang Diandra lewat Mr X. saat Diandra keluar dari ruangan itu, lisa langsung sembunyi di tempat yang aman dan mulai merencanakan sesuatu untuk Diandra dan juga teman-temannya.


"ayo girls kita berangkat, aku dah dapan ijin dari suami ni" ucap Diandra


"oke berangkat..... " kata Karina


kali ini mereka berangkat dengan menggunakan mobil karina, karena mobil Diandra tiba-tiba bannya kempes jadi mereka berangkat bersama di mobil yang sama. mereka selalu tertawa dan cerita tentang kebahagiaan mereka tanpa henti.


saat sampai di jalan yang agak sepi, ban mobilnya tiba-tiba oleng akhirnya mereka turun semua dari mobil untuk ngecek kenapa, dan ternyata ban mobil mereka kempes 2. tapi tiba-tiba ada orang yang mukul tengkuk Diandra, Rara, Raisa dan Karina lalu mereka membawa tubuh ke 4 gadis itu ke dalam mobil.


para penjaga yang melihat itu langsung mendekat dan memukul keras salah satu preman itu, tapi naasnya preman itu membawa senjata api, lalu 3 penjaga itu di tembak tepat di betis kaki, tangan kanan, dan juga perut. ke 3 penjaga itu terkapar di tanah dan mencoba menghubungi rekan mereka untuk minta pertolongan

__ADS_1


kini Diandra, Rara, Raisa, dan juga karina di culik sama orang suruhan lisa. mereka semua di ikat di tempat yang sama dan mulut mereka di titip dengan sapu tangan agar mereka tidak mengeluarkan suara yang bisa membuat orang curiga.


Diandra tersadar lebih dulu, dan dia benar-benar kaget dengan tempat yang asing dan juga keadaan dia dan juga ke 3 temannya seperti lagi di culik orang. Diandra berusaha membuka ikan yang ada di mulutnya dengan cara di gigit dan akhirnya terbuka.


"woyyyy Girls bangun kalian semua... woyyy bangun.... " ucap Diandra sambil bisik bisik


akhirnya teman-teman Diandra bangun dan kaget dengan apa yang Mereka alami, karena mereka tidak pernah membayangkan akan di culik seperti ini. dan tak lama ada beberapa orang yang datang dan ada satu yang memakai topeng yang. mereka semua sedang tertawa melihat Diandra dan temanya di ikat seperti ini.


"bagaimana Diandra apa kamu merasa betah dan nyaman tinggal disini? " tanya orang bertopeng itu dan ternyata itu suara perempuan


"siapa kamu... kenapa kamu melakukan ini pada kami, apa salah kami sama kamu" ucap Diandra yamg masih lembut


"kalian ingin tau siapa aku hahhh... ingin tau.... BENERAN INGIN TAUUUU hahh" ucap wanita bertopeng itu sambil memegang pipi Diandra dengan kasar


"aku disini sebagai malailat pencabut nyawa mu Diandra" ucap lagi wabita itu


"hahahaha beraninya hanya dari belakang loe... kalau berani buka ikatan GW lalu kita duel 1 lawan 1 berani gak LOE setann" ucap Diandra


"sekarang buka topeng itu, dasar pengecut hanya berani sembunyi di balik topeng jelek itu" ucap karina


"oke aku buka sekarang.... " ucap perempuan bertopeng itu sambil terus membuka topeng yang menutupi wajahnya, dan betapa terkejutnya Diandra dan teman-temannya saat tau siapa wanita bertopeng itu.


"KAMUU" ucap serentak Diandra, Rara, Raisa dan juga Karina


"kenapa bu lisa melakuakn ini... kenapa bu... apa salah kita" ucap Diandra


"SALAH KAMU ADALAH KARENA KAMU MENIKAH DENGAN PAK RAYNALD ITU SEBUAH KESALAHAN TERBESAR KAMU, SEDANGKAB KALIAN..... KALIAN ADALAH TEMAN PEREMPUAN ****** ITU JADI KALIAN HARUS DI HUKUM JUGA.... HA HA HA HA HA " teriak lisa sambil tertawa puas


"Bawa perempuan yang di ujung itu untuk masuk ke ruangan itu, dan bunuh dia. jangan pernah membuka tali ikatannya, cuma buka penutup mulutnya saja.. biar teman-teman nya yang disini mendengar betapa kesakitnya teman mereka" lisa berbicara dengan orang suruhannya itu


"siap boss" ucap preman itu, dan langsung membawa karina dengan cara digotong


"JANGAN... JANGAN... JAGAAN... JANGAN SAKITIN KARINA GW MOHON JANGAN... PLISS JANGAN" ucap Diandra


"JANGANNNN BU LISA JANGAN BU KASIHAN KARINA BUUU JANGANNNN" ucap Rara dan Raisa


"TEMAN TEMAN TOLONGIN GW.... GW GALAU MATI... TOLONGGGG" karina yang teriak teriak dan langsung di bawah ke dalam ruangan itu


karian terus teriak di dalam sana dan tak lama terdengar suara temb*kan dan di susul suara karina yang teriak kesakitan


KARINAAAAA (teriak Rara, Diandra, dan Raisa) secara bersama-sama


sedangkan lisa hanya tertawa puas melihat raut wajah Diandra yang ketakutan.

__ADS_1


__ADS_2