
** Lisa menjadi malu karena sudah memeluk Martin. Martin mengelus kepala Lisa dengan lembut dan mencoba membuat Lisa nyaman.
Lisa : " Maaf sudah menyusahkan mu aku
akan pindah ke kamarku."
Martin : " Kamu tetap disini untuk sementara.
Dan jangan bergerak kalau tidak
kamu akan sakit."
Lisa : " Terimakasih. "
Lisa menundukkan kepalanya karena merasa malu. Pintu terbuka , Maria datang dengan membawa sup di tangannya. Maria meletakkan sup itu di atas meja. Martin menyuruh Maria untuk keluar. Maria bergegas keluar dan menutup pintu. Martin mengambil sup itu dan menyuap Lisa.
__ADS_1
Lisa : " Aku bisa makan sendiri."
Martin : " Menurut lah. Aku hanya menyuap mu saja."
Lisa membuka mulutnya dan Martin memasukkan makanan itu ke mulut Lisa. Makanan itu mengotori mulut Lisa. Martin mengusap mulut Lisa dengan lembut. Lisa awalnya memandang Martin dengan tatapan terkejut lalu dia mendorong Martin pelan untuk menjauh darinya.
Setelah Lisa makan , Martin menyuruhnya untuk istirahat. Martin keluar dari ruangan itu. Martin membayangkan mengapa dia bisa dekat dengan wanita itu padahal dia tidak pernah dekat dengan wanita karena dia trauma . Dulu saat Martin kuliah dia sempat dekat dengan seorang wanita yang bernama Amel. Tetapi Amel yang sangat dicintai oleh Martin malah memanfaatkan Martin untuk membantu dia mendekati lelaki lain. Martin merasa cemburu dan marah. Tak berapa lama Martin selesai kuliah karena dia adalah orang jenius. Selesai kuliah dia mengurus perusahaan ayahnya karena saat kuliah semester 1 Ayahnya meninggal sedangkan ibunya sudah meninggal saat dia masih SD. Martin mengurus perusahaan ayahnya yaitu PT. BINTANG SEJATI. Saat dia mengurus perusahaan ayahnya, seorang wanita menghampirinya . Dia adalah Amel yang pernah disukai oleh Martin. Amel datang ke perusahaan Martin setelah mendengar berita kejayaan perusahaan yang dipegang oleh temannya yang pernah suka sama dia. Amel merasa bahwa Martin belum bisa melupakan Amel.
Amel menjumpai Martin. Martin terkejut dan memeluk Amel. Amel balik memeluknya.
Amel. : " Hai, kita jumpa lagi. Setelah sekian
padamu."
Martin : " Benarkah?."
__ADS_1
Amel. : " Tentu saja ."
Martin sangat senang karena dia masih mencintai Amel. Martin dan Amel berpacaran untuk waktu yang lama. Selama berpacaran Amel selalu minta barang barang mewah. Suatu ketika perusahaan Martin kalah tender dengan perusahaan lain. Sampai dia bangkrut dan hanya mempunyai rumah yang mewah dan satu usaha kecil yaitu restoran seafood. Amel langsung mendatangi Martin dan minta putus . Martin terkejut dan kesal , Amel menjelaskan kalau dia mau berpacaran dengan Martin hanya karena uang.
Martin marah dan mengusir Amel. Amel hanya tersenyum karena semua kemauan dia tercapai. Martin memulai usahanya dari restoran itu sampai dia mendirikan perusahaannya sendiri yaitu PT. MARDRA yang terkenal dan tak tertandingi Dia juga termasuk orang muda sukses di usia 18 Tahun dia bisa membangun perusahaan terkenal. Martin hitungan orang terkaya dan terkenal. Perusahaannya selalu menang walaupun tanding dengan perusahaan luar negeri. Itu sebabnya Martin tidak ingin mencari wanita tetapi dia juga bukan gay.
Martin melamun di balkon rumahnya, dan membayangkan mengapa dia bisa dekat dengan Lisa. Martin kembali masuk ke dalam kamarnya untuk memeriksa keadaan Lisa. Lisa yang sedang tidur pulas tidak mengetahui bahwa Martin ada disitu. Martin memegang dahi Lisa . Dia merasa lega karena demam Lisa sudah turun.
Malam harinya, Martin mengambil selimut dan bantalnya. Dia pergi keluar dan tidur di sofa. Sebelum tidur dia menyuruh Maria untuk menemani Lisa tidur. Lalu Martin tidur di sofa dengan gelisah, tetapi dia tetap tidur . Dina yang melihat Martin merasa kesal dan marah dia bersiap siap atas kemurkaan Martin besok. Dina kembali ke kamarnya dan kembali tidur. Tengah malam sekitar jam 12 malam. Lisa terbangun dan melihat Maria ada disampingnya . Dia merasa haus dan tidak tega membangunkan Maria. Dia pergi keluar kamar dan mengambil minum di dapur. Ketika Lisa hendak ingin kembali ke dapur dia melihat Martin yang tertidur di sofa. Dia berjalan mendekati Martin.
Martin yang sedang tertidur pulas tidak tau ada Lisa di dekatnya. Lisa berlutut dekat Martin dan memegang dahi Martin. Lisa berbisik lirih di telinga Martin.
Lisa : " Terimakasih ya. "
Lisa berdiri dan mencium dahi Martin. Dia kembali ke kamar Martin. Martin yang merasa ada seseorang menyentuhnya dia terbangun dan melompat senang.
__ADS_1
Martin : " Hore ,Lisa mencium ku."
Dia kembali tidur di sofa nya dengan senang.**