Sukses Dan Cinta

Sukses Dan Cinta
BAB 14 . SAKIT HATI LAGI.


__ADS_3

** Setelah mereka berpelukan. Lisa melepaskan pelukannya , lalu Lisa menyuruh agar Martin beristirahat. Martin menurut dan langsung beristirahat. Lalu Lisa kembali keluar kamar Martin menuju dapur. Lisa menjumpai Maria. Maria sedang duduk di atas kursi.


Lisa : " Dar Dar Maria. Kok melamun?.


Maria : " Eh, enggak kok."


Lisa. : " Maria ceritakan apa masalahmu, agar aku bisa bantu kamu.


Maria : " Lisa, sebenarnya aku anak buangan.


Dari kecil aku tidak punya keluarga.


Dan saat itu aku tinggal di panti


asuhan. Tapi ada orang disitu


mengatakan kalau aku anak


menyusahkan dan saat itu aku lari ke


keluar dan hampir ditabrak orang.


Dan tiba tiba ada orang yang mau

__ADS_1


menolongku.


Lisa : " Lalu ada apa?."


Maria : " Setelah itu orang itu pergi dan memberiku uang yang banyak. Lalu dia pergi, Lisa asal kau tau. Orang itu udah menyelamatkan ku dua kali. Dia menyelamatkan aku saat aku di culik. Saat aku kecil orang itu sudah banyak menolong aku.


Lisa. : " Siapa orang itu?."


Maria : " Setahuku dia sudah remaja sekitar umur 15 tahun, disitu aku masih berusia 9 tahun. Aku ingin mencarinya dia sudah membantuku.Aku ingin balas budinya.


Lisa : " Apa kamu yakin?. Kalau ya aku akan


akan bantu kamu."


Maria : " Terimakasih."


Lisa dan Maria berpelukan. Lisa berjanji untuk membantu Maria mencari orang yang akan dicarinya . Malam hari tiba , Lisa mandi di kamarnya. Sedangkan Maria sedang duduk dan melamun di kamarnya.Selesai Lisa mandi, dia memakai bajunya dan pergi menemui Martin. Lisa mengetuk pintu kamar Martin , Lalu Lisa masuk.


Lisa : " Tuan Martin maaf saya lancang. Saya


kesini ingin izin kepada tuan."


Martin : " Izin apa?."

__ADS_1


Lisa : " Saya ingin mendirikan toko baju dengan Maria. Selain itu saya ingin mencari penemuan baru. Apakah saya boleh ?."


Martin : " Oke , aku ijinkan. Aku akan menanggung biayanya."


Lisa. : " Tidak perlu. Saya bisa sendiri."


Setelah Lisa berbicara, Lisa keluar kamar Martin dan masuk ke kamar Maria. Maria masih duduk di kasurnya dan melamun.


Lisa. : " Maria ada kabar bagus."


Maria : " Ada apa? Mengapa kau bersemangat?"


Lisa : " Dengar ya. Kita akan membangun butik sendiri. Dan aku bisa mencari penemuan baru dan juga kamu bisa mencari orang itu."


Maria : " Apa.. Apa kau serius?


Lisa. : " Tentu, mengapa aku berbohong."


Maria terlihat senang dan dia memeluk Lisa dengan gembira. Mereka berbaring di kasur dan tertidur.


Keesokan harinya, Lisa dan Maria menyelesaikan tugas Mereka dengan cepat dan mereka pergi keluar. Martin yang melihat mereka keluar merasa sakit hati telah mengizinkan mereka pergi.


Lisa dan Maria membawa uang tabungan mereka yang banyak. Mereka bisa menyewa lapak untuk butik karena Lisa dan Maria mendapat gaji yang besar, walaupun hanya gaji sebagai pelayan. Hanya seorang pelayang di rumah Martin, gajinya sangat besar melebihi gaji polisi selama 1tahun.

__ADS_1


Lisa dan Maria mendapatkan lapak mereka bekerja yaitu Di sebuah toko sederhana yang terletak strategis. Hari pertama di toko itu mereka harus bekerja keras membuat desain bagus. Untung saja Maria adalah orang yang pandai desain baju. Lisa dapat belajar dengan Maria. Hanya cukup waktu 2 jam diajarkan Maria. Lisa sudah bisa membuat 3 gaun dengan cepat . Maria beruntung mempunyai teman yang pintar dan cekatan. Lisa dan Maria kembali ke rumah Martin karena mereka besok harus membuka toko mereka karena sudah membuat banyak gaun dan baju model baru karya mereka sendiri.


Mereka sampai di rumah Martin**


__ADS_2