Sukses Dan Cinta

Sukses Dan Cinta
BAB 7 . RINDU IBU


__ADS_3

** Sesampainya di rumah Lisa ,Rizky dan Martin pun harus pulang supaya Lisa bisa menenangkan dirinya dari kesedihan. Lisa melamun untuk beberapa saat karena dia mengenang ibunya.


Lisa : " Ibu , sangat cepat kau tinggalkan aku.


Apa kau tidak sayang lagi padaku."


Karena terlalu lama menangis di tempat tidur ,Lisa pun langsung tertidur . Didalam tidurnya dia bermimpi bertemu dengan ibunya. Lisa langsung terbangun dari tidurnya dan berteriak . Lisa tersadar kalau ibunya sudah tiada. Lisa langsung berdoa sebelum tidur.


Hari berganti Lisa berharap dia memiliki hari yang bagus. Lisa baru saja bangun dan mendengar suara ketukan pintu. Lisa langsung bangun dan membukakan pintu.


Terlihatlah wajah Martin di depan pintu dengan membawa beberapa pengawalnya.Martin langsung menyuruh pengawalnya untuk mengambil barang-barang Lisa.


Lisa : " Hei, kalian ngapain.Kembalikan semua


barang barang ku."


Martin hanya terdiam disitu dan melihat rumah Lisa yang tidak layak huni. Lisa langsung memegang tangan Martin ,agar dia membantu menyuruh mereka pergi, tetapi Martin hanya diam saja. Setelah semua barang barang Lisa yang masih layak pakai dibawa ke mobil mewah milik Martin. Martin langsung mengangkat tubuh Lisa yang ramping tetapi berbentuk keatas bahunya.


Lisa : " Hei gila. Turunkan aku."

__ADS_1


Lisa berteriak teriak sampai di lihat tetangganya. Tetapi tetangganya tidak bisa membantu Lisa karena tetangganya tau bahwa Martin pemilik perusahaan yang terkenal dan tak tertandingi. Lisa akhirnya pasrah dan mengikuti Martin. Setelah sampai di rumah Martin yang sangat jauh dari kota . Lisa melihat rumah Martin dengan melotot . Martin hanya tersenyum melihat tingkah Lisa yang lebay.


Lisa : " Pria gila , kau bawa aku ke rumah siapa?."


Martin hanya diam dan tersenyum . Sekretaris Martin yang selalu dengannya yaitu sekertaris Han memandang aneh Lisa, karena sekertaris Han heran mengapa bisa CEO Martin yang tidak pernah menyentuh wanita bisa tersenyum kepada Lisa. Martin menyuruh Lisa untuk masuk. Lisa hanya bisa menurut, mereka masuk ke dalam rumah. Lisa terkesan dengan barang mewah dan lantai nya saja lebih mewah dari rumah Lisa. Martin memberitahukan bahwa dia sekarang akan tinggal disini. Lisa terkejut dan heran.


Lisa : " Aku tidak bisa disini ."


Martin : " Kalau kamu tidak mau disini karena


takut hutang Budi. Jadi kamu saya


Lisa. : " Baiklah aku akan jadi pembantu kamu tapi kamu harus menggaji aku."


Martin : "Oke, deal.


akhirnya Lisa memutuskan untuk bekerja di rumah Martin. Lisa memasuki kamarnya dan duduk di atas kasur yang empuk dan lembut. Lisa bergegas untuk mandi dan mengganti pakaian dengan baju pelayan. Setelah selesai dia pergi ke dapur dan memasak. Disitu sudah ada pembantu lain yaitu Dina dan Maria.


Lisa. : " Hai teman teman."

__ADS_1


Maria : " Hai, Kamu pembantu baru ya .


Kenalkan nama saya Maria.


Dina. : " Kamu pembantu pungutan ,kamu


urus masak , dan Maria kamu urus


kebersihan di dapur."


Lisa. : " Baik."


Dina pergi keluar ruangan dan Mariae mendekatinya.


Maria : " Lisa , jangan pikirkan omongan dia."


Lisa : " Ya ,Maria."


Lisa dan Maria mengerjakan pekerjaan mereka. Dina terlihat tidak menyukai Lisa ,karena dia berhasil mendekati Martin. Martin banyak disukai para wanita selain kaya ,tampan ,pintar, dan berwibawa. Sampai sampai semua pembantunya menyukai Martin, terlebih lagi Dina. Dina berusaha untuk menarik perhatian Martin agar Martin menyukai dia, tetapi karena kedatangan Lisa . Dina jadi mempunyai saingan berat. Karena Lisa spesial langsung dibawa oleh Martin , sedangkan Dina hanya seorang pembantu.**

__ADS_1


__ADS_2