Sukses Dan Cinta

Sukses Dan Cinta
BAB 19. KEANEHAN YANG TERJADI.


__ADS_3

** Lisa keluar dan saat di keluar. Mulutnya dibekap oleh seorang pria. Lisa pingsan karena tidak bisa bernapas. Pria itu keluar membawa Lisa ke suatu tempat. Pria itu memasukkan Lisa kedalam mobilnya. Lalu mereka pergi ke sebuah rumah besar dan mewah.


Lelaki itu menggendong Lisa ke sebuah kamar dan dia membuka masker, topi dan jaketnya . Pria itu duduk di samping Lisa sambil menangis. Lisa yang tiba tiba tersadar langsung berteriak.


Lisa : " Siapa kau? Jangan sentuh aku."


Pria : " Maafkan aku, dik. Aku membawamu


secara paksa"


Lisa bingung kenapa pria itu baik dan menyebut adik. Lalu tanpa sadar mata Lisa mengarah ke sebuah bingkai yang terdapat lambang burung Garuda emas.


Lisa : " Mengapa ada lambang itu di sini."


Pria : " Baiklah, akan ku jelaskan."


Pria : " Saya adalah kakakmu, Aku yang


sengaja meletakkan liontin itu di dekat


pohon agar kau bisa melihatnya."


Lisa : " Apa buktinya kau kakakku?"


Pria itu menunjukkan sebuah foto dia dan ibunya dan ayahnya . Saat itu ibunya masih mengandung . Lisa terkejut saat melihat ibunya dan ayahnya ada di dalam bingkai foto itu.


Lisa : " Kakak...."


Pria : " Adikku, maafkan kakak."


Lisa : " Mengapa kakak pergi dari rumah"


Pria : " Begini ceritanya, Dulu saat ibu


kamu. Ayah kita di PHK dari kerjaannya


Ibu yang sedang mengandung kamu


membutuhkan banyak biaya. Jadi


memutus kan untuk keluar kota


mencari pekerjaan."


Lisa : " Kakak kenapa tidak mencari ibu, saat


sudah bekerja ?"


Pria : " Kakak tidak bisa mencari mereka,


kakak disitu di tahan untuk melakukan


pekerjaan kekerasan. Tapi kakak tetap

__ADS_1


mengirim uang hasil kerja ke ibu.


Walaupun tubuh kakak sebagai


ancamannya. "


Lisa : " Tapi kakak tidak apa apa kan."


Pria : " Oh, ya kakak menyuruh ibu untuk tidak


memberitahukan kepada kamu tentang


kakak. Nama kakak adalah Yi chen.


Panggil aja kak Yi ."


Lisa : " Kak Yi kamu harus tau. Ibu sama ayah


sudah meninggal."


Yi : " Kakak tau dik. Saat kamu di bawa oleh


Martin kakak sudah melayat ke makam


ibu dan ayah."


Lisa : " Kakak Yi apa kamu tidak takut dikejar


Yi :"Tenang aja, adikku sayang.Kakak sudah


tidak bekerja di sana dan kakak


berhasil membangun perusahaan kakak


sendiri . "


Lisa memeluk kakaknya dan menangis. Yichen balik memeluk Lisa. Yi menyuruh Lisa agar malam ini dia tidur disini. Lisa menyetujui permintaan kakaknya. Lisa tidur di kamar kakaknya dan kakaknya tidur di sofa walaupun ada kamar lain di rumah itu.


Pagi harinya, Lisa bangun dan melihat kakaknya tidur di sofa. Lisa memeluk kakaknya, Yi terbangun dan mencium kening Lisa.


Lisa : " Kak Yi maafkan aku. Aku membangunkan mu .


Yi. : " Tidak apa apa honey."


Lisa pergi ke dapur untuk membuat makanan. Yi sedang bersiap pergi ke kantornya. Lisa turun ke bawah dan melihat banyak pembantu dan pengawal disana.


Lisa : " Bibi, Lisa mau menyiapkan makanan


untuk kak Yi Chen.


Bibi : " Non Lisa duduk aja biar bibi yang


masak. "

__ADS_1


Lisa : " Tidak apa apa, Bi."


Lisa memasak makanan untuk kakaknya sedangkan Bi Ani sedang mencuci piring kotor. Setelah selesai masak, Lisa menyiapkan makanannya di meja makan. Kakaknya turun dari atas dan duduk di kursi makan.


Yi. : " Lisa, apa kamu yang membuat


semua makanan ini."


Lisa : " Ya, kak Yi Chen."


Yi : " Ayo makan bersama "


Lisa dan Yi Chen makan bersama sambil mengobrol. Di rumah Martin, Maria sudah siap untuk untuk bekerja. Maria heran kenapa Lisa belum bangun. Maria memutuskan untuk masuk ke kamar Lisa. Saat Maria masuk Lisa tidak ada disana. Maria cemas dan pergi ke ruangan Martin.


Maria : " Maaf tuan, saya lancang. I...Itu Lisa.."


Martin : " Ada apa dengan Lisa cepat katakan


Martin langsung panik dan memegang bahu Maria .


Maria : " Lisa tidak ada di kamarnya."


Martin : " Apa..."


Martin bergegas ke CCTV rumahnya dan melihat seseorang membekap mulut Lisa. Martin tidak bisa mengontrol emosi dan dia hampir melukai Maria dengan melempar benda keras ke arah Maria . Untungnya benda itu melesat.


Maria takut dia dibunuh oleh Tuannya. Martin menyuruh sekertaris Han untuk memeriksa semua data. Dan melacak keberadaan Lisa dengan alat pelacak yang di program melalui tubuh Lisa. Setelah mendapatkan lokasi keberadaan Lisa , Martin langsung bergegas pergi.


Lisa dan Kakaknya sedang bersantai makan, lalu mereka terdiam dan karena ada suara bel berbunyi di pintu depan . Pengawal Yi Chen membukakan pintu itu. Martin masuk dengan berteriak.


Martin : " Yi Chen, Keluar kamu...!!!!!"


Yi Chen dan Lisa langsung melihat satu sama lain dengan bingung. Yi Chen menyuruh Lisa agar tetap di sini dan dia akan menghadapi orang itu. Lisa menurut dan duduk di meja makan.


Yi Chen keluar ruang makan dan menghampiri Martin.


Yi Chen : " Ada apa kamu kesini."


Martin : " Justru saya yang mau nanya. Kenapa kamu menculik Lisa."


Yi Chen : " Hahahaha Kamu sangat Lucu."


Martin semakin marah saat mendengar suara ketawa Yi Chen. Martin memukul pipi Yi Chen sampai membiru. Lisa yang mendengar suara ribut akhirnya keluar dari ruang makan. Saat Martin hendak memukul Yi Chen lagi, Lisa berteriak.


Lisa. : "Stop... Apa yang kamu lakukan?"


Martin : " Lisa kamu baik baik saja kan?"


Lisa tidak memperdulikan omongan Martin. Lisa langsung menolong Yi Chen yang jatuh akibat pukulan Martin yang sangat kuat. Martin marah saat melihat Lisa lebih menolong Yi Chen.


Martin : " Ayo pak Han kita pulang"


Martin keluar dari rumah Yi Chen dengan marah. Lisa tidak bisa berkata apa karena dia harus menolong kakaknya yang sedang kesakitan.**

__ADS_1


__ADS_2