Supreme Overlord System

Supreme Overlord System
26.


__ADS_3

Diluar Hutan kematian Rey memandangi hutan tersebut,seperti namanya hutan kematian,dari luar saja dia bisa melihat sisa tengkorang binatang buas /manusia.


Sebelum memasuki hutan tersebut dia membuat pengaturan,Leon di depan,Felicia ditengah,dan dirinya dibelakang.


Dia mempunyai bawahan,dan bawahan harus membukakan jalan untuk tuannya,dan untuk dia di belakang, dia akan melindungi Felicia dari belakang,walaupun dia yakin dengan Leon di depan tidak ada binatang iblis yang bisa lolos dari serangan Leon nanti.


'wosh'wosh'


Baru memasuki hutan tersebut mereka sudah mendapatkan serangan,tapi Leon dengan melambaikan tangannya membuat dinding pasir.


"Jangan dibunuh,biarkan aku yang membunuh"Ucap Rey melihat Leon akan melakukan serangan kepada penyerangnya.


Rey tidak ingin menyianyiakan PS didepan matanya walaupun binatang iblis itu paling hanya tingkat 2 dan PS yang didapat nya sedikit,tapi daging tetaplah daging.


Rey langsung menggunakan gatenya,dia sudah tidak peduli kakaknya tahu dan memberi tahu orang tuanya nanti,setidaknya dia tidak tau job necromancernya.


'wosh'wosh'


5 pedang langsung mengarah ke arah binatang iblis yang menyerangnya,tapi yang membuatnya menganga tidak percaya binatang iblis tersebut berhasil menghindarinya,dan menampakan dirinya.


Rey melihat binatang iblis tersebut yang seperti elang tapi juga tidak seperti elang yang pernah lihatnya disini/dibumi dulu.


Karena dia tidak bisa membunuh dengan 5 pedang,dia langsung menggandakannya,dan menyerangnya lagi.


Tapi dia sekali lagi tercengang karena kecepatan binatang iblis itu sangat cepat,padahal seranganya sendiri sangat cepat.


"Itu binatang iblis macam apa, hanya peringkat 2 tapi bisa menyamai kecepatan serangan peringkat elit"Ucap Rey melihat mereka berdua siapa tau mereka tahu sesuatu.


Tapi dia melihat Felicia dan Leon menggelengkan kepalanya.


'Apa mungkin binatang itu berevolusi?'batin Rey bertanya tanya.


Karena dia tidak bisa membunuhnya dengan 10 pedang dia hanya mengeluarkan banyak pedang lagi.


'Sepuluh tidak mati?,bagaimana dengan 20?,50?,100?'Batin Rey.


Hujan pedang menusuk ke arah binatang iblis tersebut,binatang iblis tersebut terus menghindari pedang pedang dari Rey.


Dia ingin melawan balik kelompok Rey,Tapi dia menemukan saat dia akan menyerang kelompok mereka,dia akan menemukan pedang yang menyelinap kearah titik butanya,yang membuatnya sangat marah.


"Aaauuuuummm"

__ADS_1


Mendengar binatang tersebut mengaum dengan marah Rey bertanya tanya apa binatang tersebut akan menggunakan jurus pamungkasnya.


Tapi setelah itu dia menjadi tercengang ditempatnya karena binatang tersebut melarikan diri,dia juga tidak siap menghadang binatang itu,karena dia berpikir kalau binatang itu akan menggunakan jurus pamungkasnya/meledakan dirinya.


"Omong kosong apa,siapa bilang binatang iblis tidak melarikan diri,dan akan terus bertarung dengan gila walau tau mereka akan kalah,tapi apa ini?!"Rey berteriak marah.


Dia jengkel karena berhasil ditipu oleh lawannya,siapa yang tidak kesal, dia sudah siap dengan banyak pedang menunjuk kedepannya kalau binatang itu berlari kearahnya untuk meledakkan diri.


"Apa Boss ingin aku mengejarnya?"Tanya Leon.


"Tidak usah, nanti aku akan membalas dendam padanya karena berhasil menipuku"Ucap Rey.


"Cih,berpikiran sempit"Ucap Felicia menghina.


Rey hanya memutar mata kearahnya,siapa yang tidak kesal,seharusnya dia yang menipu,bukan binatang iblis yang katanya hanya bisa bertarung dengan gila,dan tidak mempunyai pemikiran lainnya.


Kalau orang lain tahu mungkin dia akan dihina oleh satu benua.


"Ayo kita lanjutkan kedalam"Ucap Rey.


Merekapun melanjutkan perjalanan,dalam perjalanan juga kelempok mereka diserang oleh ratusan kecoa.


Felicia yang melihat kecoa berlari,dan berteriak tidak jelas hingga akhirnya Rey harus memegangnya,dan menyuruhnya untuk tenang,kecoa sendiri hanya di peringkat 1 bisa dengan mudah di bunuh oleh Felicia,tapi karena saking takutnya dia, dia tidak melawan dan hanya berlarian,dan berteriak saat ada kecoa yang mendekatinya.


"Kyaah,,Rey kau brengsek"Ucap Felicia melarikan diri.


Dia hanya menyeringai melihat Felicia melarikan diri,dia langsung membangkitkan kecoa,dan langsung menyuruhnya masuk kedalam bayangannya.


"Kakak semua kecoa nya sudah lenyap,kamu bisa kembali kesini!".


Tepi Rey tidak menemukan jawaban dari Felicia yang bersembunyi di belakang pohon,Rey menjadi khawatir dan langsung menghampiri tempat Felicia.


Tapi disana dia melihat Felicia pingsan,dia bingung kenapa kakaknya bisa pingsan.


'apa karena aku lempar bangkai kecoa tadi?'


Lalu Rey melihat sekitar pohon dan menemukan banyak ulat,yah ulat itu sendiri hanya binatang biasa dan tidak memiliki energi didalam tubuhnya,tapi yang membuat kepalanya mati rasa ada ratusan ribu ulat yang saling tumpang tindih.


Diapun langsung menggendong Felicia,dan kembali ketempat Leon,dia merasa jijik melihat ratusan ulat bergelumun begitu.


'pantas dia pingsan,aku saja jijik'

__ADS_1


"Leon beristirahat dulu,nanti kita lanjutkan perjalanan saat kakakku sudah bangun"Ucap Rey menyiapkan tenda untuk menidurkan Felicia didalam.


"Emang apa yang membuat kakak Boss pingsan begitu"Tanya Leon.


"Yah kau akan tahu saat kau melihat dibelakang pohon tersebut"Jawab Rey menunjuk pohon,siapa tau Leon ingin membantai ulat itu.


Dia sendiri tidak membantainya, karena dari membunuh ulat itu dirinya tidak akan mendapatkan Point, jadi dia malas berurusan dengan sesuatu yang tidak menguntungkannya,lagian ular tersebut tidak menyerang dirinya dan kakaknya.


Leon pun berjalan kearah pohon tersebut karena penasaran,ada apa dibalik pohon tersebut.


Saat Leon sampai di tempatnya kulit kepalanya mati rasa,melihat apa yang dilihat oleh tuannya,kemudian dia menengok kesebelah pohonnya lagi dan menemukan hal yang sama lagi,dia ingin muntah melihat hal tersebut.


Tanpa berlama lama dia langsung menggunakan pasir hisap,dan menghisap pohon tersebut bersama apa yang dilihatnya.


..


Rey yang melihat pohon menghilang seperti di hisap hanya menganggukan kepalanya,karena dia tau akan seperti itu jadinya nanti saat Leo kesana.


Setelah menyiapkan tenda dia menggendong kakaknya kedalam,dan membaringkannya.


Rey melihat wajah kakaknya yang tertidur dan menemukan kalau kakaknya cantik saat tertidur berbeda dengan saat dia bangun,yang suka mengejeknya atau wajah dinginnya.


Rey hanya menggelengkan kepalanya karena memikirkan hal yang tidak perlu,dan keluar dari tenda kakaknya.


Dia melihat kelangit sudah sore,jadi dia memutuskan untu berkemah disini,dan melanjutkan perjalannya besok,lagian kakaknya juga pingsan tidak mungkin dia meninggalkanya,walaupun kakaknya sering membuatnya jengkel.


Tingkat Semua kekuatan.


[Teknik / skill : D-SS


Ramuan/pill : 1-6


Senjata : Bronze-Platinum


.......


Benua putih,hitam,neraka


Bakat : lemah-pemula-rendah-menengah-tinggi


Tingkat kekuatan : 1-6,Bronze1-2,perunggu1-2,silver 1-3,gold1-3,platinum 1-3,elite 1-4,master 1-4,grandmaster1-5,epic1-5,legendaris1-6,Mytical 1-6

__ADS_1


Tingkat binatang buas : 1-11]


__ADS_2