
Didalam mansion yang mereka masuki,mereka tidak menemukan apapun,mansion itupun kosong tidak ada barang apapun didalamnya,tapi dia menemukan bahwa mansion itu dalam keadaan bersih.
"Leon,periksa kamar kamar yang ada,dan temukan tempat persembunyian bila ada,dan jangan menghancurkan mansion ini"Ucap Rey,karena dia takut nanti Leon mencarinya dengan cara memborbardir mansion ini.
Dia membeli sofa dari toko systemnya dan duduk bersama Felicia."Jadi apa yang akan kamu lakukan mulai sekarang,aku tidak akan mengijinkanmu untuk melakukan pertemuan lagi seperti biasa."
Felicia hanya memutar matanya."lalu apa yang kamu sarankan untuk aku lakukan?"
"Menjadi ibu rumah tangga,dan kalau kamu keluar kamu harus memakai topeng untuk menutupi wajahmu".
"Apa kamu ketularan sifat protektif ibu?"
"Ibu mertua sekarang"Ucap Rey menggoda sambil memeluknya.
Felicia mendengar itu menjadi malu,karena dirinya sekarang harus memanggil yang dulu merupakan ibunya,sekarang harus memanggil ibu mertua.
Rey yang melihat Felicia malu,ingin memakannya,tapi dia tahan karena ini bukan waktu yang tepat untuk itu. "Yah aku tidak ingin kalau kejadian seperti pemuda dari kekaisaran api terjadi lagi,biarpun aku bisa langsung melenyapkan mereka"
"Dan aku hanya tidak ingin,ada orang lain yang memandangmu selain diriku dengan tatapan penuh nafsu".
"Mungkin kalau aku mendapatkan dunia ini,aku akan mengurungmu disini."
Mendengar ucapan Rey,Felicia merasa kesal,dan langsung menggit dada Rey.
"Sakit-sakit"Rey berpura pura kesakitan.
Felicia melepaskan gigitannya,dan mendengus membuang muka.
"Aku hanya bercanda oke?".
"Bercandamu tidak lucu,kamu pikir aku hewan peliharaan yang bisa kamu kurung sesukamu".
Rey hanya tertawa canggung mendengar itu.
...
__ADS_1
Leon yang sedang mengecek kamar satu persatu tidak menemukan apapun didalam kamar itu,kemudian dia masuk kekamar yang paling besar.
Dia mencari sekeliling,dan memencet seluruh tembok siapa tau ada ruang bawah tanah di mansion ini,tapi tidak ada yang terbuka setelah dia memencet seluruh tembok.
Dia melihat lampu diatasnya,dan mencabutnya.
Kemudian suara tembok yang terbuka terdengar,dia melihat tembok yang terbuka,dan melihat sebuah pintu terkunci,dan kuncinya merupakan lampu tersebut dari bentuk lubang kuncinya.
Kemudian dia memasukan lampu tersebut ke lubang,saat pintu terbuka dia melihat tangga yang menuju keruang bawah tanah.
Kemudian dia kembali ketempat bossnya untuk melaporkannya, karena dia sudah menemukan tempat persembunyian
Saat dia kembali,dia melihat bossnya sedang bermesraan,dia ingin kesana tapi takut bossnya marah karena mengganggu dirinya,dia hanya menunggu sampai mereka hanya diam sambil berpelukan lalu menghampiri bossnya.
...
Rey yang melihat Leon kembali bertanya."Apa kamu menemukan sesuatu?"
"Saya menemukan ruangan yang menuju kebawah tanah Boss".
"Apa kamu sudah memasukinya?,dan mengecek apa yang ada didalamnya?."
"Yasudah kalau begitu kita akan masuk bersama,dan melihatnya".
"Kamu tunggu disini oke,aku takut ada jebakan yang terpasang disana"Ucap Rey mengelus rambutnya.
Felicia hanya menganggukan kepalanya.
Rey kemudian membeli camilan dari systemnya dan memberikan ke Felicia.
Felicia yang melihat Rey terus menerus mengeluarkan barang entah darimana ingin bertanya,tapi dia tahan karena Rey akan memberi tahu rahasianya nanti bila sudah saatnya.
Rey kemudian berjalan bersama Leon ketempat dia menemukan ruang bawah tanah tersebut.
Setelah sampai di pintu,dia melihat ruang bawah tanah yang gelap karena tidak ada penerangan.
__ADS_1
Dia menggunakan api neraka di telunjuknya,untuk menjadi obor sementara,dia jug melepaskan shadownya untuk dijadikan umpan meriam.
Dia membiarkan shadownya berjalan terlebih dahulu,tapi baru memasuki beberapa langkah,anak panah menghujani shadownya.
Bibir Rey berkedut.
Dia memanggil shadow lainnya,dan menyuruhnya maju lagi sampai batas penerangan dari obor sementaranya.
Shadow maju lagi,dan tiba tiba shadow jatuh kejebakan berlubang yang ada banyak pakunya.
"Tuan kenapa,kita tidak menghancurkan saja,dengan kekuatanku saya bisa menghancurkan jebakan jebakan sepele ini"ucap Leon meremehkan.
"Yah asalkan kamu bisa berjanji,bahwa mansion ini akan tetap seperti awal saat kamu menyerangnya"
Bibir Leon berkedut mendengarnya.
"Yah lebih baik kita gunakan shadow tuan,lagian kita juga tidak tahu ada apa dibawah sana,bisa jadi ada orang yang lebih kuat dariku disana"Leon tertawa canggung.
Rey hanya memutar matanya dan melanjutkan menggunakan shadow untuk mengurus semua jebakan,dia juga akan maju saat shadow sudah mengurus jebakan.
Setelah sampai diruang bawah tanah.
Rey menemukan rak buku,dengan banyak buku yang mengisinya,dia kemudian melihat kemeja dan tempat duduk.
Ditempat duduk,dia menemukan ada yang mendudukinya,tapi yang mendudukinya hanya berupa tengkorak,dari tengkoraknya kemungkinan manusia,tapi dia tidak tahu apa itu binatang buas yang bisa berubah menjadi manusia atau bukan.
Atau ras naga,ras Phoenix yang bisa berubah menjadi manusia,bisa jadi juga itu tengkorak dari ras elf,karena bentuk ras elf sangat mirip dengan manusia.
Dia kemudian melihat,kearah meja dan menemukan 3 peti harta karun,dia kemudian mendekati peti tersebut.
Dia menemukan kalau peti tersebut terkunci,jadi dia menyuruh Leon mencari kuncinya."Leon cari kuncinya untuk membuka peti-peti ini".
Dia bisa saja menghancurkan peti tersebut,tapi dia takut benda yang ada didalamnya akan ikut hancur.
Leon mencari disemua rak buku,dan membuka buku satu persatu.
__ADS_1
Melihat semuanya kosong dia berbicara."tidak ada disini Boss".
Rey berpikir,apakah sudah ada yang membawa harta didalamnya lalu menguncinya lagi,karena tidak mungkin peti harta tanpa kunci.