
Didalam mansion dunia jiwa milik rey.
"Jadi siapa namamu gadis elf?"Tanya rey yang sudah berada didunia jiwanya.
"Nama saya Charlotte tuan"Ucap gadi elf itu pelan.
"Yah Charlotte,apakah kamu sudah diberikan tugas oleh kekasihku saat kamu tinggal disini?,".
"Sudah tuan, nyonya menyuruh saya untuk membershikan bagian dalam mansion dan menjaga melati tuan".
Mendengar jawaban charlotte rey mengangguk,karena dia setuju dengan saran istrinya.
"Yah aku akan melepaskan kalungmu terlebih dahulu".
Sebelum gadis elf itu bisa menjawab.
*Krak!
Kalung budak itu tercopot dari lehernya,yah karena dia diperingkat epic itu sepotong kue untuknya.
Peringkat Charlotte sendiri berada di tingkat elite1,yang seharusnya bisa menjaga dirinya saat keluar dari tempat persembunyiannya,tapi tampaknya dia bertemu dengan dinding besi yang membuatnya ditangkap dan dijual dipelelangan.
"Kamu bisa berkeliling didunia ini kalau tugasmu sudah selesai,atau tidak ada tugas yang bisa kamu kerjakan,didunia ini hanya ada keluarga saya,dan tidak ada pemburu budak disini,jadi kamu tidak perlu khawatir ditangkap lagi"Ucap rey.
Charlotte hanya mengangguk karena dia tampaknya mendapatkan tuan yang lumayan baik,biarpun kalungnya dilepas tapi dia tau bahwa status nya tidak pernah berubah disini.
Yah rey sendiri tidak peduli dia budak atau bukan, asalkan dia tidak mengkhianati dirinya itu sudah cukup.
Karena sebuah kesetiaan terkadang lebih berharga daripada mempunyai 100 bawahan kuat.
"Kau juga bisa bermain game bersama melati jika kamu ingin".
Setelah itu rey kembali kekamarnya,karena dia hanya ingin tidur karena lelah dan tidak peduli dengan hal lainnya.
....
Keesokah harinya setelah tertidur selama seharian penuh.
Rey merasakan segar kembali,dan melihat disebelahnya ada felicia yang sedang tertidur,dia tidak tahu kapan Felicia masuk.
Rey mengelus rambut felicia yang tampaknya felicia tersenyum dalam tidurnya saat rambutnya dielus oleh rey.
Karena sudah tidak lama melihat statusnya dia ingin melihat statusnya kembali."status"
__ADS_1
[Nama : Rey Noland
Job : King of Death,Merebut
Bakat : tertinggi
Peringkat : Epic1(260.000/442.000exp)
Elemen : Api neraka
Teknik : gate of babylon (bisa bertumbuh seiring dengan tingkat kekuatan host),Teknik pedang dasar,klon(10%),Teknik wayang,Teknik pengamatan,Teknik Kultivasi Ganda
Bawahan : Leon (Mytical 6)
Versi system 2
2Tiket gacha
PK : 170
PT :....
PS :20.000.000]
Dia hanya berharap bisa mengurung mereka dan memanen keberuntungan mereka tiga hari sekali.
Karena dia mempunyai tiket gacha dia akan melakukan gacha. "System beli 8 tiket gacha,dan putar semuanya".
[Membeli 8 tiket gacha,Point system dikurangi 80.000]
Melihat systemnya sudah melakukan apa yang dia perintahkan dia tidak terlalu berharap dan langsung menutup roda gacha membiarkannya nanti saat dia ingin melihat hadiahnya.
Dia juga tidak berharap mendapatkan hadiah utama, yang merupakan bawahan dari ras vampir, makanya dia langsung menutup roda gacha saat sudah memutar semua tiket gacha yang dia punya
Dia turun kebawah melihat Charlotte sudah bangun,dan sedang menyapu membersihkan sampah bekas melati atau keluarganya.
Charlotte yang melihat rey menyapanya. "Selamat pagi tuan"
"Selamat pagi Charlotte,jangan terlalu keras pada dirimu sendiri disini, karena disini tidak membedakan manusia iblis atau bukan"
Kemarin saat keluarganya berkumpul Charlotte selalu memandang langit dengan linglung,dia tahu bahwa charlotte merindukan tempat asalnya.
Charlotte juga tampaknya sedikit menjauhkan diri dari keluarganya,karena mungkin statusnya yang sekarang dia dibeli sebagai budak.
__ADS_1
Saat ditanya ibunya, Charlotte akan selalu menjawab dengan cepat,tapi juga suka membuat alasan kalau dia pekerjaannya belum selesai dan harus kembali membersihkan meja,padahal meja itu sendiri saat dilihat keluarganya sudah bersih.
Saat disuruh makan dimeja yang sama bersama keluarganya Charlotte menolaknya dan beralasan dia hanya seorang budak,yang terkadang membuat Rey menghela nafas.
Keluarganya juga tidak menganggap charlotte sebagai budak disini,yah walau mereka memandangnya sebagai pelayan seperti manusia biasa setidaknya itu lebih baik daripada seorang budak.
Dan Charlotte sendiri awalnya sedikit kikuk,mungkin karena dia baru pertama kali melakukan hal tersebut,tapi keluarganya tidak ada yang marah saat dia memcahkan barang atau saat dia terjatuh saat membawa makanan.
Keluarganya hanya tertawa tidak marah atau mengejek saat melihat cara kikuk charlotte.
Charlotte hanya mengangguk mendengar perkataan tuannya."baik tuan".
Melihat Charlotte lagi, dia tidak mengganggunya lagi dan langsung keluar dari mansion dan mencari sinar matahari.
Dia mengeluarkan kursi lipatnya dan berjemur dia bawah matahari.
"Papa,lihat".
Saat rey baru berjemur dan bersantai melati datang menghampirinya dan memperlihatkan sebuah gambar.
"Gambar apa itu gadis?"
Rey melihat gambar itu berupa tujuh orang yang sedang tersenyum,walaupun gambar itu tidak begitu bagus dia tahu siapa wujud dari gambar gambar itu yang di gambar oleh melati.
"Ini gambar papa,mama,paman erik,kakak adel,kakek,dan nenek"Melati menunjuk satu persatu gambar.
"Gadis baik,apa kamu ingin menjadi pelukis saat besar nanti?,papa akan mendukung apapun yang akan kamu lakukan nanti"Ucap rey mengelus kepala melati.
"Yey"ucap melati senang langsung memeluk papanya.
Walau sebelumnya felicia menyuruhnya memanggil ayah,tapi karena melati biasa memanggil papa saat masih ada papa kandungnya jadi dia memanggil rey dengan sebutan papa.
Rey tidak masalah dipanggil apa saja oleh melati asalkan dia senang,yah dia juga sekalian belajar merawat anak.
Tapi rey juga menyayangi melati seperti dia menyayangi keluarganya.
"Nanti kamu minta gantung foto itu diruang tamu oleh mamamu,atau bibi charlotte,biar keluarga kita tahu bahwa melati yang imut jago menggambar"Lanjut rey memeluk melati.
"Oke papa"Melati
"Sekarang,kamu bangunkan ibumu untuk membuat sarapan,bukankah kamu lapar?"Ucap rey menyuruh melati,karena dia ingin berjemur disini.
"Baik papa,melati akan membangunkan mama dan menyuruhnya membuat sarapan"Ucap melati sambil berlari.
__ADS_1
Rey hanya menggelengkan kepalanya melihat melati yang sekarang,karena dulu anak itu takut saat melihatnya,tapi sekarang anak itu sangat aktif apabila bermain,apalagi dengan adel,bisa-bisa satu isi mansion bisa mendengar suara tawa mereka.