
Rey sudah puas berkeliling di ibukota kekaisaran pedagang,dia juga menemukan tempat menginapnya yang merupakan seluruh anggota kekaisaran lain dari luar menginap ditempat tersebut.
Rey bilang kepada kakaknya untuk mencari tempat penginapan lainnya,karena dia yakin setiap harinya di tempat itu akan terjadi kegaduhan.
"Tapi aku melihat tampaknya penginapan lain juga penuh,dengan pengembara yang datang kesini"
Mendengar kata pengembara Rey merasa tidak enak badan,dia punya firasat menemukan Andre,Ferdinand,dan mungkin wanita dari dunia kultivasi ada disini.
Dia merasa setelah lelang selesai akan terjadi peperangan disini,dia merasa lelah setelah memikirkannya.
Erik melihat Rey seperti melihat orang yang kehilangan jiwanya."Kenapa kamu seperti itu?"
"Aku merasa akan terjadi peperangan skala besar disini"Ucap Rey lelah.
"Bisakah kita kembali saja?"Tanya Rey penuh harap.
Mata Erik berkedut mendengar perkataan Rey,perang apa yang dia maksud?,apakah invasi iblis akan terjadi?,karena penasaran dia bertanya."Perang apa yang kamu maksud".
"Aku merasa ada tiga orang biang masalah yang akan ada dipelelangan nanti".
"Yah kalau biang masalah kau tidak perlu khawatir,karena akan banyak penjaga dari kekaisaran pedagang yang akan berjaga di acara lelang nanti".
'itulah yang aku khawatirkan'Batin Rey.
Yah kali ini dia akan menonton saja,karena dia sudah bilang kepada orang tua yang hanya mempunyai tubuh jiwa akan bertemunya lagi nanti saat dia sudah mempunyai tubuh fisik.
'Aku tidak peduli lagi walaupun mereka terbunuh nanti,itu semua tanggung jawab mereka sendiri untuk menyelesaikannya' Rey mengangguk setelah mendapatkan alasan.
"Baiklah kita lanjutkan saja untuk melihat acara lelang".Ucap Rey.
Erik dan Rey Kemudian memasuki penginapan hotel bintang lima,Erik pergi keresepsionis dan memberinya surat undangan yang berupa tiket masuk ke acara lelang,dan penginapan gratis.
Mereka diberikan 3 kunci,karena Rey meminta kunci lagi untuk hantu tidur didalam hotel,tadinya resepsionis tidak ingin memberikannya tambahan kamar lagi,tapi setelah Rey bilang. "Aku akan mengeluh kepada kekaisaran pedagang karena layanan hotelnya tidak bagus".
Yah setelah itu tidak usah ditanya, resepsionis mau tidak mau memberikan konci tambahan kepada kelompok Rey,dia tidak ingin dipecat dari pekerjaannya,karena pekerjaan menjadi resepsionis di hotel bintang5 disini bisa mendapatkan 1koin emas setiap bulan.
Kelompok Rey mendapatkan kamar dengan urutan,303,304,dan 305 dilantai lima,Rey mengambil kamar ditengah karena dia inginnya disitu.
__ADS_1
....
Di dunia jiwa.
Rey sedang mengobrol dengan Felicia,sedangkan kakaknya?,dia tiba tiba muncul disini dan menganggu adel dan melati yang bermain game.
"Kalau kamu ingin jalan jalan,kamu harus memakai topeng seperti kemaren,tidak ada negosiasi lagi"Ucap Rey tegas.
Felicia mengeluh ingin keluar dan berjalan jalan dikota,tapi karena Rey tidak ingin menimbulkan masalah,dan tidak ingin kekasihnya dilihat oleh pria lain dengan mata nafsu,jadi dia menyuruhnya untuk memakai topeng untu mengubah wajah,dan bentuk fisiknya.
Felicia memboca memohon kepada Rey dengan tatapan lucu,tapi Rey hanya membuang muka."percuma saja kamu seperti,itu kalau aku bilang tidak ada negosiasi berarti tidak ada negosiasi".
"Baiklah kalau begitu aku akan dikamar melati mulai besok"Ucapnya mengancam.
Rey yang mendengar itu menjadi terdiam,karena dia tidak menyangka kalau Felicia akan mengancamnya seperti itu.
"Uhuk,uhuk,istriku yang cantik jangan seperti itu okey?,aku juga menyuruhmu memakai topeng untuk kebaikan dirimu sendiri,apakah kamu ingin aku terus membunuh seseorang yang melihatmu?"UcapRey menasehati.
Felicia berpikir beberapa saat dan akhirnya menghela nafas menyerah. "Baiklah aku akan memakai topeng"
"Oh kakak,apakah kamu tidak ingin menemui kekasihmu?"Tanya Rey kepada Erik.
Karena semenjak di kereta Erik sering mengobrol lewat kristal komunikasinya,tapi sekarang setelah memasuki kota bukannya ketemu tunangannya dirinya malah disini bermain game menganggu anak kecil.
"Tunanganku sedang keluar bertemu dengan putri kekaisaran api,nanti dia akan menghubungiku saat urusannya sudah selesai"Ucap Erik masih fokus dengan gamenya.
"Kalau begitu aku menitipkan melati dan Adel kepadamu terlebih dahulu,karena aku ingin berjalan-jalan dengan Felicia."Ucap Rey.
Erik hanya mengangguk,melihat Erik mengangguk Rey menyuruh Felicia memakai topeng terlebih dahulu.
Wosh!
Wujud Felicia berubah menjadi wanita sangat biasa.
Erik melihat itu memandang mereka berdua dengan aneh,tapi langsung mengabaikannya karena gawangnya kejebolan oleh melati.
"Gooll"melati.
__ADS_1
Erik :...
.......
Dijalan ibukota kekaisaran pedagang Rey berjalan bersama Felicia yang terkadang berhenti membeli sesuatu.
Yah yang dibelinya anting,gelang,cincin,kalung tapi dia tidak pernah dia melihat memakai aksesoris seperti itu dan dia juga tidak tau untuk diapakan aksesoris tersebut.
"Untuk apa kamu membeli banyak aksesoris"Tanya Rey penasaran
"Untuk koleksi"Ucap Felicia sambil memainkan gelang yang tampak cantik dengan ukuran permata ditengahnya.
Mata Rey berkedut tidak mengerti untuk apa barang itu dikoleksi,apakah kakaknya keturunan naga?,karena menurut mitos dibumi dulu naga suka mengumpulkan benda benda berkilau.
Kemudian mata Rey menyipit,dan melihat sesuatu yang menarik disalah satu kios.
Dia kemudian menarik Felicia dan menghampiri kios tersebut yang dijaga oleh seorang kakek.
"Kakek berapa harga batu ini?"Tanya Rey langsung ke intinya.
'hmm tampaknya anak muda ini orang kaya,lebih baik aku tinggikan harganya,dan dia juga tampaknya tertarik dengan batu ini' Pikir kakek itu melihat pakaian dan wajah Rey.
"10 koin emas".
Mendengar hal tersebut Felicia hampir membentak kakek tersebut karena berani menipu kekasihnya,tapi Rey hanya menutup mulutnya dan memberikan 10koin emas kepada kakek itu.
Setelah mendapatkan batu itu dia langsung pergi bersama Felicia dengan pikiriannya masing masing.
'orang kaya bodoh'kakek itu mengejek.
Sedangkan Rey menyeringai karena dia mendapatkan batu primordial lagi dengan harga jutaan Point system 'aku mendapatkan untung banyak'
"Untuk apa kamu membeli batu jelek itu"Tanya Felicia kesal.
"Jangan kesal oke,aku membeli batu ini karena berguna untukku,dan harganya melebihi ratusan koin emas" 'jutaan tepatnya' pikir Rey.
"Baiklah aku percaya kepadamu,karena kamu tidak suka dirugikan oleh orang lain"Felicia mengangguk mengingat sifat Rey.
__ADS_1