
Long Ju berteriak sangat semangat, dia masih tidak percaya bahwa Dragon Orb yang diberikan oleh Ling Dao padanya adalah Dragon Orb Tianlong.
Menatap Ling Dao yang berkultivasi, pikiran Long Ju menjadi begitu rumit.
“Siapa sebenarnya dia ? pertama dia mengeluarkan buku latihan, kemudian Evil Dragon Blood, dan sekarang Evil Dragon Blood”
Banyak pertanyaan di dalam benak Long Ju, Namun dia tidak berani menanyakan hal itu, takut Ling Dao akan membunuhnya.
Bagaimanapun saat ini nyawanya berada di dalam genggaman Ling Dao.
“Walaupun aku tidak tahu siapa dia, tapi tidak ada salahnya mengikuti orang sepertinya yang memiliki banyak harta” pikir Long Ju sambil tersenyum.
Jika sebelumnya Long Ju masih banyak penolakan patuh pada Ling Dao, kali ini dia benar-benar ditundukan oleh Ling Dao.
Mulai dari teknik latihan kultivasi hingga Dragon Orb, hal itu membuat Long Ju menjadi sangat kagum dengan Liang Dao.
Mengabaikan Long Ju, Ling Dao tetap tenang dalam kultivasinya.
…
Besok paginya.
Ling Dao keluar dari penginapan, dan dari pelayan dia mendapatkan info tentang pelelangan yang diadakan oleh kamar dagang Wanbao.
“Sepertinya ada harta berharga di dalam pelelangan kali ini” gumam Ling Dao.
Ling Dao mendapat kabar dari pelayan bahwa banyak kekuatan besar hadir dalam pelelangan yang diadakan oleh Kamar dagang Wanbao.
Mulai dari sekte kelas satu hingga setingkat tanah suci. Walaupun Ling Dao tidak tahu siapa saja mereka, tapi Ling Dao tertarik akan pelelangan. Ditambah, Ling Dao mendapat firasat bahwa ada sesuatu di pelelangan yang berguna untuk dirinya.
Berjalan dengan santai, Ling Dao akhirnya tiba di Kamar Dagang.
Saat Ling Dao tiba, antrian untuk masuk menghadiri pelelangan sangat panjang.
“Kapan selesainya ini?” gumam Ling Dao menatap antrian yang panjang.
Antrian masuk ke dalam pelelangan tidak sesederhana langsung bisa masuk begitu saja. Tiap orang yang ingin masuk terlebih dahulu diperiksa tingkat kekayaannya.
Hanya mereka yang memenuhi tingkat kekayaan tertentu yang bisa masuk.
Tiba-tiba Ling Dao melihat barisan lain yang terlihat sepi.
Setelah memperhatikan, Ling Dao sadar bahwa itu merupakan barisan khusus VIP.
__ADS_1
Memutar otaknya, Ling Dao kemudian terpikirkan sebuah ide.
Berjalan menuju antrian khusus VIP, Ling Dao langsung dihentikan oleh petugas penjaga.
“Token VIP ?” tanya penjaga.
Ling Dao tersenyum kencut menanggapi pertanyaan penjaga. “TIdak punya” jawab Ling Dao.
Penjaga segera mengerutkan kening, menatap Ling Dao tidak senang. “Jika tidak punya, jangan menghalangi jalan. Pergi dari sini!” bentak Penjaga.
Ling Dao hanya bisa merasa canggung. “Teman, aku memang tidak punya token VIP, tapi aku disini untuk membuat bisnis dengan kalian” ucap Ling Dao memberi tahu.
“Bisnis ?” Penjaga menatap Ling Dao dengan tidak yakin.
Melihat bahwa Penjaga tidak yakin, Ling Dao lanjut berbicara. “Em, aku ingin menjual harta berharga” ucap Ling Dao penuh keyakinan.
Melihat bahwa Ling Dao tidak seperti bercanda, Penjaga itu membawa Ling Dao menuju ke dalam. “Baiklah, kalau begitu ikuti aku ke dalam.
Ling Dao mengikuti penjaga ke dalam.
Di dalam gedung Kamar dagang Wanbao, Ling Dao melihat bahwa bagian dalam gedung sangat mewah, interior berhiaskan berbagai permata dan logam indah.
“Tunggu disini, aku akan memanggil juru nilai” ucap Penjaga.
Selang beberapa lama, seorang pria tua muncul di hadapan Ling Dao. Pria tua itu tidak lain adalah penilai dari kamar dagang Wanbao, Jiang Xu.
Jiang Xu menatap Ling Dao dengan tidak yakin, tapi karena mereka ada profesional, Jiang Xu tidak pernah meremehkan siapapun yang datang untuk membuat bisnis dengan mereka.
“Anak muda, bisnis seperti apa yang kau miliki ?” tanya Jiang Xu secara langsung.
Ling Dao tersenyum dan langsung mengeluarkan sebuah benda dari ruang penyimpanan. “Bagaimana ? apa aku bisa melelang ini disini ?” tanya Ling Dao.
Jiang Xu yang semula tenang menjadi gelisah dan langsung mengambil benda yang ada di tangan Ling Dao.
“Darimana kau mendapatkan ini ?” tanya Jiang Xu yang penuh semangat.
Ling Dao tersenyum kecil. “Sejak kapan kalian perlu tahu darimana aku mendapatkan ?” ucap Ling Dao sambil menatap Jiang Xu serius.
Jiang Xu langsung merasa tidak enak. Dia sadar bahwa itu telah melanggar kode etik perdagangan. “Maaf, aku hanya terlalu bersemangat” ucap Jiang Xu meminta maaf.
“Tidak masalah, jadi apa kita bisa membuat kesepakatan ?” tanya Ling Dao secara langsung.
Dengan penuh semangat, Jiang Xu langsung menjawab. “Tentu saja, bagaimana kau ingin membuat kesepakatan ?” tanya Jiang Xu.
__ADS_1
“Sederhana, aku ingin melelang benda ini, tapi tidak menggunakan Lingshi. Aku hanya perlu benda tertentu untuk menukarnya” jawab Ling Dao.
Mendengar Ling Dao mengatakan bahwa dia tidak membutuhkan Lingshi, Jiang Xu menjadi sangat tertarik. “Coba aku dengarkan, harta apa yang kau cari” tanya Jiang Xu.
Kemudian Ling Dao meminta kertas untuk menuliskan Harta apa saja yang bisa ditukarkan dengan harta miliknya.
Setelah selesai menulit harta apa saja yang dibutuhkan oleh dirinya, Ling Dao menyerahkannya kepada Jiang Xu.
Melihat daftar itu, Jiang Xu menatap Ling Dao dengan heran. “Apa ini benar ?” tanya Jiang Xu.
“Em, aku hanya perlu itu” ucap Ling Dao.
Jiang Xu tidak tahu harus berkata apa, dia benar-benar bingung dengan tingkah Ling Dao. Apa yang membuat Jiang Xu bingung adalah, Sebagian besar harta yang ada di dalam daftar adalah harta yang cukup umum dan tidak langka.
Hanya ada 1 harta yang langka di dalam daftar, dan itupun harga dari harta tersebut masih tidak sebanding dengan apa yang dikeluarkan oleh Ling Dao.
Tentu saja Ling Dao tidak peduli dengan nilai dari harta miliknya, yang dibutuhkan oleh Ling Dao adalah benda-benda yang akan digunakan sebagai syarat untuk menerobos tingkat.
“Baiklah kalau begitu, kami akan menjadikan ini sebagai harta terakhir di lelang” jawab Jiang Xu yang masih heran dengan Ling Dao.
“Xiao Cui!” teriak Jiang Xu.
Tak lama kemudian seorang pelayan muncul menghampiri.
“Ada apa tuan Jiang ?” tanya Xiao Cui.
“Bawa tuan muda ini ke ruangan VIP” ucap Jiang Xu memberi tahu,
Mendengar itu, Xiao Cui segera membawa Ling Dao ke dalam ruangan pelelangan. “Mari tuan, ikuti aku” ucap Xiao Cui.
“Em” angguk Ling Dao.
Ling Dao pergi meninggal Jiang Xu menuju ruangan Pelelangan.
Sedangkan Jiang Xu masih menatap benda di tangannya dengan wajah penuh keterkejutan.
“Siapa sangka Setetes esensi darah dari Elang berapi tingkat 7 akan muncul disini” gumam Jiang Xu tidak percaya.
Apa yang dikeluarkan oleh Jiang Xu tidak lain adalah salah satu item Quest. Yang membuat mahal tentu saja adalah Elang berapi masih memiliki jejak dari Phoenix, ditambah itu masih berasal dari tingkat 7.
Hal ini yang membuat Jiang Xu sangat tidak percaya.
“Tunggu dulu, tapi siapa nama pemuda itu tadi ?” gumam Jiang Xu yang lupa menanyakan nama.
__ADS_1