
Melihat Ling Dao menggunakan Jimat untuk menahan serangan mereka, para pria misterius memasang ekspresi wajah jelek.
“Hmp! Nak, sebaiknya kau jangan ikut campur urusan kami. Jika kau bersikeras ikut campur, maka jangan salahkan kami untuk tidak sopan” ucap Seorang misterius mengancam Ling Dao.
Sayangnya Ling Dao takut sedikitpun. Ling Dao malah mengejek mereka para pria misterius.” Apa kalian punya otak ? kalian saja tidak bisa menembus penghalang milikku, dan kalian berencana untuk berurusan denganku ? kebanyakan mimpi!” dengus Ling Dao.
Para pria misterius menjadi jelek, mereka benar-benar tidak bisa menghancurkan pelindung milik Ling Dao.
“Walaupun kami tidak bisa menghancurkan penghalang, tapi sampai kapan penghalanmu itu bertahan ? ketika pelindung milikmu hilang, maka tidak akan terlambat bagi kami” ucap seorang pria misterius.
Mendengar ucapan itu, LIng Dao hanya tersenyum. “Oh!”
Kemudian LIng Dao mengeluarkan segepok tumpukan Jimat, dan memainkan jimat di hadapan para pria misterius.
Para pria misterius terdiam tidak bisa bereaksi apapun saat Ling Dao mengeluarkan tumpukan Jimat.
Mereka benar-benar terdiam tidak bisa berkata-kata untuk membalas LIng Dao.
“Kenapa diam ?” ejek Ling Dao.
Tidak sampai disitu saja, Ling Dao mengeluarkan beberapa jimat lagi. Kali ini Ling Dao mengeluarkan Jimat tipe serangan.
Saat para pria misterius melihat Jimat yang baru saja dikeluarkan oleh Ling Dao, wajah mereka menjadi serius. Memperhatikan Jimat Ling Dao, akhirnya mereka sadar bahwa itu merupakan Jimat serangang.
“kabur!” teriak seorang pria misterius.
Dengan sangat cepat para misterius mulai lari dengan berpencar. Mereka tahu betul, Jika menunggu Ling Dao menggunakan Jimat, mereka sudah pasti mati.
“Mau kabur ? terlambat!” ucap Ling Dao meremehkan.
“Jimat petir surgawi!”
Boom!
Semua Jimat Petir surgawi diaktifkan oleh Ling Dao. Jimat-jimat itu mulai terbang dan berubah menjadi petir saat mengejar para pria misterius.
Boom!
Ahh!
Boom!
__ADS_1
Ahh!
Setiap kali ledakan terjadi, suara teriakan menyakitkan terdengar juga. Tidak ada satupun dari para pria misterius itu yang selamat dari serangan jimat petir surgawi.
Ling Dao tersenyum puas melihat bahwa semua berjalan lancar. “Heh! apa kalian pikir semudah itu kabur dari kejaran Jimat milikku ?” gumam Ling Dao meremehkan.
Kemudian Ling Dao melihat Qin Yao yang berada di bawah dan mulai menghampiri.
“Apa kau baik-baik saja Nona ?” tanya Ling Dao yang pura-pura khawatir.
Qin Yao dari awal sampai akhir benar-benar tercengang dengan operasi Ling Dao. Seolah semua permasalahan bisa diselesaikan dengan Jimat.
Bahkan Qin Yao yang berasal dari kekaisaran Suci Shang tidak mungkin bisa seboros Ling Dao dalam menggunakan Jimat.
Qin Yao tahu betul harga dari Jimat, apalagi Jimat yang tingkat tinggi, itu memiliki harga yang sangat mahal.
“AKu baik-baik saja senior” jawab Qin Yao berterima kasih.
Ling Dao tersenyum melihat reaksi Qin Yao. “Nona, jangan panggil aku senior. AKu tidak terlalu tua, bahkan mungkin kita ini seumuran”
Qin Yao merasa apa yang diucapkan oleh Ling Dao benar. “Lantas bagaimana aku memanggilmu ?” tanya QIn Yao.
Ling Dao berpikir sejenak sebelum berbicara. “Panggil saja aku Ling Dao” jawab Ling Dao dengan tersenyum.
“Tuan Ling, aku Qin Yao” ucap QIn Yao memperkenalkan diri.
Setelah berkenalan, Ling Dao kemudian menawarkan diri untuk membantu Qin Yao. “Nona Qin, lebih baik kita segera meninggalkan Hutan ini dan segera mengobati luka yang ada di tubuhmu” ucap Ling Dao mengingatkan.
Qin Yao tanpa ragu setuju. “Em” Angguk Qin Yao.
“Kalau begitu, mari kita pergi ke Kota hitam terlebih dahulu” ucap Ling Dao menawarkan.
“Mohon bantuannya tuan Ling” ucap Qin Yao meminta tolong.
Membantu Qin Yao berdiri, Ling Dao memegang Qin Yao untuk menaiki Flying Sword miliknya.
Saat Ling Dao bersentuhan dengan Qin Yao, Ling Dao bisa merasakan aroma unik milik Qin Yao. Terutama tubuh Qin Yao yang begitu lembut.
Walaupun Wajah Qin Yao cantik, tapi dalam kesan Ling Dao itu belum terlalu cantik. Namun ketika dia melihat dari dekat, Ling Dao menemukan ada lapisan seperti kulit palsu di wajah Qin Yao.
Melihat hal itu, Ling Dao tersenyum penuh pengertian. “Hehehe, sepertinya wanita ini bukan orang sembarangan” gumam Ling Dao.
__ADS_1
Berdiri diatas Flying Sword, Ling Dao dan Qin Yao mulai terbang menuju Kota hitam.
Ling Dao yang berdiri di belakang merasakan bahwa sangat nyaman berdiri bersama seorang wanita, dan Qin Yao sendiri adalah wanita pertama yang melakukan Kontak dengannya setelah datang ke dunia ini.
Ling Dao sendiri punya rencana tersendiri terkait menyelamatkan Qin Yao, dan kenapa Ling Dao tidak memberikan Item penyembuhan pada QIn yao, Ling Dao takut ketika Qin Yao sembuh, dia akan segera pergi.
Jika itu terjadi, maka rencana yang telah dia pikirkan pasti gagal.
Qin Yao sendiri juga merasa bersyukur, tapi dia masih waspada akan Ling Dao. Sampai sekarang dirinya belum bisa menentukan berada di tingkat apa kultivasi Ling Dao.
Dan alasan kenapa Qin Yao mau menyetujui Ling Dao karena dia saat ini benar-benar miskin.
Semua harta miliknya hilang saat dikejar oleh para pria misterius.
Sepanjang perjalanan menuju kota Hutan Hitam. Ling Dao dan Qin Yao bertukar cerita.
Terutama ketika QIn Yao bercerita tentang dirinya. Ling Dao merasa lucu, karena QIn Yao masih berbohong terkait asalnya.
Tapi Ling Dao tidak terlalu mengejar hal itu, hal yang Ling Dao dapatkan dari Qin yao adalah informasi tentang kekuatan di Alam Xuan Zhen.
Di alam Xuanzhen, kekuatan tertinggi terbagi dalam 5 Tanah Suci. Sekte Es Misterius, Sekte Gunung Pedang, Lembah Iblis, Kuil Jinshan dan terakhir adalah Kekaisaran suci Shang.
Tapi disamping 5 tanah suci tersebut, masih ada keluarga kuno. Seperti keluarga Qian, Yue, Long dan Ling.
Sedangkan untuk Ras Monster, Qin yao sedikit informasi yang dia ketahui. Tapi ada istana Naga di laut timur, Phoenix di gunung Taixu, rubah surgawi 9 ekor di Gunung Qingqiu, dan harimau perang di Hutan besar misterius.
Di Clan Monster, pembagian kekuasaan jauh lebih rumit lagi. Karena Clan Monster terdiri dari banyak Clan dan sub-clan.
Ling Dao yang mengetahui hal itu, mengangguk mengerti. “Apa jadinya jika aku menjadikan Long Ju sebagai patriark Clan Naga ? bukankah berarti aku akan menjadi penguasa seluruh Naga di seluruh dunia ?” pikir Ling Dao dengan wajah semangat.
Akhirnya, setelah menjelang sore. Ling Dao dan Qin Yao tiba di kota hutan hitam.
Terun dari Flying Sword, LIng Dao segera membopong Qin yao untuk mencari pengingapan.
“Nona Qin, sebaikanya kita mencari penginapan dulu. Nanti setelah itu aku akan mencarikan obat untukmu, bagaimana ?” tanya Ling Doa meminta persetujuan.
Qin Yao tidak banyak menolak. “Terserah tuan Ling saja”
Mendengar itu, Ling Dao segera membawa Qin yao ke penginapan Lentera Merah.
Sayang Nya saat Ling Dao masuk ke kota, antek dari Li Chong melihat Ling Dao dan mengenalinya.
__ADS_1
“Orang itu lagi!”
Segera pria itu berlari menuju ke rumah Li.