System : Gerbang Menuju Keabadian

System : Gerbang Menuju Keabadian
Permintaan Chen Fan


__ADS_3

Selah Ling Dao mengizinkan Qin Yao untuk menetap bersamanya.


Ling Dao kemudian menjelaskan hal apa saja yang akan dilakukan oleh Qin Yao selama tinggal bersama dirinya.


Saat Ling Dao menjelaskan tiba-tiba dari luar goa Wukong dengan memegang tongkat berlari dengan sangat cepat menuju Ling Dao.


“Mama!”


Wukong yang berlari dengan sangat semangat tidak lupa memanggil LIng Dao dengan sebutan mama.


Qin Yao merasa aneh melihat seekor monyet memanggil Ling Dao dengan sebutan mama.


Sedangkan LIng Dao penuh dengan kerutan di wajahnya mendengar ucapan Wukong.


Plok!


Wukong langsung loncat ke dalam pelukan Ling Dao dengan manja.


Qin Yao yang merasa heran akhirnya bertanya pada Ling Dao.”Tuan Ling, ini apa ?” tanya QIn Yao dengan nanda bingung.


Ling Dao sedikit bingung bagaimana dia menjelaskan pada Qin Yao. Dia takut Qin yao salah paham.


“Ini sebenarnya adalah Hewan peliharaanku, sama seperti Naga yang berada diluar sana. Hanya saja dia aku dapatkan ketika masih bayi sekali dan kemudian dia mengira aku adalah ibunya” ucap Ling Dao menjelaskan.


Qin Yao mengerti akan maksud dari LIng Dao. Tapi dia sedikit bingung ketika melihat wujud Wukong.


Dengan tubuh yang ditutupi bulu abu-abu, tinggi yang hanya sepinggang, serta otot-otot yang menonjol. Membuat Qin Yao berpikir bahwa Wukong bukan Monyet biasa.

__ADS_1


Terutama ketika Wukong bisa memanggil LIng Dao dengan sebutan Mama. Qin Yao tahu betul hanya hewan dengan garis keturunan tertentu yang bisa berbicara ataupun telah mencapai tingkat tertentu untuk bisa berbicara.


Namun Wukong yang dilihat oleh Ling Dao jelas belum membuka kecerdasaan spiritual, namun dia bisa mengerti layaknya hewan spiritual.


Bahkan Qin Yao hanya merasa bahwa Wukong masih berada di TIngkat 2.


“Wukong! turun dulu” ucap Ling Doa memerintahkan.


Wukong dengan patuh turun dari pelukan Ling Dao dan berdiri disamping.


“Wukong, mulai sekarang kau harus berperilaku sopan pada Nona Qin. Dia akan tinggal bersama kita mulai sekarang” ucap Ling Dao memberitahu pada Wukong.


Wukong dengan mata polos menatap Qin Yao seolah mengerti ucapan dari Ling Dao.


Qin Yao tersenyum ramah menatap Wukong. “Halo wukong” sapa QIn Yao.


Wukong mengangguk menanggapi sapaan Qin Yao.


Tapi sebelum Ling Dao pergi untuk menerobos Alam ekstrim, Chen Fan datang dengan kondisi yang dipenuhi keringat.


Namun kali ini penampilan Chen Fan sangat berbeda dengan saat Chen Fan pertama kali bertemu dengan Ling Dao.


Tubuh Chen Fan saat ini menjadi lebih tinggi, otot-otot milik Chen Fan menjadi lebih menonjol. Tidak hanya itu saja, kulit Chen Fan menjadi lebih cerah, bahkan bola mata Chen Fan sedikit mirip dengan Naga.


Tapi hal yang paling menonjol dari Chen Fan adalah aura jahat yang ditampilkan oleh Chen Fan.


Qin Yao memperhatikan kehadiran Chen Fan.

__ADS_1


“Alam Pembentukan Pil!” seru Qin Yao yang merasakan aura milik Chen Fan.


Walaupun Alam pembentukan Pil tidak jarang dia lihat, namun hal yang membuat Qin Yao terkejut adalah bahwa usia Chen Fan yang sangat Muda.


Dengan usia begitu muda, hanya kekuatan dari Tanah Suci yang mampu seperti Chen Fan. Hal ini semakin membuat Qin Yao penasaran akan Ling Dao.


Semua hal yang ia temui selama bersama Ling Dao benar-benar membuat pandangannya runtuh.


“Tuan!” sapa Chen Fan.


Ling Dao hanya tersenyum mengangguk.


“Bagaimana latihanmu ?” tanya Ling Dao.


“Dengan bantuan senior Long, aku telah mencapai tahap pencapaian kecil” jawab Chen Fan memberitahu.


Ling Dao terkejut, dia menyangka bahwa Chen Fan bisa mencapai pencapaian kecil dengan waktu sangat singkat.


“Bagus, kalau begitu lanjutkan” angguk Ling Dao memuji.


“Terus, ada apa kau mendatangiku ?” tanya Ling Dao akan tujuan Chen Fan.


Chen Fan kemudian bersujud dihadapan Ling Dao. “Tuan, izinkan aku untuk pulang. Aku ingin membalas dendam” ucap Chen Fan memohon.


Ling Dao mendengar permintaan Chen Fan menghela nafas.


Ling Dao paham alasan Chen Fan ingin segera pulang.

__ADS_1


“Tidak masalah jika kau ingin pulang, tapi setelah kau pergi dari sini jangan kembali lagi” ucap Ling Dao.


Mendengarkan jawaban Ling Dao, Chen Fan awalnya senang. Namun saat berikutnya dia kaku terdiam.


__ADS_2