
Whuss!
tiba tiba sebuah bayangan hitam meloncat langsung ke dalam pelukan Ling Dao.
Bayangan hitam itu tidak lain adalah Wukong. LIng Dao memeluk Wukong dengan senyuman hangat.
“Wukong!” Dengan hangat Ling Dao mengelus kepala Wukong.
Wukong dengan sangat erat memeluk Ling Dao. Ling Dao pun paham kenapa Wukong selalu bertindak seperti itu.
Alasannya sangat sederhana, usia wukong saat ini sama seperti bayi yang baru saja lahir. Wukong masih memerlukan kasih sayang dari orang tua, dan Ling Dao adalah orang tua bagi Wukong.
“Oke,oke, turun dulu” ucap Ling Dao menurunkan Wukong.
Wukong dengan patuh turun dan berdiri di dekat Ling Dao. Saat Ling Dao memperhatikan Wukong.
Ling Dao terkejut karena saat ini Wukong sudah berada di tingkat 3 puncak. “Cepat!” gumam Ling Dao yang tidak percaya.
Walaupun Ling Dao sudah tau bahwa Wukong memiliki Darah dari Ras Chaos Ape, tapi kecepatan Wukong berkultivasi benar-benar diluar nalar.
Kemudian Ling Dao melihat Qin Yao. “Nona Qin, selama aku tidak ada, apa ada masalah ?” tanya Ling Dao.
Qin Yao menggelengkan kepalanya. “Tidak ada masalah apapun yang terjadi, tapi ada hal yang bagus terjadi” ucap Qin Yao semangat.
Ling Dao melebarkan matanya mendengar ada hal yang bagus terjadi. “Hal bagus apa yang terjadi ?” tanya Ling Dao penasaran.
Qin Yao tidak memberi tahu lansung, dia mengajak Ling Dao untuk keluar Goa. “Lebih baik Tuan Ling lihat sendiri”
Ling Dao semakin penasaran, dia segera mengikuti Qin Yao menuju keluar.
Setibanya diluar, Qin Yao menunjuk ke arah dimana Long Ju berada.
“Senior Long! Tuan Ling telah keluar” teriak QIn Yao memanggil Long Ju.
Dari dasar sungai sosok Naga emas segera muncul.
Ling Dao terpukau dengan sosok Long Ju saat ini. Dia benar-benar berbeda dengan Long Ju yang dulu.
Dengan sisik yang sudah sepenuhnya berwarna emas, tanduk Naga mirip tanduk rusa. Serta surai yang melingkari di bagian leher.
Walaupun Wujud Long Ju saat ini belum sepenuhnya berubah menjadi Tian Long, tapi wujud Long Ju saat ini sudah jauh lebih menawan dibandingkan Naga biasa.
Yah, saat ini Long Ju sudah bertransformasi menjadi Naga seutuhnya, dan hanya beberapa langkah lagi menjadi Tian Long.
__ADS_1
Long Ju yang sudah muncul dengan tubuh besarnya perlahan mulai memancarkan cahaya.
Ling Dao menatap hal apa yang akan dilakukan oleh Long Ju dengan tatapan menarik. “Apalagi yang akan ditampilkan oleh Long Ju” gumam Ling Dao.
Perubahan Long Ju terus berlangsung, kumpulan cahaya perlahan menjadi kecil dan membentuk siluet manusia.
Akhirnya Ling Dao tahu bahwa Long Ju saat ini sudah bisa mengubah bentuk menjadi manusia.
Long Ju yang sudah berubah bentuk menjadi manusia segera berdiri di hadapan Ling Dao.
Tubuh yang kekar, rambut emas yang panjang, mata khas Ras Naga, serta ada tanduk kecil di dahi Long JU.
Saat ini Long Ju berpenampilan dalam wujud manusia remaja.
“Tuan!” sapa Long Ju memberi hormat.
Ling Dao memperhatikan tubuh Long Ju dari atas sampai bawah. “Jadi ini wujud manusiamu ?”
“Benar Tuan, ini adalah wujud manusia ku. Aku menjadi mencapai wujud ini setelah memurnikan Dragon Orb yang tuan berikan sekitar 50%” jawab Long Ju.
Kemudian Ling Dao merasakan bahwa Kultivasi Long Ju tidak ada berubah sama sekali, dia masih berada di tingkat kelima. “Tapi kenapa kultivasi milikmu masih belum meningkat ?” tanya Ling Dao heran.
Long Ju kemudian menjawab kebingungan Ling Dao. “Selama ini aku sibuk pada memurnikan Garis keturunanku, semakin murni garis keturunanku, maka akan semakin mudah bagiku untuk berkultivasi” jawab Long Ju.
Ling Dao mengangguk mengerti sekarang.Terutama mengingat Wukong yang sangat cepat sudah berada di tingkat 3 karena garis keturunannya yang sangat murni.
Karena baik Ras manusia dan Ras Naga tidak saling terkait apapun kecuali ada hal-hal yang tertentu terjadi.
Bahkan selama dia tinggal di Istana, belum pernah sekalipun ada tamu dari Ras Naga.
“Bagus” puji Ling Dao.
Wukong yang berada di samping Ling Dao tiba tiba marik pakaian Ling Dao.
“Ada apa ?” tanya Ling Dao.
Wukong segera maju ke depan dan mulai membuat pose untuk melakukan gerakan.
“Apa yang dilakukan anak ini ?” pikir Ling Dao heran.
Memperhatikan dengan sabar, AKhirnya Wukong mulai mengalami perubahan.
Wujud Wukong yang semula hanya kurang dari 150 Cm perlahan mulai membesar.
__ADS_1
Tubuh Wukong terus membesar hingga akhirnya mencapai 10 meter. Berdiri dengan dua kaki, Wukong membusungkan dadanya dengan banga seolah ingin mendapat pujian juga dari Ling Dao.
Seluruh otot Wukong timbul, terutama di bagian dada ada lapisan armor hitam yang timbul.
Ling Dao tersenyum mengerti dengan apa yang dilakukan Wukong. “Monyet kecil ini” geleng Ling Doa paham.
“Keren” Puji Ling Dao sambil mengacungkan jempol.
Melihat dirinya dipuji Ling Dao Wukong tersenyum bangga.
Ling Dao tersenyum konyol dengan tingkah Wukong.Dia tahu betul bahwa apa yang dilakukan Wukong persis seperti anak anak yang ingin diperhatikan.
“Sudah Wukong, kembali” ucap Ling Dao.
Tubuh Wukong perlahan mengecil dan kembali ke wujud semula.
Long Ju juga tersenyum melihat Wukong yang ingin pamer. “Monyet kecil, sejak kapan kau begitu pintar untuk pamer hah?” tanya Long Ju.
Selama Ling Dao tidak ada, Wukong selalu datang mengganggu Long Ju. Selain Qin Yao, hanya Long Ju yang menjadi teman bermain Wukong.
Dibawah ajaran Long Ju jugalah Wukong bisa dengan cepat mencapai tingkat 3.
Wukong yang ditatap Long Ju hanya tersenyum cengengesan.
“Oke,semua ikut aku ke dalam” ajak Ling Dao.
QIn Yao, Long Ju, dan Wukong mengikuti Ling Dao menuju ke dalam Goa.
…
Jauh dari tempat Ling Dao.
Sekelompok orang dengan berpenampilan misterius bergerak dengan cepat.
Kelompok itu dengan hati-hati bergerak mengikuti seekor serangga kecil.
Serangga yang mereka ikut terbang dengan perlahan tapi pasti bahwa arah yang dituju adalah lokasi Ling Dao berada.
“Sialan! kemana perginya pelacur itu” kutuk seorang dari kelompok misterius.
“Tidak usah protes, misi ini harus berjalan lancar” bentak seorang yang menjadi pemimpin kelompok.
“Ingat, misi ini harus sukses. Karena tim sebelumnya gagal, maka dia pasti memiliki perlindungan. Jadi jangan anggap remeh sedikitpun” ucap pemimpin kelompok mengingatkan.
__ADS_1
Setelah mendapatkan pengingat dari pemimpin kelompok, seluruh anggota menjadi diam dan tidak ada yang protes lagi.
Sedangkan pemimpin Kelompok masih dengan sangat fokus terus mengikuti pergerakan dari serangan terbang.