
Pria tua yang melihat kepergian Ling Dao segera pergi menuju Penginapan Lentera Merah.
Saat masuk ke dalam kamar, Pria Gendut telah menunggunya. Pria gendut itu tidak lain adalah Qian Rong.
“Tuan Muda!” sapa Pria tua itu.
Qian Rong melirik Pria tua itu dengan wajah menantikan sesuatu. “Bagaimana hasilnya ? apa ada yang aneh dengan Ling Dao itu ?” tanya Qian Rong.
Pria tua itu dengan semangat mulai bercerita. “Benar, Ling Dao itu tidak sederhana”
Menyipitkan kedua matanya, Qian Rong mulai penasaran. “Tidak sederhana bagaimana ?” tanya QIan Rong.
“Aku memperhatikan saat dia pergi, dia menaiki seekor Naga, dan naga itu berada di tingkat 5” ucap pria tua memberi tahu.
Qian Rong tersenyum, dan berjalan melihat keluar jendela. “Benar saja seperti dugaanku” gumam Qian Rong. “Ada yang aneh dengan anak itu, tapi dari sini kita bisa mengetahui bahwa kita bisa mencoba membangun hubungan yang baik dengannya”
“Benar tuan muda, Clan Naga adalah Clan yang bangga. Tidak mungkin dia mau tunduk pada manusia, kecuali jika manusia itu sangat luar biasa. Hal ini membuktikan bahwa Ling Dao itu bukan orang sembarangan” Ucap pria tua memberi tahu.
“Benar sekali” Angguk Qian Rong.
…
Di Atas kepala Long Ju, Ling Dao duduk sambil memikirkan tentang kemunculan Mysterious Egg box.
“Ini sungguh membingungkan”
“Jika ada pemain lain yang terlebih dulu tiba di dunia ini, aku tidak bisa membayangkan sudah sejauh apa tingkat kultivasinya” Pikir Ling Dao.
Ling Dao diam merenung, di dalam pikirannya Ling Dao berasumsi bahwa ada pemain lain yang pergi ke dunia lain terlebih dulu dibandingkan dirinya.
Berdasarkan hal itu, Ling Dao jadi sedikit khawatir. Jika suatu saat dia bertemu pemain lain, dan kultivasinya masih lebih rendah, mungkin dia akan dibunuh.
“Tidak, aku tidak bisa mengekspos diriku terlalu banyak” pikir Ling Dao.
“Jika pemain lain muncul, mereka pasti tahu bahwa aku memiliki item yang seharusnya tidak ada di dunia ini”
Ling Dao merasa ada urgensi luar biasa untuk segera meningkatkan kekuatannya. Dia takut dirinya ditangkap dan kemudian disiksa untuk mengeluarkan semua item yang ada di dalam penyimpanannnya.
Sedangkan pikiran untuk membuat teman dengan pemain lain, hal itu sama sekali tidak mungkin. Godaan item berharga jauh lebih menggairahkan dibanding membuat teman.
Kemudian Ling Dao kepikiran lagi kenapa Mysterious Egg Box bisa jatuh ke tangan Kamar Dagang Wanbao. “Apa ada kemungkinan pemain lain mati di tangan penduduk asli dunia ini ?”
“Lupakan, saat ini aku hanya perlu sesegera mungkin untuk mencapai puncak Kultivasi” ucap Ling Dao tegas.
__ADS_1
Long Ju yang terbang membawa Ling Dao akhirnya sampai di air terjun.
Ling Dao segera melompat kembali ke dalam Goa, sedangkan Long Ju dengan semangat kembali ke dasar sungai untuk kembali berlatih.
Di dalam Goa, Ling Dao mengeluar Mysterious egg box.
CLik!
Ling Dao tanpa pikir panjang langsung membuka Mysterious Egg Box.
Telur mulai perlahan retak, dan dari dalam retakan cahaya putih keluar. Ling Dao dengan penuh semangat menatap Mysterious egg box.
“Ayo, Ayo, Fighting Chaos Ape! aku Mohon Keluarkan Fighting Chaos Ape” gumam Ling Dao berharap.
Di dalam dantian Ling Dao, Fortune Jade tiba-tiba memancarkan kekuatan aneh. Ling Dao sama sekali tidak menyadari hal itu, dia masih terlalu fokus pada Mysterious Egg Box.
Kacha!
Akhirnya pecah, dari dalam cangkang telur muncul sosok bayi lucu. Ling Dao yang melihat bayi monster itu tersenyum lebar.
“Hahahaha! aku mendapatkannya!” teriak Ling Dao penuh tawa.
Penuh dengan semangat, Ling Dao langsung memeluk bayi monster itu,
Bayi Fighting Chaos Ape yang berada di pelukan Ling Dao perlahan membuka matanya. Dia menatap Ling Dao dengan linglung awalnya.
Ling Dao tersenyum lebar menatap bayi Fighting Chaos Ape. “Monyet kecil, mulai hari ini namamu WUkong!” ucap Ling Dao memberikan nama.
Seolah Mengerti ucapan Ling Dao, Fighting Chaos Ape yang baru saja diberi nama Wukong mengangguk.
Wukong yang baru lahir tiba-tiba membuat gerakan, seoalah memberi isyarat kepada Ling Dao.
Melihat isyarat yang ditunjukan oleh Wukong, Ling Dao mengerti. “Baiklah!” gumam Ling Dao.
Meletakan kembali Wukong ke Dalam cangkang telur, Wukong dengan lahap langsung melahap semua cangkang telurnya.
Melihat hal ini, Ling Dao tersadarkan. “Astaga! aku lupa bahwa dia masih bayi dan memerlukan makanan!”
Ling Dao dengan cepat membuka penyimpanan miliknya. Mencari di dalam penyimpanan.
Melihat ruang penyimpanan, Ling Dao sedikit sakit kepala. pasalnya buah-buahan yang ia miliki adalah Buah Spiritual tingkat tinggi.
“Oke, tidak masalah” gumam Ling Dao meyakinkan dirinya.
__ADS_1
Mengeluarkan 2 buah spiritual. Ling Dao langsung menyerahkannya kepada Wukong.
Wukong melihat bahwa Ling Dao memberikannya buah, dengan cepat menyambar. Dengan lahap Wukong langsung memakan.
Setelah lahap memakan 2 buah, Wukong langsung jatuh tertidur. Ling Dao tercengang melihat Wukong yang langsung tidur.
“Astaga!” Seru Ling Dao.
Tapi Ling Dao tidak mengganggu Wukong, dia kembali memutuskan untuk kembali berkultivasi.
Mengeluarkan sebuah Pil. Ling Dao tersenyum lebar dan langsung memakannya.
Ling Dao langsung merasakan energi yang mengalir hangat ke arah dantiannya. Namun tiba-tiba Ling Dao merasa bahwa aliran energi terlalu banyak.
Tanpa pikir panjang, Ling Dao langsung duduk dan mulai menjalankan latihan Primordial Formless technique.
…
Jauh dari tempat Ling Dao berada, saat ini 3 orang sedang saling berhadapan di dekat jurang.
Tampaknya 2 dari mereka berada di sisi yang sama. Di seberang ada 1 orang pria dan wanita.
“Lan Qixue! aku tidak menyangka kau melakukan ini padaku!” teriak seorang pemuda sambil memegangi perutnya yang luka.
Wanita yang bernama Lan Qixue tersenyum sinis menatap pemuda itu. “Chen Fan, jangan salahkan aku melakukan ini. Kau terlalu berbahay jika dibiarkan ikut pergi ke Tanah Suci, keluarga kami akan berada di bawah bayang-bayang keluarga Chen mu” ucap Lan Qixue dengan jijik.
Pemuda itu penuh dengan marah dan dendam, sayangnya dia tidak berdaya sekarang. “Hahaha, aku terlalu bodoh mempercayaimu, Dan kau Li Chong! jika aku masih bisa hidup setelah ini, aku akan membuatmu menderita” ucap Chen Fan dengan galak.
Setelah mengatakan itu, Chen Fan langsung loncat ke dalam jurang.
Li Chong dan Lan Qixue terkejut dengan keputusan Chen Fan yang tiba-tiba loncat.
“Sialan!” kutuk Li Chong kesal.
Lan QiXue dengan tatapan khawatir melihat ke arah jurang.
“Bagaimana jika dia berhasil hidup ?” tanya Lan Qixue yang khawatir.
Li Chong dengan wajah meremehkan berbicara. “Tenang saja, dengan racun penghilang energi, tidak mungkin dia bisa selamat dari ketinggian ini” ucap Li Chong yakin.
Mendengar itu, Lan Qixue merasa sedikit lega, tapi tetap dia masih ingat ucapan Chen Fan yang terakhir sebelum lompat. “TIdak, dia pasti mati!” Gumam Lan Qixue yakin.
…
__ADS_1