
Itu adalah sebuah sabtu sore yang indah, dimana matahari bersinar dengan cerah, awan-awan juga beriringan, tapi tidak menunjukkan tanda tanda bahwa hujan akan turun.
Sebuah cuaca yang sangat cocok untuk berpergian.
Saat itu, Kei sedang bersenandung ria sambil sedikit menari-nari di jalan, karena suasana hatinya yang sedang senang.
"Siapa sangka Myan akhirnya mau berkencan bersama denganku malam ini? Dan mungkin siapa tahu aku akhirnya bisa melepas 'gelar' ku ini!" ujar Kei dengan gembira.
Dia memiliki jadwal untuk berkencan dengan pacarnya, Myan yang berdasarkan perjanjian dilakukan malam ini. Oleh karena itu, Kei dengan gembira menaiki bus untuk menuju ke tempat makan dimana mereka akan bertemu.
Dia sempat melihat smartphone di tangannya sebelum naik bus.
"Humm, masih pukul 17:06 kah? Aku masih punya banyak waktu untuk bersiap siap, bukan?" gumam Kei dalam senyum.
Dia menyempatkan diri untuk membuka kamera di handphone nya, dan menara lagi rambutnya walau itu benar benar tidak berpengaruh banyak pada penampilannya.
Bus itu juga berjalan seperti biasa. Hampir tidak ada keanehan apapun, sampai sangat supir mulai menunduk. Supir terus melakukan pernafasan yang kasar, dan sekarang terlihat semakin sering memegang dadanya.
Itu tidak disadari banyak orang, apalagi Kei yang sedang fokus ke smartphone nya sendiri.
"Pak supir, apa kau baik baik saja?" tanya salah seorang penumpang terdekat supir itu dengan khawatir.
"Se-perti-nya...." supir bis itu tidak bisa melanjutkan kalimatnya.
Tak diduga, dia jatuh ke setir tak sadarkan diri. Dia pingsan!
Seketika, kericuhan terjadi. Orang orang yang berada di bagian depan segera mengangkat sopir itu dari tempat duduknya, untuk segera mengambil alih kemudi darinya.
"Ada apa ini?!!!" Kei tak urung juga ketakutan melihat orang orang semakin panik.
Ketika bus itu berjalan semakin cepat, bus juga semakin oleng ke kanan dan kiri, karena orang orang di depan yang menyenggol kemudi saat menarik supir untuk keluar. Ada salah satu dari mereka berusaha untuk menarik rem darurat, tapi itu berbahaya jika bus dihentikan dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1
"Dia memakai sabuk pengaman!!" teriak salah satu pemuda. Segera, semua tahu keadaan nya dan menjadi lebih panik. Salah seorang anak SMA berusaha untuk menggapai pedal kopling dan rem, tapi itu terhalang oleh kaki supir.
?!!
Ada sebuah perlintasan kereta api yang tertutup. Di belakang perlintasan itu ada puluhan kendaraan yang mengantre menunggu kereta lewat.
Seketika, kericuhan semakin menjadi. Orang orang berusaha untuk memecahkan kaca jendela, tapi karena jalan bus yang oleng membuat mereka kesulitan untuk memecahkan kaca jendela.
Banyak orang yang sudah terinjak injak karena segera berdiri dan berlari ke arah pintu bus.
Tapi, bus itu semakin oleng ke arah kiri, dan mulai menaiki trotoar yang sudah sepi karena kereta yang akan lewat.
Teriakan terjadi ketika bagian kiri bus sudah menyerempet bangunan membuat akses pintu keluar terhalang. Selain itu, bagian kiri bus semakin terkikis, membuat orang yang masih duduk di bagian kiri tertarik bangunan keluar, dan hancur terhimpit diantara bus dan bangunan!
Banyak orang yang menyaksikan itu, tapi tidak banyak orang yang bisa menyaksikannya tanpa merasa mual.
("Apa ini? Kenapa ini semua menjadi sesuatu yang sangat mengerikan seperti ini?!!") teriak Kei dalam hatinya.
Pemilik kendaraan yang menunggu di depan palang pintu juga melihat bus yang oleng, dan segera bergerak meninggalkan kendaraannya untuk melarikan diri.
Semua orang yang ada di dalam bus terdiam setelah melihat kejadian mengerikan tadi. Mereka hanya bisa melihat pasrah terhadap orang orang di depan kemudi yang masih berusaha menarik supir dan mengendalikan setir.
"Sudah kubilang kita harus pakai rem darurat!" orang lain panik ketika itu semua terjadi. Dia tanpa pikir panjang segera menarik tuas rem darurat.
Itu terjadi secara tiba tiba, membuat bus berguncang sedikit. Pemegang setir yang masih berdiri terjatuh karena guncangan itu! Itu jelas membuat bus berbelok dengan cepat ke arah kiri, dan menabrak gedung.
Bagian depan bus hancur seketika, dengan jus darah dan daging dimana mana. Sayangnya kengerian itu tidak berhenti sampai di situ.
Karena kecepatan bus yang terlalu tinggi, bus tidak berhenti menabrak gedung, tapi justru berguling ke arah kanan. Dan melanjutkan perjalanan nya dengan cara menggulingkan diri ke samping.
Semua berteriak, tapi itu tidak terdengar lagi. Hanya ada satu teriakan yang terdengar.
__ADS_1
"AKU TIDAK INGIN MATI PERJAKA SEPERTI INI!!"
Itu adalah teriakan Kei yang masih berusaha berpegangan pada salah satu kursi agar tidak terpental kesana kemari.
[Keinginan sudah tersampaikan. Sistem telah menemukan individu dengan keinginan kuat. Individu baru telah terpilih.]
"Eh?!!" Kei memekik pelan.
Seketika, semua benda yang ada di sekeliling Kei berhenti bergerak. Dia sempat tidak percaya, tapi bahkan dia sendiri tidak bisa menggerakkan setiap anggota tubuhnya. Tapi, keanehan itu tidak berhenti di sana. Tiba tiba muncul sebuah kalimat di depan wajahnya.
[Apakah anda ingin mati? (Yes) / (No)]
"PERTANTAAN APA ITU?!! NO NO NO!!!Jelas No!!!" teriak Kei.
Tulisan "No" menampilkan animasi ter-klik, sebelum akhirnya menghilang. Setelah itu, muncul layar lainnya.
[Apakah Anda ingin tetap hidup? (Yes) / (No)]
[Apakah Anda ingin menjadi seorang player? (Yes) / (No)]
Kini terlihat dua panel di depan wajah Kei. Kei sudah tidak mampu untuk berpikir jernih lagi.
"Aku menyetujui semuanya! Kecuali aku harus menjual jiwaku pada setan atau iblis, aku akan menyetujuinya! Dengan menjadi player atau apapun!!" teriak Kei.
[Individu baru sudah menyetujui semua persyaratan. Memulai pencarian sistem yang cocok]
Suara mekanis itu mulai terdengar lagi, tapi muncul jeda dalam suaranya. Kei merasakan waktu yang tadinya berhenti mulai berjalan, dan bus yang terguling itu mulai bergerak lagi. Kei yang masih ada di dalamnya tak urung terlempar, karena goncangan yang kuat.
Kei merasa badannya remuk. Dia bahkan tidak bisa merasakan badannya lagi. Dia merasa kesadarannya akan hilang, sebelum terdengar suara~
[Ditemukan Sistem yang cocok]
__ADS_1
[Selamat. Anda sudah menjadi seorang Player]