
-setelah beberapa saat-
"ini silahkan dinikmati" ucap pelayan
"iya" ucap zed
zed mulai makan, saat makan zed mendengar pembicaraan seseorang yang ada di belakangnya
"oi, apakah kamu tahu persaingan kali ini sangat ketat" ucap bangsawan 1
"iya aku dengar kalau ada pangeran yung kun dari sakte blood flores yang adalah seorang yang paling kuat di generasi muda yang ada di kekaisaran bahkan bakatnya hampir menyamai yuan xiang" ucap bangsawan 2
"iya, ayah ku saja selalu membandingkan bakat ku dengan yung kun" ucap bangsawan 1
"huh, bagaimanapun dia adalah orang tua kita" ucap bangsawan 3
"iya kenapa ya kita selalu dibanding bandingkan kan setiap orang mempunyai kelebihan di setiap aspek" ucap bangsawan 1
"iya, aku saja punya kelebihan menggoda wanita" ucap bangsawan 2
"itu bukan bakat, bodoh" ucap bangsawan 3
"ha ha ha" ucap para bangsawan itu tertawa
tetapi saat sedang tertawa tawa tiba tiba
"halo, apakah ada orang yang membunuh penjaga di depan" ucap tifany
*semua diam*
"huh, kayaknya tidak mau mengakui ya, baiklah kalo kalian tidak ada yang mau mengaku sampai hitungan ke 5. maka kalau ketemu pelakunya langsung aku eksekusi di tempat" ucap tifany tegas
*diam semua*
zed tidak menghiraukan mendengar apa apa karena dia fokus makan agar tidak telat dalam lomba alkimia.
sisi lain
"1" ucap tifany
"siapa seorang yang berani menantang tifany?" bangsawan 8
"2" ucap tifany
"siapa orang yang berani menantang sekte ponik" ucap bangsawan 9
"3" ucap tifany
"siapa orang itu, apakah dia mau di eksekusi?" ucap bangsawan 8
"4" ucap tifany
"oi, cepatlah mengaku siapakah yang membunuh penjaga di depan" ucap tifany yang kesal
"baiklah, karena tidak mengaku maka aku akan menanyakan kasus ini ke pelayan" ucap tifany
"pelayan, apakah kalian tau dalang di balik pembunuhan penjaga di depan pintu masuk?" ucap tifany yang mulai kesal
"i iya saya tau, tuan" ucap pelayan
"oh, siapa itu?" ucap tifany
"i itu orangnya tuan" ucap pelayan menunjuk ke arah zed
*tifany menengok dan tersenyum*
"oh, bocah itu" ucap tifany sambil menuju ke zed yang ada di pojok ruangan
__ADS_1
"oi, bocah apakah kamu yang membunuh penjaga ku" ucap tifany
"nyam nyam nyam" zed masih sibuk mengunyah
"oi, bocah dengarkan aku" teriak tifany
*zed kaget*
"ada apa orang tua" ucap zed kesal
"apakah kamu yang membunuh penjaga ku" ucap tifany
"iya memangnya kenapa?" ucap zed yang sudah terlanjur kesal
"bocah itu sangat berani" bisik bangsawan 1
"iya keberanian bocah itu sangat tinggi" ucap bangsawan 2
"oh, apakah kamu sudah siap pindah dari dunia in-"
*jrep*
belum sempat menyelesaikan omongannya tifany sudah pindah alam
"hah, kamu sangat berisik. apakah kamu tidak tau aku buru buru untuk ikut lomba" ucap zed kesal
"gawat"
"gawat"
"gawat" para bangsawan mulai berlari dan kabur karena melihat kepala sakte ponik mati di tempat kekuasaan nya
zed sudah tidak bisa membedakan manusia dengan binatang karena di mata dia itu sama sama makhluk lemah!. dari sinilah kekejaman zed di mulai
(selamat anda berhasil membunuh seorang yang ada di tingkat kultifasi baijing xiong)
zed tidak mempedulikan pemberitahuan system, tetapi malahan melihat jam yang sudah mau menunjukkan mulainya pertandingan alkimia. zed mulai keluar dari gedung itu dan tidak memperhatikan pelayan yang sangat takut melihat zed.
sesampainya di area pertandingan
"baiklah mari kita sambut penantang pertama, yaitu jenius dari kota guan chen (luan luan)" ucap caster lomba
"wu wu wu" sorakan para penonton kanan
"baiklah mari kita sambut penantang ke dua, yaitu jenius dari kota gou de (tong rong)" ucap caster lomba
"wu wu wu" sorakan penonton kiri
"silahkan para penantang memasuki lapangan" ucap caster lomba
"baiklah babak 1 lali ini kalian akan membuat pil tingkat 1 yaitu pil penguat" ucap juri
"baik" ucap luan luan
"baik" ucap tong rong
-sisi zed-
"apa kenapa lomba babak 1 mudah sekali tau begitu aku gak memaksakan diri ku" ucap zed di kursi penonton
"baiklah kita akan mulai pertandingan ini dalam" ucap caster lomba
"1" ucap caster di ikuti para penonton
"2" ucap caster di ikuti para penonton
"3" ucap caster di ikuti para penonton
__ADS_1
*prit* *prit* *prit*
"mulai!!!" ucap caster
luan luan dan tong rong mulai memasukkan bahan bahan dan mulai mengaduk ngaduknya.
"luan luan, luan luan, luan luan jangan sampai kalah" ucap penonton kanan
"tong rong, tong rong, tong rong semangat, harumkan kota gou de!!" ucap penonton kiri
para suporter terus berteriak sedangkan luan luan dan tong rong fokus membuat pil.
setelah beberapa saat
"aku selesai" ucap luan luan
"a aku selesai" ucap tong rong yang tertinggal beberapa detik
"ohh, luan luan selesai lebih dulu, akan mendapatkan nilai plus, maka silahkan juri jhon menilainya" ucap caster
jhon mulai menilai pil milik luan luan dan tong rong.
setelah di lihat dan di cium beberapa saat akhirnya juri jhon membuat keputusan.
"baiklah, aku sudah menilai pil milik luan luan dan tong rong. yang menang adalah luan luan karena kecorakan warna lebih dominan milik luan luan dari pada tong rong " ucap jhon
"ha ha ha luan luan adalah yang terbaik hidup luan luan hidup luan luan" sorak para penduduk kota guan chen
"terima kasih!!!" ucap luan luan bersemangat
"jangan patah semangat tong rong kamu masih yang terbaik dalam kota gou de" ucap penduduk kota gou de mencoba menghibur tong rong
"terima kasih semuanya!" ucap tong rong yang mendengar ucapan penduduknya
"baiklah, kita akan melanjutkan, dengan peserta selanjutnya ini dia adalah peserta dari kota zha mushu adalah (de ren)" ucap caster
"wu wu wu" sorak penonton kiri
"baiklah, mari kita sambut penantang dari kota wing shi adalah (shen zhong)" ucap caster
"wu wu wu" sorak penonton kanan
"silahkan para penantang memasuki lapangan" ucap caster
"baiklah kita akan mulai pertandingan ini dalam" ucap caster lomba
"1" ucap caster di ikuti para penonton
"2" ucap caster di ikuti para penonton
"3" ucap caster di ikuti para penonton
*prit* *prit* *prit*
"mulai!!!" ucap caster
de ren dan shen zhong fokus ke tungku pil mereka masing masing. sedangkan para penonton bersorak sorak terus menerus untuk menyemangati.
setelah beberapa saat
"aku sudah selesai!!" teriak shen zhong
"aku sudah selesai" ucap de ren
"ok, silahkan juri jhon menilai ke dua pil milik shen zhong dan de ren" ucap caster
"baiklah" ucap jhon mulai melihat dan mencium cium pil itu
__ADS_1
beberapa saat kemudian