SYSTEM INFINITY

SYSTEM INFINITY
33: MENDINGINKAN KEPALA


__ADS_3

"hm, apakah memang benar semengerikan itu?" ucap bapk sals yng masih agk seditit tidak percaya karena tiba tiba warga desa menjadi tidak punya otak lagi


"iya pak, aku dan temanku benar benar melihat kejadian itu, tdi kalau tidak ada temanku itu aku pasti sudah tidak ada di dunia ini


"hah, siapa teman mu itu?" tanya bapak sals yang melihat ke kanan dan ke kiri tapi tidak melihat apa apa


"oh, temanku dia adalah zed" ucap cantika yang sedikit memerah lagi


"oh, apakah itu teman barumu?" tanya bapak salsa lagi yang semakin penasaran


"iya dia adalah teman baru ku" ucap salsa dengan wajah yang senang


* salsa mulai menceritakan kejadia dia bertemu dengan zed, sampai salsa juga menceritakan bagaimana zed melindunginya, bahkan salsa mulai menceritakan seberapa kuat zed itu.


salsa juga mencerikanan seberap biknya zed kepadanya *


"oh, kamu sudah mulai jatuh cinta ya, bisa di maklumi bisa di maklumi, kamu juga sekarang sudah besar" ucap bapak salsa yang menebak bahwa salsa sudah mulai jatuh cinta

__ADS_1


"ti tidak aku tidak suka dengannya kok" ucap salsa yang sangat malu karena perkataan bapaknya itu


"sudahlah, jngan menyembunyikan lagi, bapak sudah tau kok, karena ibumu saat jatuh cinta dengan bapak juga begitu" ucap bapak salsa dengan wajah bangga


"hah, pakah ibu juga begitu?" tanya salsa yang langsung menasaran dengan kisal milik bunya itu


"iya dia sama persis seperti kamu" ucap bapak salsa sambil tersenyum


"ah, palingan bapak juga cuma mengarang" ucap salsa yang mulai tidak percaya dengan bapaknya itu


"hah sudahlah kalo kamu memang tidak percaya, bapak juga tidak bisa ngomong apa apa" ucap bapak salsa yang pasrah


"hah, memangnya sekarang ia ada di mana, kenapa kamu tidak membawanya ke rumah agar aku dan ibumu semakin percaya?" tanya bapak salsa yang menanyakan keberadaan zed dan juga berniat mengalihkan perhatian


"oh, aku membawa dia ke sini kok" ucap cantika dengan santai


"hah, memangnya di mana dia sekarang?" tanya bapak salsa yang penasaran siapa yang sudah membuat anaknya jatuh cinta itu

__ADS_1


"hm, sepertinya tadi zed da di luar" ucap sals sambil berusaha mengingat ingat


"apa, bukankah di luar ada ibu" ucap bapak salsa yang kaget


"oh, iya aku lupa" ucap salsa yang dengan wajah panik


"gawat, ayo kita ke luar" ucap bapak salsa mulai berlari keluar


"iya" ucap salsa yang menyusul bapaknya berlari dari belakang


* sisi zed *


"huh, sepertinya tempat ini sudah benar benar aman dari zombi" ucap zed yang sambil melihat ke kanan dan ke kiri


"baiklah, sebaiknya aku istirahat sebentar di kursi itu, aku sepertinya kecapekan" ucap zed yang sambil kecapekan karena dia berputar putar di sekitar ruman salsa beberapa kali


* zed mulai berjalan menuju ke salah satu kursi yang ada di depan rumah salsa itu, tapi tiba tiba zed melihat sesuatu *

__ADS_1


"hah, siapa itu yang duduk di sana?" ucap zed dengan suara yang pelan


"hm, aku malahan semakin penasaran, apakah itu zombi? tapi kalau zombi kenapa bisa zombi itu diam dan tidak menyerang siapapun?" tanya zed dalam suara yang pelan


__ADS_2