
"iya, laki laki yang baru pergi itu meninggalkan salsa itu" ucap bapak salsa yang mencoba menjelaskan lebih rinci ke istrinya itu
"hah, kenapa anak kita bisa suka dengan laki laki yang mukanya pas Pasan itu?" ucap ibu salsa yang marah karena di kira anaknya tidak bisa memilih mana yang baik dan buruk
"huh, kenapa kamu selalu membandingkan nya dengan muka begitu hah, bukankah kamu dulu tida seperti ini" ucap bapak salsa yang agak kecewa dengan istrinya itu karena istrinya ibu pemikirannya berubah total
"hah, memangnya salah kalau aku membandingkan muka dia dengan dulu mantan mantan salsa yang dulu, kan juga tidak salah, kamu itu bagaimana sih" ucap ibu salsa yang marah karena tidak setuju dengan pendapat suaminya itu
"iya, memang kamu tidak salah, tapi ketahuilah bahwa tidak ada yang jelek di dunia ini" ucap bapak salsa yang masih mencoba berdebat dengan istrinya itu karena istrinya yang sifatnya berubah itu
"iya kan, aku memang tidak salah, terus kenapa kamu marah marah padaku" ucap ibu salsa yang seolah olah dialah yang benar di sini
"huh, apakah kamu belum paham juga hah, apakah kamu belum tau apa maksudku?" tanya bapak salsa yang lama kelamaan juga tidak dapat menahan emosinya itu lagi
__ADS_1
"hah, kenapa sih kamu itu marah marah, kan aku benar, aku kan cuma mengungkapkan itu kalau menurutku dia (zed) itu mukanya jelek" ucap ibu salsa dengan suara yang agak keras
* zed terdengar suara dari ibu salsa *
"be beraninya dia, sebut aku orang jelek" ucap zed dengan emosi yang sangat memuncak muncak
"huh, ternyata orang tua itu memandangku dari fisik ya, untung aku memakai topeng, kalau aku tidak memakai topeng dan mukaku ganteng d mata ia aku pasti mengira dia adalah orang yang baik" ucap zed yang akhirnya tersadar
"sepertinya manusia manusia ini pandai dengan pencitraan" ucap zed yang akhirnya tersadar akan hal itu
* sisi bapak salsa *
"oh, begitu ya, kalau begitu kamu menganggap aku itu ganteng ya" cap bapak salsa yang masih mencoba menyadarkan istrinya itu
__ADS_1
"iya, kamu di mataku adalah orang tertampan di dunia" ucap ibu salsa yang terjebak oleh omongan suaminya itu
"oh, kalau begitu aku balik, apakah orang orang di dunia menganggap ku adalah seorang laki laki tertampan di dunia?" tanya bapak salsa itu balik ke istrinya
"hah, tidak mungkin dong, kan ganteng itu kan relatif, kamu tu bagaimana sih" ucap ibu salsa yang sudah terkena skak mat
"nah, kamu tersadar juga kan akhirnya" ucap bapak salsa itu" ucap bapak salsa yang seakan akan bangga karena berhasil membuat istrinya skak mat
* tersadar akan kesalahan *
"hah, kok aku tidak terpikirkan sampai kesana yah, kenapa kamu bisa menjadi bodoh begini" ucap ibu salsa yang seakan akan merasa bersalah dengan dirinya sendiri
* sisi zed *
__ADS_1
"oh, tersadar juga akhirnya si orang tua menyebalkan itu" ucap zed dengan suara yang pelan dengan bibir yang terangkat sedikit karena tersenyum