
"ba baiklah ayo kita lanjutkan pertandingan selanjutnya yaitu dari kota seven teen adalah rong rong" ucap caster mencoba mengalihkan perhatian para penonton
"wu wu wu rong rong semangat kamu adalah kebanggaan kota kita!!" teriak para penonton yang terkecoh oleh caster
"terima kasih semuanya aku akan berusaha sekuat tenaga!!" ucap rong rong
"huh, untung berhasil" bisik caster
"baiklah kalo begitu langsung saja kita panggil penantang dari kota mei wei de adalah shi zainan" ucap caster
"wu wu wu shi zainan ayo kalahkan rong rong itu. kamu adalah yang terbaik!!" teriak para penonton
"tenang, aku pasti membanggakan kota kita!!" teriak shi zainan
"wu wu wu kamu yang terbaik!!" teriak penonton
"wow karena penonton sangat bersemangat ayo kita hitung bersama sama!!" teriak caster
"1" teriak semua
"2" teriak semua
"3" teriak semua
"mulai !!" teriak semua
rong rong dan shi zainan mulai memasukkan bahan bahan obat dan mulai menyuling nya.
rong rong dan shi zainan sangat fokus karena mereka dari kota yang agak kecil.
setelah beberapa saat
"aku sudah selesai!!!" teriak shi zainan
"wu wu wu aku tau kamu yang terbaik shi zainan!!" teriak para penonton
"terima kasih semuanya" ucap shi zainan
"aku sudah selesai!!!" teriak rong rong
"wu wu wu kamu yang terbaik rong rong, kamu pasti menang!!!" teriak para penonton
"terima kasih atas support dari kalian semua" ucap rong rong
"huh sangat tidak seru kenapa semakin lama semakin tidak seru" bisik penonton
"iya, kenapa kota kecil diperbolehkan ikut ya, sangat tidak seru" bisik penonton
"iya, bukankah dia membuang buang biaya untuk ikut lomba. pasti juga akan kalah sama kota besar" bisik penonton
__ADS_1
"stt, jangan keras keras" bisik penonton
"ba baiklah silahkan juri jhon naik untuk menilai pil milik rong rong dan shi zainan" ucap caster yang mendengar bisikan para penonton
"huh walaupun planet ini memiliki orang orang kuat tetapi tidak mengembangkan pikirannya" bisik zed
juri jhon tidak mempedulikan bisikan para penonton dan tetap menuju ke atas untuk menilai pil milik rong rong dan shi zainan.
juri jhon mulai melihat lihat dan mulai mencium cium pil milik rong rong dan shi zainan, setelah beberapa saat mempertimbangkan siapa yang akan lolos di babak selanjutnya akhirnya juri jhon membuat keputusan.
"baiklah aku sudah memutuskan siapa yang akan menang" ucap juri jhon
"wow juri jhon sudah membuat keputusan kira kira siapa yang akan menang!" ucap caster
"pasti rong rong" ucap penonton
"tidak pasti shi zainan yang menang" ucap penonton
"mana ada, yang menang pasti rong rong" ucap penonton yang makin memanas
"tidak yang menang pasti shi zainan karena dia adalah jenius" ucap penonton yang memanas
"huh dasar pikiran kota kecil, mudah sekali emosi" ucap oknum penonton
"iya dasar mudah emosian" ucap oknum penonton
"apa kamu bilang!!" ucap penonton yang mendengar
"aku kenapa, dasar kota kecil kebanyakan gaya" ucap penonton
"apa berani sekali kamu nak!!" ucap penonton
"iya kenapa memangnya, aku adalah seorang pangeran apakah kamu berani menyinggungku?!" tantang penonton
"kamuu, baiklah kalo begitu terimalah ini" ucap penonton yang terlanjur emosi
*sit* *bommm* serangan itu ditahan oleh juri jhon
"berani sekali kamu dasar kota kecil gila" ucap penonton
"DIAM!!!!" ucap juri jhon marah
*diam semua*
'huh mempunyai kekuatan tapi tidak dengan otak' pikir zed yang melihat pertengkaran dari tadi
"apakah kalian tidak tau aturan yang ada di sini!!!!" bentak juri jhon
"hah, kenapa diam?!" juri jhon yang terlanjur emosi
__ADS_1
"kemana keberanian kalian hah!!" teriak juri jhon
*diam semuanya*
"mana bisikan bisikan tadi hah, aku kok tidak mendengar lagi" ucap juri jhon
*diam semua*
"huh, dasar otak udang, baiklah aku tidak akan memperpanjang masalah ini. acara dilanjutkan" ucap juri jhon
"ba baiklah silahkan juri jhon memilih pemenangnya" ucap caster
"yang menang adalah zhi zainan" ucap juri jhon
"wu wu wu aku tau kamu pasti menang dan bisa membanggakan kota kita zhi zainan!!!" teriak para penonton
"ha ha ha terima kasih semuanya atas kepercayaan kalian kepadaku" ucap zhi zainan
"baiklah kita akan langsung melanjutkan pertandingan. penantang yang kali ini meminta untuk merahasiakan identitasnya" ucap caster
"oh, siapa yang menyembunyikan identitas itu, apakah dia adalah mata mata?" bisik para penonton
"huh dasar bodoh" bisik zed
"baiklah mari kita sambut ini dia adalah zed" ucap caster
" ... "
"siapa dia?" bisik penonton
"iya siapa dia, aku belum pernah mendengar nama itu" bisik penonton
"iya diapa dia" bisik penonton
'hah, apakah dia tidak mengerti tata krama bahwa ngomongin orang tidak baik. untung aku ikut kompetisi ini kalau tidak sudah aku basmi kalian seperti serangga' pikir zed yang kesal
"e e baiklah kita sambut penantang dari kota koi mas yaitu adalah han cock" ucap caster
"wu wu wu kalahkan dia han cock kamu pasti akan menang dengan mudah" teriak para penonton
"terima kasih atas dukungannya, semuanya" ucap han cock
"baiklah kita akan langsung mulai saja dalam" ucap caster
" 1" teriak semuanya
" 2" teriak semuanya
" 3" teriak semuanya
__ADS_1
"mulai!!!" teriak semuanya