SYSTEM INFINITY

SYSTEM INFINITY
07: MENDAPATKAN HADIAH DARI RAJA


__ADS_3

saat raja menoleh dia melihat reza dan zed


"re reza, kamu tidak apa apa?" ucap raja


"a adik apakah itu benar benar kamu?!" ucap alia kaget


"iya ayah kakak, ini aku" ucap reza


"re reza!" ucap raja sambil berlari


"adik!!" ucap alia yang juga berlari ke arah reza


*setelah 5 menit berpelukan*


"siapa itu nak yang bersamamu?" ucap raja yang menunjuk ke arah zed


"oh, itu tuan yang menyelamatkan aku" ucap reza


"oh, panggil lah dia ke sini aku mau berterima kasih dengan nya" ucap raja


"tuan, ayah saya memanggil anda" teriak reza


sisi zed


'ada yang memata matai dari pohon' batin zed


tapi saat zed mau mengejar tiba tiba


"o oh, baiklah" ucap zed yang kaget karena teriakan reza


*zed berjalan ke arah raja*


"ada apa ya memanggil saya?" tanya zed


"itu tuan ayah saya memanggil anda" ucap reza


"ada apa ya memanggil saya, raja" ucap zed


"oh ha ha ha kamu sudah tahu ya kalau aku raja di sini" ucap raja

__ADS_1


"iya aku tau" ucap zed


"baiklah bagaimana kalo kita ke tempatku dulu" ucap raja


"hmm, baiklah" ucap zed yang masih memikirkan siapa orang yang memata matai itu


*sesampainya di istana*


"baiklah, aku mengundang mu ke sini mau memberimu hadiah karena sudah menyelamatkan anakku reza" ucap raja


"memangnya hadiah apa yang mau diberikan oleh raja?" ucap zed


"aku tidak tau kamu tertarik atau tidak tapi semoga saja kamu tertarik" ucap raja


"memangnya hadiah apa itu?" ucap zed


"baiklah tunggu sebentar, pengawal ambilkan barang yang berada di lemari kecil ku" ucap raja


"baik yang mulia" ucap pengawal


*setelah beberapa saat*


"ini silahkan yang mulia" ucap pengawal sambil memberikan kotak itu ke raja


"ini silahkan di lihat" ucap raja memberi sebuah pedang



"baiklah terima kasih" ucap zed sambil mengambil pedang itu


(selamat anda mendapatkan pedang uranus tipe pertumbuhan)


(status unlocked)


'i ini aku sangat beruntung pikir zed' pikir zed


sisi raja


"i ini apakah anda tidak suka pedang itu?" ucap raja yang bingung melihat ekspresi zed yang tertawa tawa sendiri

__ADS_1


*tersadar*


"o oh, aku sangat suka pedang ini" ucap zed


"oh, syukurlah kalo kamu suka pedang itu" ucap raja


"baiklah kalo tidak ada apa apa lagi saya undur diri dulu ya" ucap zed


"guan sudah mau pergi?" ucap reza yang mendengar ucapan zed


"iya, aku mau pergi berkelana lagi" ucap zed


"ta tapi" ucap reza


"sudahlah nak tuan itu mau berkelana jangan menyusahkan nya" ucap raja yang melihat reza sedih


"ta tapi ayah" ucap reza


"sudahlah jangan cengeng begitu bukankah kamu laki laki" ucap zed yang melihat drama itu


"ba baiklah tuan hati hati di jalan ya" ucap reza


"iya tenang saja" ucap zed sambil pergi


*setelah keluar dari istana*


"baiklah, apakah mata mata itu masih ada" ucap zed sambil melihat sekeliling


"itu dia!" ucap zed yang melihat mata mata itu


-sisi mata mata-


"kenapa bocah itu menyelamatkan si sampah reza itu" ucap mata mata yang sudah merencanakan pembunuhan reza


"oh, keluar juga si anak yang menggagalkan rencana ku itu" ucap mata mata yang melihat zed keluar dari istana


tapi tiba tiba


"kenapa bocah itu menuju ke sini, apakah dia sudah tau keberadaan ku?!" ucap mata mata

__ADS_1


"sial sepertinya dia memang tau aku ada di sini, baiklah lari dulu" ucap mata mata yang mulai berlari


*maaf aku cuma bisa up 500 kata karena aku sakit karena pola tidurku kebalik, maaf ya di usahakan besok bisa up normal kembali*


__ADS_2