
"iya salam kenal salsa" ucap zed yang mencoba mencairkan suasana yang canggung itu
"o oh ya makanannya ada di sebelah sana ya" ucap salsa sambil menunjuk ke arah salah satu sudut dari penginapan itu
"o oh, ya aku mau makan dulu ya" ucap zed yang melihat suasana itu masih canggung
"iya silahkan anda makan terlebih dahulu" ucap salsa yang juga bingung mau ngomong apa
zed langsung berlari karena dia malu karena baru pertama kali dekat dengan wanita
"huh huh huh untunglah aku segera pergi karena aku tadi sangat canggung" ucap zed yang sudah di tempat makan itu atau prasmanan.
zed mulai mengambil makanan itu dan duduk di salah satu tempat duduk itu. dan mulai menyusun rencana bagaimana nanti kalau mau pamit dari penginapan ini dengan suasana yang tidak canggung
*setelah selesai makan* zed kembali ke tempat resepsionis itu dan mulai bersiap siap
"huh huh huh baiklah aku sudah siap" ucap zed yang sudah mempersiapkan semuanya
"halo salsa" ucap zed dengan akting yang sok pede
"Oh, halo zed apakah kamu sudah selesai makan" ucap salsa yang melihat zed yang tiba tiba ada di depannya
"iya aku sudah selesai makan" ucap zed yang sok cool
"oh, apakah makanannya enak, zed" ucap salsa yang mencoba mencari topik agar tidak canggung
"iya makanan di penginapan ini sagat enak" ucap zed yang mencoba memuji
"o oh begitu ya" ucap salsa yang malu dan mulai memerah pipi nya
'oh, cepat juga cewek ini baper nya' pikir zed yang tadi saat makan dia menanyai system
*flash back*
__ADS_1
"system bagaimana ini" bisik zed yang gugup
(saran system tuan harus tetap sok cool di matanya agar nanti suasananya tidak canggung)
"ba bagaimana cara aku agar bisa terlihat cool" tanya zed ke system
(karena tuan masih pemula di bidang merayu perempuan system sarankan kalo tuan gugup tuan langsung saja puji dia agar dia malu dan tuan langsung berpamitan dan keluar dari sini)
"oh, bagaimana ciri ciri kalau dia itu malu?" tanya zed ke system
(gampang, tuan tinggal melihat dari ekspresi wajahnya kalau tangannya di angkat itu pertanda kalau dia malu dan kalau sampai pipi nya memerah berarti itu pertanda kalau dia sangat malu)
"oh, begitu ya, baiklah aku akan berjuang sekuat tenaga system" ucap zed yang mulai melanjutkan makannya
*waktu sekarang*
'bagaimana ini system aku sangat gugup' pikir zed yang gugup mau ngomong apalagi
(kalo menurut system perempuan itu adalah yang memasak makanan tadi yang tuan ambil, tuan tinggal memuji muji makanannya agar dia semakin baper dan salah tingkah
"e entahlah aku juga ti tidak tau" ucap salsa yang mulai salah tingkah
"oh, apakah aku boleh menebak siapa yang memasak makanan seenak ini" ucap zed yang masih mencoba membuat baper salsa
"o oh me memangnya siapa itu" ucap salsa yang penasaran dengan jawaban zed
"siapa lagi kalau bukan wanita cantik di depanku ini" ucap zed yang mencoba menggombal
"k k kamu" ucap salsa yang sangat malu
"oh, ya salsa aku mau pamit dulu ya" ucap zed yang mencoba pamit
"a apa kenapa kamu sangat cepat apakah kamu tidak nyaman di sini" ucap salsa yang sudah terlanjur kemakan sama gombalan zed
__ADS_1
"ti tidak begitu aku cuma mau berpetualang ke seluruh galaksi ini dan juga menjadi yang terkuat" ucap zed yang mencoba stay cool
"a apa kenapa kamu mau menjadi yang terkuat bukankah kamu sama saja tidak menikmati hidup mu" ucap salsa mencoba menahan zed agar tidak pergi
"tidak kok karena kenikmatan hidup ku adalah berpetualang di seluruh galaksi ini dan menjadi yang terkuat" ucap zed dengan sangat gagah
"e e emm ka kalau begitu" ucap salsa yang berusaha menahan zed agar tetap tinggal dengannya i penginapan ini
"tenang lah salsa aku nanti pasti akan balik kes sini lagi, kamu jangan khawatir" ucap zed yang melihat salsa yang sangat gugup
"e e tapi" ucap salsa yang masih sedikit tidak terima dengan kepergian zed yang sangat cepat
"tenang lah salsa aku pasti akan selalu mengingat mu di dalam hatiku" ucap zed yang sambil menggombal agar salsa mau meninggalkan nya
"ba baiklah kalo kamu maunya begitu" ucap salsa yang masih agak sedikit tidak terima
"huh terserah lah yang penting kamu akan selalu di hati ku" ucap zed yang mencoba menyakinkan salsa
"ti tidak begitu kok zed a aku cuma ngambek kok ja jangan marah sama aku ya" ucap salsa yang melihat tiba tiba zed seperi mau marah
"huh, aku juga tidak bermaksud marah aku cuma mau mengasih tau kalau kamu akan selalu i hati ku" ucap zed yang melihat salsa mulai menerima nya
"iya, aku juga tidak akan melupakan mu kok zed" ucap salsa dengan bangga
author: cewek zaman ulu sangat mudah di rayu
"ha ha ha baiklah aku akan mengingat perkataan mu itu" ucap zed
"hmm, aku juga akan mengingat perkataan mu itu" ucap salsa membalas
"ha ha ha baiklah kalo begitu aku mau pamit dulu ya dan jangan lupa apa yang kamu omongkan tadi ya" ucap zed
"iya iya aku tidak akan lupa kok" ucap salsa
__ADS_1
"baiklah kalo begitu aku pamit ya" ucap zed
"iya, selamat jalan" balas salsa dengan bangga