SYSTEM INFINITY

SYSTEM INFINITY
35: SAMPAI JUMPA


__ADS_3

* setelah mendengar ucapan dari ibu salsa itu zed langsung memutuskan untuk pergi, tetapi tiba tiba ada suara dari pintu depan rumah *


"itu orangnya nak, sana kejarlah" ucap ayah salsa memberitahu ke salsa bahwa zed mau pergi


"zed, jangan pergi dulu" teriak salsa yang sambil berlari menuju ke zed dan mulai memeluknya dari belakang


"oh, ada apa salsa?" tanya zed dengan bingung karena melihat perilaku salsa yang seperti anak kecil


"em, tidak, apakah kamu benar benar mau pergi dari sini, zed?" tanya salsa yang mengeluarkan wajah sedihnya itu


"iya, aku mau pergi dari sini" ucap zed dengan jujur karena dia tidak tahan dengan perilaku ibunya salsa yang sangat menyebalkan itu


"kenapa kamu pergi cepat sekali, apakah aku membuat masalah denganmu?" tanya salsa dengan wajah yang sangat sedih


"tidak, kamu tidak membuat kesalahan apa apa kok, cuman aku mau pergi mengembara saja, aku kan sudah pernah bilang kepadamu" ucap zed yang mencoba untuk pergi karena dia tidak tahan melihat wajah salsa yang sangat sedih itu

__ADS_1


"ka kalau begitu kenapa kamu tidak mengajak aku untuk berkeliling dunia denganmu?" ucap salsa yang masih mau ikut dengan zed karena salsa sudah terlanjur jatuh cinta


"kan sudah pernah aku bilang kepadamu kan" ucap zed dengan wajah tegasnya itu


"ta tapi anti aku akan kesepian, dan juga nanti kalau ada zombi yang masuk bagaimana?" tanya salsa yang masih mencoba untuk merayu zed agar zed tetap di sini


"kamu tenang saja kalau soal zombi zombi itu aku sudah tau bagaimana cara mengatasinya" ucap zed yang sudah terpikirkan bagaimana cara untuk membasmi para zombi zombi itu


"ba bagaimana kalau kamu mulai mengembara nya besok saja" ucap salsa yang sudah tidak punya alasan apa apa lagi


"kenapa, apakah kamu benci dengan ku?" ucap salsa yang masih mengira zed benar benar benci dengannya


"aku kan sudah bilang, ku akan selalu menyimpan mu dalam hatiku masak kamu lupa sih" ucap zed yang mengatakan itu sekali lagi


"maaf aku tidak bermaksud begitu" ucap salsa yang tersadar dengan perkataan zed itu

__ADS_1


"iya, aku tau kok kalau kamu tidak bermaksud begitu" ucap zed yang memaklumi hal tersebut


"ba baiklah kalau kamu sudah benar benar memutuskan untuk pergi, jaga diri baik baik ya, dan juga kamu sudah berjanji tidak akan melupakanku" ucap salsa dengan wajah yang sangat serius dan menuju ke zed


"iya kamu tenang saja, aku akan selalu mengingatmu kok, kamu pegang lah janjiku itu" ucap zed dengan wajah penuh percaya diri


"ha ha ha, aku tau kok kalau kamu tidak akan melupakanku, dan juga aku tidak akan melupakanmu" ucap salsa yang mencoba untuk tetap tersenyum tapi tidak bisa


"hu hu hu" ucap salsa yang sudah tidak tahan lagi dan akhirnya pun menangis


"sudahlah, kamu jangan menangis, jangan malu maluin, masak kekasih seorang kekasih masadepan ku secengeng ini" ucap zed yang mencoba menghibur salsa


"em, ma maafkan aku zed" ucap salsa yang mencoba menahan tangisan itu


"iya, kalau begitu aku pamit dulu ya" ucap zed yang berpamitan mau pergi

__ADS_1


__ADS_2