
* grow * * grow * * grow * suara zombi evolusi yang mulai berdiri kembali
"hah, seperti sudah telat deh" ucap zed yang melihat zombi itu mulai berdiri kembali
" ah, sudahlah aku berniat mau meningkatkan pedang uranus milik ku, tapi karena ketinggalan lebih baik, selesaikan sekarang juga saja" ucap zed yang agak kecewa dengan hal itu
"api louma long" ucap zed dengan santainya
* buzz * api mulai berkeliaran di tubuh nya zed
"ha ha ha, api yang sangat keren, tapi apakah api ini bisa membuat zombi evolusi itu hilang" ucap zed yang agak ragu dengan hal itu karena zed melihat kekuatan milik zombi evolusi sangat kuat
( bisa tuan, anda bisa menghilangkan zombi itu dengan api louma long milik tuan, karena kelemahan zombi adalah dengan api, dan juga api milik tuan sekarang 2 kali lipat lebih hebat dari sebelumnya )
__ADS_1
"ha ha ha, aku sampai lupa, baiklah" ucap zed dengan wajah yang gembira
"rasakanlah jurus milik ku ini api dewara" ucap zed dengan suara yang sangat keras
* api dari tubuh zed yang darinya menyebar ke seluruh tubuh sekarang mereka mulai menuju ke tangan nya zed dan menjadi satu *
* grow * * grow * * grow * zombi yang melihat itu sangat ketakutan, karena zombi paling takut dengan hawa panas, zombi adalah kebalikan dari iblis, walaupun di mata manusia di dunia ini zombi sama seperti iblis, tapi sebenarnya zombi beda 180 derajat, yang sama cuma sifat dan kelakuannya saja
"makanlah ini" ucap zed dengan suara yang lantang
* 10 menit yang lalu *
"hah, di mana ini" ucap ridwan yang bingung karena dia tidak tau ada di mana ini
__ADS_1
"oh iya, ibu, sial aku harus bergegas" ucap zed yang mengingat akan ibunya itu langsung berdiri
* tuk * shara surat yang terjatuh
"hah apa ini" ucap ridwan yang bingung dengan surat yang entah dari mana itu
* karena penasaran akhirnya ridwan pun melihatnya, dan saat lagi enak enak membaca tulisan di surat itu tiba tiba ada suara ledakan *
* bom *
"sepertinya kakak membantu aku kembali, suatu saat aku pasti akan membantu dia juga, kalau sampai ada yang berani macam macam dengan kakak suatu saat aku pasti akan membuat dia menyesal untuk dilahirkan di dunia ini, ini adalah janji ku pada mu kakak, walaupun kamu tidak melihat janji ku tapi aku akan selalu mengingat kebaikan mu ini, baiklah dan juga aku minta maaf karena aku tidak menuruti omongan mu lagi" ucap ridwan yang tidak mau sendirian di sana jadi dia mau menyusul zed itu
* saat mau menyusul zed dia melihat sebuah pedang yang sangat mewah di mata ridwan *
__ADS_1
"siapa yang punya pedang semewah ini, apakah ini punya kakak, tapi kalau punya kakak tidak mungkin karena mana mungkin dia meninggalkan barang se mewah ini, atau kakak melindungi ku dengan menggunakan pedang ini, apakah pedang ini semacam jiman untuk menjaga?, ah sudahlah lebih baik aku bawa dan menanyakan langsung ke kakak apakah memang benar ini pedang miliknya atau tidak" ucap ridwan yang tidak mau banyak berpikir tentang pedang itu, dia mau segera bertemu dengan zed dan berterima kasih sebesar besarnya denagnnya