SYSTEM INFINITY

SYSTEM INFINITY
06: BERTEMU PUTRI


__ADS_3

-sesampainya di hutan emo senlin-


"huk huk huk" zed yang push up dan bersiap siap membantai


"baiklah, mulai dari sini aku akan mulai membantai, hahaha" ucap zed yang sudah menyelesaikan push up nya


*buz* *buz* *buz* zed berlari lati menuju hutan.


*jrep* *jrep* *jrep*


( 3 poin system)


(selamat anda berhasil membunuh hong bai)


(selamat anda mendapatkan 3 poin system)


(selamat anda mendapatkan exp ekstra 1%)


(selamat anda berhasil membunuh hong bai)


(selamat anda mendapatkan 3 poin system)


(selamat anda mendapatkan exp ekstra 1%)


(selamat anda berhasil membunuh hong bai)


(selamat anda mendapatkan 3 poin system)


(selamat anda mendapatkan exp ekstra 1%)


"kenapa si bagian sini cuma monster lemah begini" zed kesal karena tidak ada monster yang kuat


zed terus membantai monster dan terus masuk ke dalam hutan


-setelah beberapa jam-


"kenapa monster di sini sama semua, sial!" kesal zed


"sepertinya aku kurang jauh, baiklah aku akan fokus ke tengah hutan dulu baru membantai lagi" ucap zed yang berlari sekuat tenaga agar cepat menuju ke tengah hutan lagi


setelah sampai di tengah hutan


"system carikan aku monster yang bisa cepat naik level" ucap zed ke system


(mencari berhasil)


(silahkan tuan ikuti anak panah di depan tuan)


"baik" ucap zed sambil mengikuti anak panah


sesampainya di salah satu anak panah zed berhenti dan melihat sekitar. di sana zed melihat seorang beruang yang sangat besar dan hitam


"i itu system tunjukkan identitas monster itu" ucap zed


(memunculkan identitas (rendah) harga: 5 poin system)


(status)


(nama: dark beruang)


(level: 120)


(jenis: kanibal)


(sifat: mendominasi)


'hmm, akhirnya ada monster kuat juga, saatnya mengetes tulang tambah jurus tingkat bumi ku' pikir zed sambil bersiap siap menyerang dark beruang itu.


zed keluar dari semak semak dan mulai menyerang


"rasakanlah ini laizi dongfang" ucap zed keras


*berung melihat ke sumber suara dan*


bommmmmmmm


"hahaha itulah nasib mu dasar beruang bodoh" ucap zed melihat beruang itu mati.


(selamat anda berhasil membunuh dark beruang)


(selamat anda mendapatkan 100 poin system)

__ADS_1


(selamat anda mendapatkan exp extra 1%)


(selamat anda mendapatkan level up)


(selamat anda mendapatkan level up)


(tingkat tulang shen gu) ( 0,10)


"hahaha, bagus bagus" ucap zed kesenangan


"baiklah saatnya melanjutkan perjalanan" saat zed berbicara begitu tiba tiba


*bommmmmmm*


"ahhhhhhhh, tolong tolong siapapun tolong adikku" ucap orang itu berteriak sangat kencang.


"hmm, siapa itu?" ucap zed penasaran


"baiklah ayo intip dulu bagaimana keadaannya" ucap zed menuju ke tempat itu


sesampainya disana di salah satu pohon


"hmm, dia seperti putri seorang kerajaan" ucap zed yang melihat seorang wanita lari dan masih sambil berteriak


"tapi di mana adiknya?" zed bingung karena tidak tau di mana adiknya yang dalam bahaya


saat zed bergumam tiba tiba


*grown* *grown* Grown*


"su suara itu bukankah monster kemaren" ucap zed teringat pernah mengalahkan monster itu


"hahaha, bagus sekali aku bisa menolong putri itu dan mendapatkan hadiah dari raja,hahaha tapi sebelum itu aku akan memantau situasi dulu" ucap zed yang masih di salah satu pohon dan bersembunyi


-sisi putri-


"dik, kamu mau ke mana?" ucap putri


"aku mau ke hutan emo senlin" ucap adik


"itu kan hutan berbahaya!" ucap putri


"ta tapi aku tidak punya dantian, aku hanyalah sampah" ucap adik sedih


"tidak aku sidah putuskan akan menjadi kuat suatu saat" ucap adik


"apakah kamu sudah ijin ke ayah?" ucap putri


"be belum" ucap adik


"kamu jangan pergi ya, ayah nanti pasti akan melarang mu" ucap putri


"ka kamu jangan beritahu ayah ya" ucap adik


"aku tidak akan memberi tahu ayah tapi kamu harus membolehkan aku ikut kamu ke hutan" ucap putri yang melihat setiap hari adiknya di buli teman temannya


"t tapi di sana sangat berbahaya!!" ucap adik memperingati


"kalo berbahaya kenapa kamu mau ke sana" ucap putri


"ka karena aku mau menjadi kuat" ucap adik


"kalo begitu aku mau membantu mu sebelum kamu menjadi kuat" ucap putri


"ta tapi" ucap adik


"sudahlah tenang saja aku akan menjagamu" ucap putri


"kakak, terima kasih" ucap adik


"sudahlah" ucap putri


-kembali ke sisi zed-


"hmm, mata adik tuan putri itu sangat bagus, bagaimana kalo aku membuat matanya menjadi putus asa dulu baru aku bantu ya, sepertinya seru hahahaha" ucap zed yang melihat adik tuan putri itu mencoba menahan monster sedangkan tuan putri lari


-setelah beberapa saat-


"ayo cepatlah putus asa hahaha" ucap zed senang melihat adik putri putus asa


setelah menunggu beberapa saat akhirnya adiknya putri pun putus asa

__ADS_1


"hahaha, bagus akhirnya dia putus asa juga" ucap zed sambil mulai berlari ke arah adik putri dan menyelamatkannya


*jrep*


"akh-" ucap monster itu dan mati


"siapa kamu?" ucap adik putri


"aku adalah seorang pengembara" zed


"t terima kasih tuan sudah menyelamatkan saya" ucap adik putri itu


" iya baiklah, kalo begitu aku pergi dulu" ucap zed yang akting sinetron


"t tuan maukah kau mampir ke rumah ku?" ucap adik


"hmm, baiklah aku juga sudah bosan" ucap zed akting lagi


"ba baiklah tuan silahkan ikuti saya" ucap adik


"ya dengan senang hati" ucap zed


"baik, ikutilah aku tuan" ucap adik


"ya" ucap zed mengikuti dari belakang


-sisi putri-


"ayah ayah, adik dalam bahaya!!!!" teriak putri berlari ke ruang raja


"ada apa nak?!" ucap raja


"a adik dia dalam bahaya!!" ucap putri takut


"ada apa dengan reza, alia?!" ucap raja semakin panik


"a adik pergi ke hutan dan bertemu monster yang sangat kuat" ucap alia


"apaaaaa, pengawal persiapkan kereta kuda kita akan menuju ke hutan emo senlin!" teriak raja


"baik!!!" teriak prajurit tegas


setelah selesai bersiap siap


"ayo mulai berangkat!!" tegas raja


tiba tiba


"ayah aku ikut" ucap alia


"jangan kamu di rumah saja" raja


"ta tapi" alia


"sudahlah kamu di rumah saja!" tegas raja yang masih marah ke alia


"ma maaf kan aku ayah, aku tidak akan mengulangi nya aku janji" ucap alia yang meminta maaf


"huh, iya nak karena terbawa emosi" raja


"iya ayah, aku ikut ya" ucap alia


"jangan nak hutan itu sangat bahaya" raja


"ta tapi, ayah" ucap alia


"sudahlah nak, kamu rawatlah ibumu yang sakit saja" raja


"ba baiklah ayah hati hati ya"


"iya nak"


"da da ayah" alia melambaikan tangan


"ayo jalan!!!" ucap raja tegas


"baik!!!" ucap para prajurit


saat mau jalan tiba tiba


"ayahhhhh"

__ADS_1


"hah, siapa itu?" ucap raja menoleh


__ADS_2