Systemm Kekayaan

Systemm Kekayaan
Ch. 26


__ADS_3

Banyak siswa siswi yang sedang dikantin mendatangi keributan yang sedang terjadi.


Ketika suara jehann muncul, Dindaa, amel, dimas mengalihkan pandangan nya ke arah jehann.


Hanya amel yang terkejut, apakah jehann sudah menduga bahwa hal seperti ini akan terjadi? tidak mungkin, tapi ia sedari tadi mengawasi pergerakan dindaa, lalu?


Ia kalang kabut dalam pikiran nya sendiri.


'' Kamu siapa? '' tanya dimas.


'' Aku? aku calon suami wanita yang kamu goda itu bodoh '' kata jehan memprovokasi.


Mendengar jawaban jehann, emosi yang sudah ia tahan sejak meladeni sikap dinda tadi meledak ketika ia di provokasi oleh jehann.


'' Oh, hanya calon kan? lalu? kamu mau apa? cepat berlutut, apakah kamu tidak memberi hormat kepada tuan muda Keluarga terbesar no 2? ''


kata Dimas dengan angkuh.


'' Yaelah, hanya keluarga terbesar no 2 saja apa yang perlu dibanggakan? mulut mu yang tidak pernah di gosok gigi? atau burung mu yang kecil? '' tanya jehan sembari memprovokasi.


Pada saat kata 'burung mu yang kecil' dilontarkan, ia langsung maju menuju jehann.


Bugh...


Jehann langsung terjatuh sekali pukul oleh dimas, dan berpura pura kesakitan.


Melihat jehann yang terjatuh, dinda dan amel khawatir, sedangkan dimas tersenyum puas sembari mendengus.


'' Hanya kecoa yang banyak mulut rupanya, hei dinda, lihatlah calon suami mu itu, apakah itu yang namanya laki laki? lebih baik kamu denganku saja, hidupmu akan terjamin karena bersama tuan muda yang gagah ini '' kata dimas penuh kesombongan.


Dinda tidak menghiraukan perkataan dimas, ia langsung berjalan menuju jehann, dengan wajah khawatir.


Pada saat dirinya sudah menghampiri jehann, ia menengok ke arah dimas dan berkata.


'' Aku tidak akan ikut dengan mu karena kata calon suamiku burung mu kecil '' kata dinda menambah amarah dimas di dalan dirinya.


'' Ngga laki lakinya ngga perempuanya, sama saja, sama sama besar omong hmph '' ucap dimas sembari berjalan menuju dindaa sambil mendengus.


Pada saat inilah rencana jehann akan dimulai, apakah rubah licik akan keluar dari sarang atau tidak.


Rencana jehann tidak sama sekali terbaca oleh amel, amel tidak ambil tindakan ketika dimas ingin menghampiri dindaa, dan malah seolah olah menikmati tontonan itu.


Bagi amel sekarang adalah bahwa, jehan hanyalah memiliki tampilan layak nya dewa es, namun kemampuan nya hanyalah sampah, itu membuat nya kehilangan minat terhadap jehann.

__ADS_1


Siswa siswi yang menonton hanya menghela nafas, mereka merasa kasihan oleh jehann, namun mereka tidak dapat berbuat apa apa.


'' Kasian anak itu, mungin besok sudah kehilangan kesucian nya '' kata seorang siswi yang melihat dimas menuju dindaa.


'' Iya, sabrina kelas kita juga jadi korban kak dimas pas mpls '' kata teman nya.


'' Terkadang memiliki wajah jelek juga sebuah anugerah '' lanjut siswa tersebut.


Tepat ketika jari dimas menyentuh satu helai rambut milik dindaa, dan hendak menjambak nya.


Bugh...


Suara badan di pukul dengan keras.


'' Ini adalah hukuman karena kamu berani memukulku '' kata sebuah suara yang tidak lain adalah suara jehann.


Bugh....


'' Ini hukuman karena kamu terlalu besar mulut '' lanjut jehann.


Bughh......


Bughh.....


Bughh......


Semua siswa-siswi yang melihat apa yang dilakukan oleh jehann tersentak kaget, sejak kapan jehan berdiri? bagaimana jehann bisa membuat dimas menjadi memprihatinkan?


bagaimana ia bisa memukul sekuat itu? itulah yang dipikirkan oleh sisw-siswi yang menonton.


Bisa terlihat jelas mulut dimas mengeluarkan darah, dimas dilemparkan oleh jehan ke atas meja, dan jehann membaringkan nya di atas meja.


'' Aku akan membuktikan kepada kalian semua bahwa pecundang satu ini memiliki burung yang kecil, jika aku salah maka aku akan mentraktir kalian semua selama seminggu penuh '' ucap jehann sembaru melepaskan celana yang dipakai oleh dimas, ketika celana nya terbuka, semua siswa-siswi yang melihat apa yang dilakukan oleh jehann, sungguh tidak berprikemanusiaan, namun tidak sedikit juga yang berbahagia karena penderitaan yang di alami oleh dimas saat ini.


Banyak yang menjerit, namun ada beberapa juga yang terbahak bahak karena melihat ukuran burung milik dimass.


Dimas marah, ia sangat marah lalu berkata.


'' Ugh... ap.. apakah ka.. kamu tidak takut dengan keluaga Violence ku? aku bisa mengutus mereka untuk membuat dirimu sekarat, lalu aku akan memperkos*a dindaa tepat di depan matamu '' ucap dimas dengan nada mengancam.


Bugh... Bughh.. Buggghh


'' Bilang apa tadi? '' tanya jehan.

__ADS_1


'' Hueghhh '' balas dimas memuntah kan darah.


Tak lama kemudian, muncul suara dari kejauhan.


'' Ada apa ini ribut ribut '' kata sebuah suara yang tidak lain adalah guru olahraga yang bernama pak arifin.


Lalu pak arifin mengalihkan pandangannya ke arah dimass yang sekujur tubuhnya.


'' Siapa yang membuat dimass menjadi seperti ini? '' tanya pak arifin dengan suara yang berat.


Jehan dengan percaya diri mengangkat tangan nya.


'' Saya pak ''


kata jehann.


'' Kamu? kamu anak baru kan disini? kenapa bisa bertengkar dengan dimass? '' tanya pak arifin dengan suara bertalu talu.


'' Yah, saya memang anak baru disini, dan kenapa saya bisa bertengkar dengan dimas, itu karena dia memukul saya duluan, jika bapak tidak percaya, bapak bisa menanyakan ke siswa siswi yang ada disini '' jelas jehann pada pak arifin.


'' Omong kosong, ikut bapak ke ruang bk '' ucap pak arifin sambil menaruh tangan dimass dan berjalan menuju ruang bk.


Jehann dan dinda mengikuti pak arifin dari belakang, amel tidak ikut karena menurut amel ini tidak ada urusan dengan dirinya, dan ia langsung berjalan menuju kelas.


Sesampainya di ruang bk.


'' Permisi bu, saya ingin melaporkan bahwa jehann dan dimas terlibat di dalam perkelahian, mohon ibu memberikan sanksi '' jelas pak arifin kepada bu mutia.


Bu tia menengok ke arah dimas yang sudah babak belur karena dipukuli oleh jehan, lalu ia mengalihkan pandangan nya menuju jehan yang terlihat santai.


'' Bagaimana kronologinya? kamu jehann, silahkan jelaskan '' perintah bu mutia.


'' Jadi begini bu, awalnya saya tidak memiliki masalah dengan dimas, namun dia menggoda dan memberikan tatapan mesum pada dindaa, perlu diketahui bu, dindaa ini adalah calon istri saya, jelas saya marah ketika melihatnya digoda oleh pria lain, namun ketika saya menjelaskan pada dimas bahwa saya adalah calon suami dinda, ia malah dengan sombong memamerkan statusnya yang merupakan tuan muda dari keluarga terbesar no 2 di jakarta, ia juga memukul saya duluan, jadi ibu sudah dapat memutuskan siapa yang salah '' kata jehann.


'' Apakah ada bukti? '' tanya bu mutia.


'' Ada bu, seluruh kejadian terekam jelas di cctv, ibu bisa mengeceknya, kebetulan saya memiliki kemampuan untuk meretas, jadi saya bisa memperlihatkan nya '' kata jehann sambil memberikan rekaman cctv kepada bu mutia.


'' Baiklah ibu akan mengeceknya ''


kata bu mutia.


Bu mutia mengecek sekitar 15 menitan, semua percakapan dengan jelas direkam, sekarang ia manggut manggut seperti sudah memutuskan siapa yang bersalah.

__ADS_1


Like dan komen ya brouuu, biar tambah semangat wkwk


__ADS_2